Gempa adalah Peringatan
amirfath.com, Artikel (217), Feb 2023
Dalam surah al-Mulk ada ayat tentang gempa yang sering terjadi di muka bumi. Itu semua karena kehendak-Nya.
Redaksi tentang gempa dalam surah al-Mulk berupa pertanyaan, “Mau ke mana kamu mencari tempat yang aman, jika kelak bumi ini Aku gocang segoncang-goncangnya, maka tidak ada satu pun yang tersisa di atasnya kecuali hancur berantakan?” (aamintum man fis samaai ay yakhsifa bikumul ardh fa idzaa hiya tamuur) (QS al-Mulk [67]: 16).
Bukan hanya gempa, bencana itu bisa berupa angin kecang sehingga memorak-porandakan semua bangunan yang ada di atas bumi (am amintum man fis samaai ayyursila ‘alaikum haashibaa fa sata’lamuuna kaifa nadziir) (QS al-Mulk [67]: 17).
Kata “kaifa nadziir” menunjukkan bahwa bencana itu merupakan peringatan jangan sampai manusia mengulangi lagi dosa-dosa yang telah mereka perbuat.
Kata “kaifa nadziir” menunjukkan bahwa bencana itu merupakan peringatan jangan sampai manusia mengulangi lagi dosa-dosa yang telah mereka perbuat. Benar, ayat-ayat gempa merupakan peringatan agar manusia tahu diri selama hidup di dunia. Bahwa alam semesta ini adalah milik-Nya.
Manusia hanya hanya makhluk yang tidak berhak sama sekali sombong, apalagi mengaku diri sebagai Tuhan seperti Firaun. Silakan setiap orang berperan di alam ini sesuai dengan kelebihan yang Allah SWT berikan kepadanya.
Sadarilah bahwa setiap kelebihan adalah karunia-Nya. Bahwa setiap insan telah diciptakan oleh Allah SWT dengan kehormatan yang tidak boleh direndahkan. Karena itu, janganlah sekali-kali berbuat zalim kepada diri sendiri apalagi kepada orang lain.
Ingat, Allah SWT telah memuliakan anak Adam dengan derajat yang tinggi (wa laqad karramna banii aadama) (QS al-Isra’ [17]: 70). Maka setiap kezaliman akan berhadapan langsung dengan Allah SWT.
Surah al-Mulk diturunkan untuk menegaskan kemahakuasaan Allah SWT. Bahwa di tangan-Nya segala kerajaan, tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
Apa yang Allah SWT kehendaki pasti terjadi (tabaarkalladzii biyadihil mulk, wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadiir) (QS al-Mulk [67]: 1).
Hakikatnya semua ciptaan Allah SWT rapi dan kokoh, baik bumi maupun langit. Tidak ada sedikit pun yang cacat (maa taraa fii khaliqirrahmaani min tafaawut) (QS al-Mulk [67]: 3).
Silakan buktikan sendiri –kata Allah SWT– jika memang ada kekurangan dari pencipataan langit dan bumi. Lakukanlah penelitian secara intensif dan berulang-ulang untuk menemukan cacatnya jika masih belum yakin (far ji’il bashara hal taraa min futhuur, tsummar ji’il bashara karrataini yanqalib ilaikal basharu khaasiaw wahuwa hasiir) (QS al-Mulk [67]: 3-4).
Hakikatnya semua ciptaan Allah SWT rapi dan kokoh, baik bumi maupun langit. Tidak ada sedikit pun yang cacat.
Ini bukti bahwa alam semesta benar-benar di bawah kendali-Nya. Ia tidak akan roboh karena gempa, kecuali dengan izin-Nya.
Dalam ayat lain tentang tanda-tanda kiamat, Allah SWT menyebutkan bahwa runtuhnya langit terjadi bukan karena kerapuhannya tetapi karena perintah-Nya dan langit pun patuh mengkutinya (idzas samaaun syaqqat, wa adzinat lirabbihaa wa huqqat) (QS al-Insyiqaq [84]: 1-2).
Kata “adzinat” (mendengar) maksudnya bahwa langit ketika mendengar perintah Allah SWT untuk menjadi terbelah, seketika langsung membelah dirinya, tanpa sedikit pun menunda dan tepat pada waktu yang telah ditentukan.
Seperti itulah sebenarnya semua kajadian di alam semesta, termasuk terjadinya gempa. Bahwa itu terjadi karena izin-Nya. Begitu juga bumi mengalami gempa karena kepatuhan atas perintah-Nya (wa idzal ardhu muddat wa alqat maa fiihaa wa takhallat wa adzinat lirabbiha wa huqqat) (QS al-Insyiqaq [84]: 3-5).
Kata “adzinat” diulangi dua kali ini untuk menguatkan bahwa hancurnya bumi adalah karena perintah-Nya.
Nabi SAW bersabda ketika menjelaskan tentang tanda-tanda kiamat bahwa akan terjadi banyak gempa “laa taquumus saa’atu hataa yuqbadhul ilmu, wa taktsuruz zalaazilu” (tidak akan terjadi hari kiamat sampai ilmu dihilangkan dengan dicabutnya para ulama dan banyaknya gempa bumi). (HR Bukhari).
sumber : https://www.republika.id/posts/37718/gempa-adalah-peringatan