Tuesday, July 29

Month: August 2021

Artikel

Hikmah Beriman kepada Takdir

Hikmah Beriman kepada Takdir amirfath.com, Artikel (58), September 2021 Salah satu rukun iman adalah beriman kepada takdir disebut qadha qadar. Sebagian ulama mengatakan bahwa kedua istilah tersebut artinya sama, yaitu ketentuan Allah atas apa yang akan terjadi. Sebagian yang lain mengatakan qadha adalah ketetapan Allah yang terdahulu fil azal untuk semua yang akan terjadi sampai hari Kiamat, sementara qadar adalah kejadian yang terjadi sesuai dengan ketetapan qadha-Nya. Dalam hadis tentang takdir ditambahkan kalimat khairihi wa syarrihi. Artinya, ada takdir baik dan ada takdir buruk, jika diukur dengan kacamata manusia.Namun, bagi Allah, semua yang ditakdirkan adalah baik. Sebab Allah SWT Maha Pengasih dan Penyayang. Tidak mungkin Allah menzalimi makhluk-Nya.Innallaha laa yazhlu...
Artikel

Kemuliaan Bulan Muharram

Kemuliaan Bulan Muharram amirfath.com, Artikel (57), September 2021 Setiap memasuki tahun baru Hijriyah, kita pertama kali akan bertemu dengan bulan Muharram. Dalam Alquran ditegaskan bahwa Allah-lahyang membagi waktu setahun menjadi dua belas bulan, inna iddatasy syuhuuri indallahi itsnaa `asyara syahra. (QS at-taubah: 36). Sebagaimana telah memberikan nama-nama bulan tersebut, Allah juga yang langsung menentu kan mana bulan yang lebih agung antara satu dan lainnya.Bulan Muharram termasuk bulan yang sangat Allah agungkan minhaa arba'atun hurum. Kata hurum artinya terhormat atau mulia. Seperti tanah haram, maksudnya wilayah yang dimuliakan, maka diharamkan berperang di dalamnya. Empat bulan yang diagungkan dalam ayat tersebut adalah bulan Rajab, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharr...
Artikel

Hijrah dan Kemerdekaan

Hijrah dan Kemerdekaan amirfath.com, Artikel (56), Agustus 2021 Pada masa-masa awal dakwah Rasulullah SAW di Kota Makkah, permusuhan kaum musyrikin sangat gencar. Mereka tidak saja mengejek dan menghalang-halangi, tetapi juga melakukan penyiksaan terhadap para sahabat yang beriman. Bilal ibn Rabah RA disiksa dengan cambukan dan gencetan batu di dadanya karena beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun, semua siksaan itu dijalani dengan tegar. Dari lisan Bilal terucap Ahadun ahad (Allah Tunggal, Allah Tunggal). Ketika ditanya, mengapa Bilal RA mengucapkan kata-kata itu berulang-ulang pada saat disiksa oleh majikannya Umayyah bin Khalaf, Bilal RA menjawab, Aku suka mengucapkannya karena makin aku ucapkan, majikanku makin marah. Aku menikmati kemarahannya. Bukan hanya Bilal RA yan...
Artikel

Hidup adalah Tolong-Menolong

Hidup adalah Tolong-Menolong amirfath.com, Artikel (55), Agustus 2021 Tidak ada makhluk yang sempurna. Semua makhluk saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu, Allah ciptakan sistem berpasang-pasangan. Wa min kulli syaiin khalaqna zaujain(Dari segala sesuatu Kami ciptakan berpasang- pasangan) [QS. Adz Dzariyat: 49]. Ada langit pasangannya bumi, siang pasangannya malam, laki-laki pasangannya perempuan, dan bulan pasangannya matahari. Hanya Allah SWT yang tunggal witr (ganjil). Nabi Muhammad SAW bersabda, Innallaha witrun yuhibbul witr(Allah ganjil dan suka kepada yang ganjil) [HR Abu Daud]. Adanya pasangan tersebut untuk bersinergi. Dalam Alquran, sinergi adalah at ta'awun (tolong menolong). Wata'aawanuu `alal birri wat taqawaa(Hendaklah kamu tolong menolong dalam kebaikan dan...
Artikel

Makna Ucapkan “Innalillahi’’ Saat Musibah

Makna Ucapkan “Innalillahi’’ Saat Musibah amirfath.com, Artikel (54), Agustus 2021 Mengapa dalam setiap musibah kita diajarkan agar mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihii raji'un (sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya kami pasti akan kembali kepada-Nya)''? Allah SWT berfirman, Alladziina iza ashobathum mushibatun qaaluuinna lillahi wa inna ilaihii raji'un. (QS al- Baqarah: 156). Ayat ini menyadarkan kita bahwa tidak ada di alam semesta ini kecuali milik-Nya. Maka, dengan mengakui bahwa semua milik Allah, kita akan tenang. Sebab, tidak mungkin sang pemilik melakukan keburukan terhadap apa yang dimiliki-Nya. Maka, musibah yang menimpa kita pasti ada hikmahnya. Boleh jadi kita tidak tahu di balik semua itu. Namun, Allah yang maha mengetahui atas segala ciptaan-Nya. ...
Artikel

Mengapa Kita Harus Istiqamah?

