Tuesday, August 26

Tag: al-quran

Jangan Musuhi Ulama
Artikel

Jangan Musuhi Ulama

Jangan Musuhi Ulama amirfath.com, Artikel (256),Mei 2023 "Ulama" dalam bahasa Arab adalah jamak (bentuk jamak) dari kata " 'aalim" (orang yang berilmu). Surah Fathir memberikan definisi bahwa ulama adalah orang-orang yang memiliki rasa takut kepada Allah SWT ( Innamaa yakhsyallaha min 'ibaadilil ulamaa'u ) (QS Fathir [35]: 28). Secara tematik surah Fathir membahas bahwa jalan kemuliaan ( izzah ) adalah dengan berserah diri kepada Allah SWT, mengikuti ketentuan-Nya, dan bersungguh-sungguh patuh kepada-Nya. Keberhasilan para nabi yang menceritakan dalam berbagai surah dalam Alquran adalah bukti bahwa hanya dengan patuh kepada Allah SWT kemenangan akan tercapai. Sebab, memang hanya di tangan-Nya lah segala kemuliaan ( Man kaana yuriidul 'izzata fa lillaahil izzat...
Masalah Shaf Shalat Perempuan
Artikel

Masalah Shaf Shalat Perempuan

Masalah Shaf Shalat Perempuan amirfath.com, Artikel (255), Mei 2023 Surah an-Nisa yang membahas secara khusus tentang keadilan menyebutkan ayat mengenai kedudukan laki-laki sebagai penanggung jawab atas perempuan (qawwamuuna ’alan nisa’). Syekh as-Sa’di menjelaskan ayat ini secara mendalam. Bahwa laki-laki lah yang mendidik istrinya agar patuh kepada Allah SWT. Dengan menjalankan kewajiban kepada-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Istilah yang digunakan Syekh as-Sa’di adalah kata "biilzaamihinna" (mewajibkan) istrinya untuk menjalankan hal tersebut di atas. Bahwa seorang suami benar-benar mengontrol agar istrnya selalu dalam keistiqamahan menaati-Nya. Kata "arrijaal" bentuk jamak (plural) dari kata "arrajul". Ini tidak saja mengandung makna laki-lak...
Ulil Amri dan Hilal
Artikel

Ulil Amri dan Hilal

Ulil Amri dan Hilal amirfath.com, Artikel (254), April 2023 Surah an-Nisa menyebutkan tentang keharusan menaati ulil amri selama dalam ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya (Athii’ullaha wa tahi’ur rasuula wa ulil amri minkum) (QS an-Nisa: 59). Syekh As-Sa’di menjelaskan maksud ulil amri adalah pemerintah karena tidak akan beres urusan manusia tanpa mengikuti pemerintahnya. Redaksi ayat di atas dengan pengulangan kata "athii’uu" untuk Allah SWT dan Rasul-Nya, sementara pada kata ulil amri tidak ada kata "athii'uu". Hal ini menunjukkan bahwa ketaatan terhadap ulil amri adalah selama mereka menaati Allah SWT dan Rasul-Nya. Tetapi dalam hal perbuatan maksiat dan tindakan kazaliman, mereka tidak boleh ditaati. Nabi SAW bersabda, "Laa thaa’ta li...
Berbisnis dengan Allah
Artikel

Berbisnis dengan Allah

Berbisnis dengan Allah amirfath.com, Artikel (253), April 2023 Dalam surah al-Baqarah [2]: 184, ada ayat, "Ayyaamam ma’dudaat" (Hanya beberapa hari saja), setelah menjelaskan tentang wajibnya puasa (Kutiba ‘alaikumush shiyaam). Ini mengingatkan saya sebuah program di mana seseorang memberikan uang dengan jumlah tertentu kepada seorang pemulung. Lalu orang itu menyuruh pemulung tersebut untuk membelanjakannya ke supermarket dalam jangka waktu beberapa menit saja. Di sini kita menemukan pemulung itu langsung bergegas, menuju supermarket yang ditentukan dengan fokus, supaya bisa membelanjakannya dengan baik dan optimal. Begitu ia berhasil membelajakannya, maka ia sangat puas dan senang. Sebaliknya, ketika ia gagal dan hanya bisa membelanjakan hanya sebagiannya saja, maka ia menyesal...
Fitrah Manusia dan Syariat Allah
Artikel

Fitrah Manusia dan Syariat Allah

Fitrah Manusia dan Syariat Allah amirfath.com, Artikel (252), April 2023 Dalam surah al-Mulk ditegaskan bahwa Allah SWT mengetahui dengan pasti bagaimana tabiat manusia yang diciptakan-Nya (Alaa ya’lamu man khalaqa wahul lathiful khabiir) (QS al-Mulk [67]: 14). Kata “ya’lamu man khalaq” menunjukkan keluasan ilmu Allah SWT atas semua ciptaan-Nya. Redaksi ini menggambarkan bahwa Allah SWT benar-benar mengetahui hakikat manusia. Tidak saja dari sisi jasmani, tetapi lebih dari itu dari sisi ruhani. Untuk itu, Allah SWT turunkan syariat yang sesuai dengan fitrah tersebut. Bila ada ajaran yang bertentangan dengan fitrah, bisa dipastikan itu pemahamannya yang salah, bukan teks syariat-Nya. Sebab, tidak mungkin ada syariat yang membuat manusia tersiksa. Bila ada ajaran yang bertentan...
Kepemimpinan dan Kekuatan Doa
Artikel

