Saturday, July 19

Month: February 2023

Takwa dan Keagungan Bulan Rajab
Khutbah

Takwa dan Keagungan Bulan Rajab

Takwa dan Keagungan Bulan Rajab amirfath.com, Khutbah (05), Feb 2023 - Allah sangat sayang hambaNya, maka tidak pantas kita menjauh dariNya. Allah telah mengurus kita, maka tidak pantas kita jual mahal kepadaNya. Jangan sekali-kali kita merasa berat melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Tunjukkan bahwa kita merasa senang melangkahkan kaki menuju masjidNya. Jangan hanya di hari jum`at kita ke Masjid, karena sebaik-baik tempat di muka bumi adalah Masjid. Kita buktikan bahwa kita butuh Allah, karena itu kita mengagungkanNya, mendekatkan diri kepadaNya. Jadikan Masjid ini tempat kita bersujud, berdzikir, dan memanjatkan segala harapan hanya kepadaNya. Tidak ada yang bisa kita  lakukan tanpa pertolonganNya. Sebaik-baik hamba adalah yang senantiasa mendekatkan dirinya ke...
Bersikap Ridha Dalam Musibah
Artikel

Bersikap Ridha Dalam Musibah

Bersikap Ridha Dalam Musibah amirfath.com, Artikel (218), Feb 2023 Dalam surah al-Baqarah ada ayat tentang musibah, yang intinya berpesan agar mengakui bahwa semua milik Allah SWT (alladziina idzaa ashaabathum mushiibatun qaaluu innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun). Kata "ashaaba" (menimpa) menunjukkan bahwa musibah itu terjadi karena kehendak Allah SWT. Tidak ada makhluk yang bisa menghindarinya. Sebab, memang hanya Allah SWT yang bisa mengendalikan segalanya. Allah-lah yang memberikan kuasa kepada seseorang dan mencabut darinya, juga Allah-lah yang mengangkat seseorang kepada derajat yang tinggi atau menjatuhkannya (tu’til mulka man tasyaa’ wa tanzi’ul mulka mimmna tasyaa). Dalam kondisi ini tidak ada pilihan bagi makhluk kecuali hanya mengatakan "innaa lillaah...
Gempa adalah Peringatan
Artikel

Gempa adalah Peringatan

Gempa adalah Peringatan amirfath.com, Artikel (217), Feb 2023 Dalam surah al-Mulk ada ayat tentang gempa yang sering terjadi di muka bumi. Itu semua karena kehendak-Nya. Redaksi tentang gempa dalam surah al-Mulk berupa pertanyaan, "Mau ke mana kamu mencari tempat yang aman, jika kelak bumi ini Aku gocang segoncang-goncangnya, maka tidak ada satu pun yang tersisa di atasnya kecuali hancur berantakan?" (aamintum man fis samaai ay yakhsifa bikumul ardh fa idzaa hiya tamuur) (QS al-Mulk [67]: 16). Bukan hanya gempa, bencana itu bisa berupa angin kecang sehingga memorak-porandakan semua bangunan yang ada di atas bumi (am amintum man fis samaai ayyursila ‘alaikum haashibaa fa sata’lamuuna kaifa nadziir) (QS al-Mulk [67]: 17). Kata "kaifa nadziir" menunjukkan bahw...
Mengapa Harus Takut
Artikel

Mengapa Harus Takut

Mengapa Harus Takut amirfath.com, Artikel (216), Feb 2023 Dalam surah al-Hijr ada kisah tentang iblis yang bertekad akan melakukan tipu daya untuk menyesatkan hamba-hamba Allah SWT. Tekad ini dimulai dengan kesombongan iblis sehingga melawan perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Nabi Adam. Iblis beralasan bahwa ia tidak akan bersujud kepada makhluk yang diciptakan dari tanah (lam akun lias juda libasyarin khalaqtahuu min shalshaalin min hamain masnuun). Ini dinyatakan oleh iblis karena ia diciptakan dari api. Dalam persepsinya, api lebih mulia daripada tanah. Atas tindakannya ini, Allah SWT murka dan mengusirnya dari surga (qaala fakhruju minhaa fa innaka rajiim). Lalu Allah SWT melaknatnya sampai hari kiamat (wa inna ‘alaikalla'natu ilaa yaumiddiin). Dari sini iblis mu...
Jaminan Terjaganya Alquran
Artikel