Mengapa Kita Harus Istiqamah? amirfath.com, Artikel (53), Agustus 2021 Bacaan doa yang pertama kali didapatkan setiap kali membaca al-Fatihah adalah ihdinash shirathal mustaqiim(tunjukilah kami jalan yang lurus).(QS al-Fatihah: 5). Dalam doa ini ada kata al mistaqiim, satu akar dengan kata al istiqaamah. Bahwa seseorang dikatakan istiqamah ketika ia benar-benar mengikuti jalan lurus. Secara fitrah manusia dalam urusan dunia selalu mencari jalan yang lurus.Sebab, ia tahu bahwa hanya jalan lurus yang bisa mengantarkan ke tujuan dengan segera. Berbeda dengan jalan yang bengkok- bengkok, di mana pasti akan membuatnya lebih jauh dan lebih lama dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Alquran mengajarkan agar kita istiqamah di atas jalan yang lurus.Orang yang tidak istiqamah disebut d...
Artikel

Menggapai Jalan Kebahagiaan

Menggapai Jalan Kebahagiaan amirfath.com, Artikel (52), Agustus 2021 Kata bahagia dalam Alquran disebutkan untuk kondisi yang terbebas dari rasa sedih, takut, dan cemas. Jadi bahagia tidak ada hubungannya dengan fasilitas, sekalipun tersedianya fasilitas yang memadai sangat membantu tercapainya kebahagiaan. Namun itu semua tidak menjamin. Sebab banyak orang tidak bahagia sekalipun sedang berada di dalam fasilitas yang megah dan mewah. Penelitian sering menunjukkan angka bunuh diri yang sangat mengerikan karena stres justru itu terjadi di negara-negara yang sudah maju dan mapan. Alquran memberikan jawaban bahwa dengan mendekat kepada Allah itulah jalan satu- satunya untuk menggapai kebahagiaan. Allah berfirman: Alaa inna awliyaa Allahi laa khawfun `alaihim wa laa hum yahzanuun ...
Artikel

Jangan Sepelekan Doa

Jangan Sepelekan Doa amirfath.com, Artikel (51), Agustus 2021 Di puncak kita dalam kondisi tidak berdaya, maju kena, mundur kena, semua jalan keluar tampak buntu, ke mana kita bergantung? Jawabannya hanya satu, yaitu doa. Allah SWT berfirman: Ud'uni astajib lakum(Berdoalah kepada-Ku, pasti akan Aku ijabah untukmu) (QS Ghafir: 60). Nabi Musa AS saat bersama pengikutnya Bani Israil pernah menemui jalan buntu. Jika maju ke depan mereka akan tenggelam di Laut Merah.Sebaliknya, jika mundur ke belakang mereka akan dibunuh oleh Fir'aun dan pasukannya. Ketika itu pengikutnya berkata: Inna lamudrakuun (Kita pasti akan dibunuh). Namun, Nabi Musa dengan yakin berkata: Kalla inna ma'iya Rabbi sayahdiini (Tidak mungkin,sesungguhnya aku sedang bersama Allah Tuhanku, Ia pasti akan memberikan pe...
Artikel

Tujuan Diciptakannya Manusia

Tujuan Diciptakannya Manusia amirfath.com, Artikel (50), Agustus 2021 Imam Ibn Katsir dalam kitabnya “al bidayah wan nihayah” menyebutkan bahwa dua ribu tahun sebelum diciptakannya manusia Allah SWT. telah menciptakan makhluk jin. Namun makhluk jin ini tidak berhasil dalam mengelola bumi. Direkam dalam Al-Quran bahwa setelah beranak-pinak makhluk jin tersebut hanya saling bertumpah darah satu sama lain. Inilah maksud yang disebutkan malaikat “ataj’alu fiiha man yufsidu fiiha wa yasfikud dimaa’” (QS. Al-Baqarah: 30). Pertanyaan malaikat ini terjadi setelah Allah SWT. mengumumkan bahwa akan menciptakan makhluk baru yang akan menglola bumi yaitu manusia. Allah berfirman di ayat yang sama: “innii jaa’ilun fil ardhi khalifah”. Pasalnya memang level intektual jin jauh di bawah level intektu...
Artikel

Saatnya Kita Kembali kepada Allah

Saatnya Kita Kembali kepada Allah amirfath.com, Artikel (49), Agustus 2021 Bukankah sudah saatnya orang-orang beriman hatinya khusyuk bersama Allah? (QS al-Hadid:16).Suasana pandemi Covid-19 tidak saja mengubah tatatan kehidupan sosial, politik, budaya, bahkan agama, melainkan juga membangun kesadaran bahwa kita hanyalah makhluk yang tidak punya kekuatan apa-apa. Bagi Anda yang sedang menderita karena terpapar Covid-19, sabarlah. Jalani proses penyembuhan dengan penuh kepasrahan, keteguhan, dan ketergantunglah kepada Allah SWT.Bagi Anda yang sudah sembuh dan sehat kembali seperti semula, itu adalah kesempatan kedua untuk hidup. Jangan disia-siakan. Gunakan sisa umur untuk memperbanyak amal saleh. Jauhilah maksiat dan dosa-dosa. Selebihnya bagi Anda yang masih aman, jangan merasa An...