Thursday, July 17

Tadabur Surah

AL NABA’ ( Berita Penting )
Tadabur Surah

AL NABA’ ( Berita Penting )

AL NABA' ( Berita Penting ) amirfath.com, Tadabur Surah An-Naba' (78), Des 2020 - Di sebut juga Surat “Amma”, surat ini duturunkan di Makkah. Sebagaimana Surat Makkiyah lainnya ia mempunyai ciri khas yang menekankan tema mengenai akidah, dalam hal ini: beriman kepada Hari Kiamat. An Naba’ artinya: berita penting. Berita yang harus diketahui semua orang. Yang tidak tahu pasti celaka. Maksudnya adalah berita datangnya Hari Kiamat, pada waktu yang telah ditentukan. Isi dari surat ini bisa diringkas sebagai berikut: Kebingungan Orang-orang Kafir (1-4). Pada pembukaan surat ini Allah menggambarkan kebingungan orang-orang Kafir Makkah, ketika pertama kali mendengar berita akan datangnya Hari Kiamat. Mereka berbeda pendapat antara membenarkan dan mendustakannya. Di beberapa tempat Al-Qu...
An Nazi’aat ( Malaikat-malaikat Pencabut Nyawa)
Tadabur Surah

An Nazi’aat ( Malaikat-malaikat Pencabut Nyawa)

An Nazi’aat ( Malaikat-malaikat Pencabut Nyawa) amirfath.com, Tadabur Surah An-Nazi'aat (79), Des 2020 - Disebut dengan An Naziaat, karena dimulai dengan ungkapan tersebut, artinya para malaikat yang mencabut nyawa anak-anak Adam. Adapun hubungan surat An Naziaat dengan surat An Naba’ sebelumnya adalah kesamaan tema di mana masing-masing sama-sama menegaskan akan terjadinya hari kebangkitan (Kiamat) sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ringkasan suarat An Naziaat sebagai berikut: (ayat:1-5) Pembukaan, di dalamnya Allah bersumpah dengan: (a) Malaikat yang mencabut ruh orang-orang kafir dengan keras, membuat orang-orang kafir itu tersiksa dan merasa sakit. (b) Malaikat yang mencabut nyawa orang-orang mukmin dengan lembut (c) Malaikat yang turun dari langit dengan cepat mendahulu...
‘ABASA ( Ia bermuka masam)
Tadabur Surah

‘ABASA ( Ia bermuka masam)

'ABASA ( Ia bermuka masam) amirfath.com, Tadabur Surah 'Abasa (80), Des 2020 - Surat 'Abasa termasuk dari surat-surat Makkiyah (diturunkan di Makkah), kandungan utamanya mengenai akidah: keagungan Al Qur'an dan dahsyatnya Hari Kiamat. Diberi nama Abasa, karena dibuka dengan kata abasa, yang mengkisahkan sifat manusia yang seringkali bermuka masam terhadap sesuatu yang datang secara tiba-tiba ketika ia sedang sibuk dengan permasalahan yang sangat penting. Kaitan surat ini dengan surat sebelumnya (An Nazi'aat) nampak bahwa pada surat sebelumnya terdapat cerita mengenai Rasulullah SAW sebagai seorang pemberi peringatan pada manusia akan dahsyatnya hari kiamat, dan dalam surat ini mengandung penjelasan tentang Agungnya Al Qur'an yang merekam berita mengenai Hari Kiamat tersebut. Kemu...
AT TAKWIIR (Menggulung)
Tadabur Surah

AT TAKWIIR (Menggulung)

AT TAKWIIR (Menggulung) amirfath.com, Tadabur Surah At takwiir (81), Des 2020 - At Takwiir diambil dari kata kawwara artinya menggulung. Surat ini diberi nama at takwiir karena dipermulaannnya ada bacaan ayat kuwwirat, yang menggambarkan bahwa matahari kelak - saat Kiamat tiba - akan digulung, dilipat dan dipadamkan cahayanya. Bila melihat rahasia susunan surat dengan bertanya mengapa surat at takwiir diletakkan setelah surat abasa? Jawabannya adalah bahwa dalam surat abasa Allah SWT menggambarkan pada penutupnya kondisi kejiwaan manusia ketika hari Kiamat tiba. Mereka benar-benar dalam ketakutan yang luar biasa. Sampai-sampai orang-orang yang paling dekatpun tidak akan sempat saling membantu: baik itu sudara, bahkan orang tua, bahkan anak istri. Semua sibuk memikirkan dirinya sendi...
AL INFITHAR (Terbelah)
Tadabur Surah

AL INFITHAR (Terbelah)

AL INFITHAR (Terbelah) amirfath.com, Tadabur Surah AL INFITHAR (82), Des 2020 - Al infithar berasal dari kata infathara artinya terbelah, dijadikan nama surat ini karena pada ayat pertama terdapat kata infatharat, yang menceritakan bahwa pada hari kiamat kelak langit yang kokoh sebagai atap akan terbelah. Sama halnya dengan surat-surat sebelumnya, surat al Infithar menggambarkan tentang kejadian-kejadian hari kiamat. Secara ringkas kandungan surat ini sebagai berikut: Sebagian Tanda-tanda Hari Kiamat (1-8) Diantara tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah bergantinya aturan alam dengan terpecah belahnya langit, bintang-bintang jatuh berserakan, laut-laut meluap menjadi satu dan kuburan-kuburan terbongkar mengeluarkan mayat-mayat yang berada didalamnya. Jika semua ini telah terjad...
Tadabur Surah