Jaminan Terjaganya Alquran

Jaminan Terjaganya Alquran amirfath.com, Artikel (215), Feb 2023 Tidak ada jalan menuju keselamatan dari berbagai fitnah kecuali memohon perlindungan Allah SWT. Surah al-Hijr menegaskan tentang hakikat tersebut. Yaitu menanamkan keyakinan yang kuat bahwa hanya Allah SWT penjaga yang paling kokoh maka ketenangan akan datang dengan sendirinya. Tanpa keyakinan tersebut kegelisahan dan katakutan akan terus mengintai. Padahal semua itu hanyalah kesemuan belaka. Diturunkan di Kota Makkah, pada saat ejekan dan ancaman bermunculan, surah al-Hijr memberikan motivasi kepada Rasulullah SAW agar tetap kokoh dalam menjalankan dakwahnya. Bahwa sehebat apapun kekejaman penyiksaan yang diperbuat orang-orang kafir Makkah, itu tidak akan pernah bisa melenyapkan agama ini. Ayat-ayat ten...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis) amirfath.com, Artikel (214), Feb 2023 Di akhir pidatonya, Abu Bakar berpesan, “Jika aku menyimpang dari jalan Allah dan Rasul-Nya maka janganlah kamu menaatiku” (Faidza ashaitullaaha wa rasuulahu fa laa thaata lii ‘alaikum). Artinya, Abu Bakar dengan terus terang tidak akan pernah menggunakan jabatannya untuk berbuat maksiat. Karena ia tahu bahwa ia diangkat bukan untuk berbuat zalim. Maka sekecil apa pun dosa baginya pasti akan berpengaruh kepada kebijakannya cepat atau lambat. Oleh karena itu, bagi seorang pemimpin tidak boleh sama sekali membuka peluang bagi hawa nafsu dalam menggunakan kekuasaannya. Bagi seorang pemimpin tidak boleh sama sekali membuka peluang bagi hawa nafsu dalam menggunakan kekuasaannya. Umar bin Khaththab ya...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 2)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 2)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 2) amirfath.com, Artikel (213), Feb 2023 Pidato kepemimpinan Abu Bakar pada saat dibaiat sebagai khalifah benar-benar penting sebagai pedoman politik terutama dalam mengelola demokrasi. Di antara pernyataanya adalah “dukunglah aku selama aku berbuat baik" (fa in ahsantu fa’aiinuuni). Sebaliknya, "jika aku berbuat buruk luruskanlah" (wa in asa’tu fa qawwimuunii). Kata qawwimuuni (luruskanlah) menunjukkan sikapnya yang sangat terbuka atas saran dan kritik. Bahwa seorang pemimpin hadir bukan untuk diktator dan merasa paling benar sendiri, tetapi untuk menyediakan solusi yang terbaik bagi kemaslahatan rakyatnya. Dalam kaidah usul fikih dikatakan bahwa semua tindak tanduk seorang pemimpin tidak lain hanyalah untuk membawa maslahat (tasharruful ...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 1)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 1)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 1) amirfath.com, Artikel (212), Feb 2023 Dalam surah al-Maarij [70]: 32, ada ayat tentang amanah yang harus dijaga (Walladziinahum liamaanaatihim raa’uun). Kata raa’uun satu akar dengan kata ra’aa-yar’aa (menjaga), raa’in (penjaga atau pemimpin), dan ra’iyah (rakyat yang dijaga). Dalam hadis dikatakan, “Kullukum raa’in wa kullukum masuulun ‘an ra’iyyatihi" (Setiap kamu adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya) (HR Bukhari-Muslim). Dalam hubungannya dengan kata amaanah, tampak bahwa kepemimpinan adalah titipan Allah SWT yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh karena berkaitan dengan urusan banyak orang. Kata amaanah satu akar dengan kata aamana-yu’...
Tentang Pembakaran Alquran
Artikel

Tentang Pembakaran Alquran

Tentang Pembakaran Alquran amirfath.com, Artikel (211), Feb 2023 Dalam surah al-Hijr [15]: 9, ada ayat tentang jaminan dijaganya Alquran bahwa Allah SWT sendiri yang akan menjaganya dengan segala cara (Innaa nahnu nazzalnadz dzikra wa innaa lahuu lahaafizhuun). Redaksi ayat menggunakan penegasan berlapis-lapis untuk menunjukkan bahwa pengamanan yang akan Allah SWT lakukan terhadap Alquran akan berlapis-lapis juga. Huruf penegasan (taukid) berupa "innaa" yang diulang dua kali, "lam" penegasan dalam kata "lahaafizhuun", dan didahulukannya kata "lahu" atas "lahafizhuun" (taqdim wat ta’khir) itu menggambarkan betapa Allah SWT akan bersungguh-sungguh menjaga Alquran. Redaksi ayat menggunakan penegasan berlapis-lapis menunjukkan pengamanan yang akan A...
Masalah Pernikahan Beda Agama
Artikel

Masalah Pernikahan Beda Agama

Masalah Pernikahan Beda Agama amirfath.com, Artikel (210), Feb 2023 Surah al-Maidah turun di akhir-akhir masa kenabian, yaitu setelah haji Wada’. Ibunda Aisyah mengatakan bahwa surah al-Maidah adalah surah Alquran yang terakhir diturunkan. Maka ketentuan halal dan haram di dalamnya adalah ketetapan yang final. Bila surah ini menghalalkan sesuatu, maka ambillah. Sebaliknya, jika mengharamkan sesuatu, maka jauhilah. Itulah mengapa pembukaan surah ini sangat unik. Dibuka dengan panggilan wahai orang-orang yang beriman (Yaa ayyuhalladziina aamanuu) (QS al-Maidah [5]: 1). Satu-satunya surah dalam Alquran yang dibuka dengan panggilan tersebut. Itulah mengapa pembukaan surah ini sangat unik. Dibuka dengan panggilan wahai orang-orang yang beriman. Ini tidak lain sebagai ...