Kepemimpinan dan Kekuatan Doa

Kepemimpinan dan Kekuatan Doa amirfath.com, Artikel (251), April 2023 Di antara ayat Ramadhan dalam surah al-Baqarah [2]: 186 ada ayat mengenai doa. "Wa idzaa saalaka ‘ibaadi ‘anni fa innii qariib, ujiibu da’watat daa’i idzaa da’aani" (Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat, Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku). Tidak bisa dipungkiri bahwa Ramadhan bulan diijabahnya doa. Tidak saja doa orang yang sedang berpuasa (Inna lishshaaim da’watan la turad), tetapi juga di malam hari selama Ramadhan adalah waktu paling mustajab untuk dikabulkannya doa. Memang akhlak seorang hamba di hadapan Allah SWT harus selalu menunjukkan ketergantungan kepada-Nya. Caranya dengan banyak berdoa. Karena itu orang ...
Kefasikan dan Kekafiran Iblis
Artikel

Kefasikan dan Kekafiran Iblis

Kefasikan dan Kekafiran Iblis amirfath.com, Artikel (250), April 2023 Kata fasik dari kata fasaqa yafsuqu, artinya jauh dari jalan yang benar. Dikatakan dalam bahasa Arab "fasaqat arruthabah ‘indama yashbahul balah ruthaban" (terlepas kulit kurma ketika kurma balah itu menjadi ruthab). Kurma balah adalah kurma yang masih muda warnanya merah, di mana kulitnya tidak bisa dipisahkan. Adapun setelah kurma balah itu menjadi ruthab, maka kulitnya bisa dikelupas. Fasik itu adalah terkelupasnya amal dari panduan yang benar. Iblis adalah contoh mahluk yang berbuat fasik karena menolak perintah Allah SWT untuk melakukan sujud penghormatan kepada Nabi Adam (kaana minal jinni fafasaq ‘an amri rabbihii). Surah Shad yang menyerukan kepada pertobatan kepada Allah SWT menyebutkan sikap i...
Bergegas Kembali kepada Allah
Artikel

Bergegas Kembali kepada Allah

Bergegas Kembali kepada Allah amirfath.com, Artikel (249), April 2023 Tidak ada manusia yang sempurna. Semua pasti jatuh dalam kesalahan (kullu banii aadama khaththaaun) (HR Imam Malik). Sebaik-baik manusia adalah yang segera menyadari dosanya dan segera kembali kepada-Nya (Wa khairul khaththaaiin at tawwabuun). Surah Shad memberikan pesan utama mengenai ajakan kembali kepada Allah SWT. Seakan surah ini mengatakan, “Wahai manusia janganlah kamu berlama-lama dalam dosa. Segeralah kembali kepada Allah karena kamu mililk-Nya. Allah Mahatahu apa yang terbaik untukmu. Karena itu kamu diperintahkan agar segera bertobat kepada-Nya. Sebab hanya dengan bertobat kamua akan bahagia. Para nabi saja yang hanya melakukan kekeliruan kecil segera menyadari kesalahannya. Lalu mereka segera memohon a...
Agar Tidak Jatuh Dalam Dosa
Artikel

Agar Tidak Jatuh Dalam Dosa

Agar Tidak Jatuh Dalam Dosa amirfath.com, Artikel (248), April 2023 Surah al-Baqarah memberikan pedoman yang sangat jelas tentang dosa. Agar manusia yang Allah SWT persiapkan sebagai pemimpin di muka bumi benar-benar bersih dari kesalahan. Yaitu dengan komando jangan mendekati wilayah dosa (laa taqrabuu). Pedoman ini sudah ditegaskan sejak Nabi Adam AS sebagai pemimpin pertama ketika masih di surga. Allah SWT berfirman kepada Nabi Adam dan ibunda Hawa, "Wa laa taqrabaa haadzihisy syajarata fatakuunaa minazh zhaalimiin" (Janganlah kamu berdua mendekati pohon ini karena kamu akan termasuk orang-orang yang zalim) (QS al-Baqarah [2]: 35). Perhatikan larangan "laa taqrabaa" ini mengandung aba-aba supaya menjauhi pohon tersebut. Syekh Asya’rawi mengatakan, seand...
Kepemimpinan dan Iktikaf
Artikel

Kepemimpinan dan Iktikaf

Kepemimpinan dan Iktikaf amirfath.com, Artikel (247), April 2023 Secara khusus pembahasan tentang program Ramadhan digambarkan dalam surah al-Baqarah [2]: 183-187. Di pengujung ayat 187, ada pesan tentang iktikaf (Wa laa tubaasyiruuhunna wa antum ‘aakifuuna fil masaajid). Sebagimana kita ketahui bahwa tema pokok surah al-Baqarah adalah tentang kepemimpinan. Maka dibahasnya iktikaf dalam surah ini tentu tidak bisa dipisahkan dengan tema pokok tersebut. Bahwa seorang pemimpin sebagai wakil Allah di bumi (khalifatullah fil ardh) harus selalu menguatkan hubungan dengan-Nya. Ramadhan adalah bulan di mana Allah SWT membina hamba-hamba-Nya agar mengendalikan hawa nafsu. Terutama bagi para pemimpin yang di tangannya berbagai kemampuan untuk berbuat apa saja. Sungguh runtuhnya sebu...