Al Muthaffifin (Orang-orang Yang Curang Dalam Timbangan)

Al Muthaffifin (Orang-orang Yang Curang Dalam Timbangan) amirfath.com, Tadabur Surah Al Muthaffifin (83), Des 2020 - Pada ayat pertama terdapat kalimat al muthaffifin yang berasal dari kata thaffafa artinya mengurangi atau menambah sedikit. Menurut Ibnu Kastir kalimat ath thathfif artinya pengambilan sedikit dari timbangan atau penambahan. Maksud dari semua itu adalah kecurangan dalam timbangan. Jadi al muthaffifiin para pelaku kecurangan tersebut. Karena itulah surat ini diberi nama Al Muthaffifin. Rahasia dipilihnya kalimat ini padahal arti sebenarnya sedikit adalah karena yang diambil mereka sebenarnya sedikit sekali, tetapi dosanya besar. Isi pokok surat ini adalah ancaman bagi mereka yang suka menipu dan mengambil hak orang lain, serta ancaman bagi orang-orang kafir yang suka m...
Tadabur Surah

Al Insyiqaq (Terbelah)

Al Insyiqaq (Terbelah) amirfath.com, Tadabur Surah Al Insyiqaq (84), Des 2020 - Surat al Insyiqaq ini tidak berbeda dengan tiga surat makkiyah sebelumnya (al Muthaffifin, al Infithar dan at Takwir) membahas tentang sifat-sifat hari kiamat, disebutkan sesuai dengan susunan yang terjadi;     At Takwir menjelaskan permulaan hari kiamat, dan seluruh kejadian yang disebutkan dalam al Infithar adalah penjelasan lebih detil lagi mengenai  hari tersebut, adapun al Muthaffifin menyebutkan dua golongan manusia dengan istilah khusus setelah hari Kiamat terjadi: golongan orang-orang durhaka (al fujjar) dan orang-orang baik (al abrar). Sedangkan surat al Insyiqaq ini, memadukan antara yang terjadi pada permulaan hari kiamat yang menakutkan dengan kejadian setelah itu seperti perhitungan (hisab) yan...
Al Buruuj (Gugusan Bintang)
Tadabur Surah

Al Buruuj (Gugusan Bintang)

Al Buruuj (Gugusan Bintang) amirfath.com, Tadabur Surah Al Buruuj (85), Des 2020 - Pada ayat pertama Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai gugusan bintang (al buruj), oleh karena itu surat ini diberi nama al buruj. Menurut para ulama, al buruj adalah tempat-tempat planet. Allah bersumpah dengannya karena keagungannya yang membuat perputaran hari, bulan dan tahun di bumi, sehingga manusia hidup tanpa merasa bosan: perhatikan munculnya berbagai musim silih berganti: panas, dingin, semi dan rontok, adalah tanda dari perputaran tersebut. Dalam surat Makkiyah ini, Allah menggambarkan pengorbanan sekelompok manusia dalam menegakkan kebenaran di mana mereka siap dibakar dalam jurang (ukhdud) demi iman yang mereka miliki. Sejatinya, surat ini diturunkan untuk menghibur Rasulullah SAW...
Tadabur Surah

At Thariq (Yang datang di malam hari)

At Thariq (Yang datang di malam hari) amirfath.com, Tadabur Surah At Thariq (86), Des 2020 - At Thariq artinya bintang yang cahayanya menembus, disebut Thariq karena ia datang dan nampak pada malam hari. Allah bersumpah diawal surat dengan kalimat At Thariq, itulah yang menyebabkan surat ini diberi nama At Thariq. Kaitannya dengan surat-surat sebelumnya, pertama tampak dari kesamaan sumpah Allah dengan langit. Kedua dari kesamaan pembahasan tentang hari kebangkitan dan tentang posisi al Qur'an dalam menentang orang-orang musyrik yang mendustakan al Qur'an dan hari kiamat. Adapun pokok-pokok kandungan surat ini sama halnya seperti surat-surat makiyyah lainnya; (a) keimanan terhadap hari kebangkitan, hari perhitungan dan pembalasan. (b) penetapan bahwa Allah kuasa menciptakan manus...
Tadabur Surah

Al A’laa (Yang Paling Tinggi)

Al A'laa (Yang Paling Tinggi) amirfath.com, Tadabur Surah Al A'laa (87), Des 2020 - Maha suci Allah SWT,  Dzat yang bersih dari segala kekurangan dan yang mempunyai segala sifat-sifat yang mulia, karena Dialah yang maha tinggi di atas seluruh ciptaanNya yang ada. Demikianlah Allah membuka surat ini dengan ayatnya yang berbunyi sabbihisma robbikal 'alaa " (bertasbihlah dengan nama Tuhanmu yang maha tinggi". Oleh sebab itu surat ini diberi nama al 'Alaa (Dzat yang maha Tinggi). Jika dalam surat sebelumnya (At Thariq) Allah menyebutkan penciptaan manusia khuliqo min main dafiq dan tentang awal penciptaan tumbuh-tumbuhan wassamai dzatirroj'i wal ardhi dzatisshod'i. Tapi surat ini berbicara lebih luas dan lebih dalam lagi tentang penciptaan manusia dan penciptaan makhluk-maklhluk lainnya...