Thursday, July 17

Day: February 13, 2023

Jaminan Terjaganya Alquran
Artikel

Jaminan Terjaganya Alquran

Jaminan Terjaganya Alquran amirfath.com, Artikel (215), Feb 2023 Tidak ada jalan menuju keselamatan dari berbagai fitnah kecuali memohon perlindungan Allah SWT. Surah al-Hijr menegaskan tentang hakikat tersebut. Yaitu menanamkan keyakinan yang kuat bahwa hanya Allah SWT penjaga yang paling kokoh maka ketenangan akan datang dengan sendirinya. Tanpa keyakinan tersebut kegelisahan dan katakutan akan terus mengintai. Padahal semua itu hanyalah kesemuan belaka. Diturunkan di Kota Makkah, pada saat ejekan dan ancaman bermunculan, surah al-Hijr memberikan motivasi kepada Rasulullah SAW agar tetap kokoh dalam menjalankan dakwahnya. Bahwa sehebat apapun kekejaman penyiksaan yang diperbuat orang-orang kafir Makkah, itu tidak akan pernah bisa melenyapkan agama ini. Ayat-ayat ten...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 3/Habis) amirfath.com, Artikel (214), Feb 2023 Di akhir pidatonya, Abu Bakar berpesan, “Jika aku menyimpang dari jalan Allah dan Rasul-Nya maka janganlah kamu menaatiku” (Faidza ashaitullaaha wa rasuulahu fa laa thaata lii ‘alaikum). Artinya, Abu Bakar dengan terus terang tidak akan pernah menggunakan jabatannya untuk berbuat maksiat. Karena ia tahu bahwa ia diangkat bukan untuk berbuat zalim. Maka sekecil apa pun dosa baginya pasti akan berpengaruh kepada kebijakannya cepat atau lambat. Oleh karena itu, bagi seorang pemimpin tidak boleh sama sekali membuka peluang bagi hawa nafsu dalam menggunakan kekuasaannya. Bagi seorang pemimpin tidak boleh sama sekali membuka peluang bagi hawa nafsu dalam menggunakan kekuasaannya. Umar bin Khaththab ya...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 2)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 2)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 2) amirfath.com, Artikel (213), Feb 2023 Pidato kepemimpinan Abu Bakar pada saat dibaiat sebagai khalifah benar-benar penting sebagai pedoman politik terutama dalam mengelola demokrasi. Di antara pernyataanya adalah “dukunglah aku selama aku berbuat baik" (fa in ahsantu fa’aiinuuni). Sebaliknya, "jika aku berbuat buruk luruskanlah" (wa in asa’tu fa qawwimuunii). Kata qawwimuuni (luruskanlah) menunjukkan sikapnya yang sangat terbuka atas saran dan kritik. Bahwa seorang pemimpin hadir bukan untuk diktator dan merasa paling benar sendiri, tetapi untuk menyediakan solusi yang terbaik bagi kemaslahatan rakyatnya. Dalam kaidah usul fikih dikatakan bahwa semua tindak tanduk seorang pemimpin tidak lain hanyalah untuk membawa maslahat (tasharruful ...
Jabatan Itu Amanah (Bagian 1)
Artikel

Jabatan Itu Amanah (Bagian 1)

Jabatan Itu Amanah (Bagian 1) amirfath.com, Artikel (212), Feb 2023 Dalam surah al-Maarij [70]: 32, ada ayat tentang amanah yang harus dijaga (Walladziinahum liamaanaatihim raa’uun). Kata raa’uun satu akar dengan kata ra’aa-yar’aa (menjaga), raa’in (penjaga atau pemimpin), dan ra’iyah (rakyat yang dijaga). Dalam hadis dikatakan, “Kullukum raa’in wa kullukum masuulun ‘an ra’iyyatihi" (Setiap kamu adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya) (HR Bukhari-Muslim). Dalam hubungannya dengan kata amaanah, tampak bahwa kepemimpinan adalah titipan Allah SWT yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh karena berkaitan dengan urusan banyak orang. Kata amaanah satu akar dengan kata aamana-yu’...
Tentang Pembakaran Alquran
Artikel

Tentang Pembakaran Alquran

Tentang Pembakaran Alquran amirfath.com, Artikel (211), Feb 2023 Dalam surah al-Hijr [15]: 9, ada ayat tentang jaminan dijaganya Alquran bahwa Allah SWT sendiri yang akan menjaganya dengan segala cara (Innaa nahnu nazzalnadz dzikra wa innaa lahuu lahaafizhuun). Redaksi ayat menggunakan penegasan berlapis-lapis untuk menunjukkan bahwa pengamanan yang akan Allah SWT lakukan terhadap Alquran akan berlapis-lapis juga. Huruf penegasan (taukid) berupa "innaa" yang diulang dua kali, "lam" penegasan dalam kata "lahaafizhuun", dan didahulukannya kata "lahu" atas "lahafizhuun" (taqdim wat ta’khir) itu menggambarkan betapa Allah SWT akan bersungguh-sungguh menjaga Alquran. Redaksi ayat menggunakan penegasan berlapis-lapis menunjukkan pengamanan yang akan A...
Masalah Pernikahan Beda Agama
Artikel

Masalah Pernikahan Beda Agama

Masalah Pernikahan Beda Agama amirfath.com, Artikel (210), Feb 2023 Surah al-Maidah turun di akhir-akhir masa kenabian, yaitu setelah haji Wada’. Ibunda Aisyah mengatakan bahwa surah al-Maidah adalah surah Alquran yang terakhir diturunkan. Maka ketentuan halal dan haram di dalamnya adalah ketetapan yang final. Bila surah ini menghalalkan sesuatu, maka ambillah. Sebaliknya, jika mengharamkan sesuatu, maka jauhilah. Itulah mengapa pembukaan surah ini sangat unik. Dibuka dengan panggilan wahai orang-orang yang beriman (Yaa ayyuhalladziina aamanuu) (QS al-Maidah [5]: 1). Satu-satunya surah dalam Alquran yang dibuka dengan panggilan tersebut. Itulah mengapa pembukaan surah ini sangat unik. Dibuka dengan panggilan wahai orang-orang yang beriman. Ini tidak lain sebagai ...
Cara Menyikapi Islamofobia
Artikel

Cara Menyikapi Islamofobia

Cara Menyikapi Islamofobia amirfath.com, Artikel (209), Feb 2023 Aksi pembakaran Alquran yang dilakukan oleh Rasmus Paludan, pria asal Denmark-Swedia, itu hanyalah satu di antara rangkaian sejarah panjang gerakan Islamofobia sejak zaman nabi-nabi terdahulu sampai zaman Rasulullah SAW. Di zaman Nabi Nuh pernah terjadi perundungan dari kaumnya dengan cara yang sangat berlebihan. Bayangkan, pada saat itu kaum Nabi Nuh sedang mengalami kondisi yang sangat sulit. Ladang-ladang pertanian mereka kering, sungai-sungai hampa, dan kaum ibu mandul. Nabi Nuh hadir untuk memberikan solusi dengan memohon ampun kepada Allah SWT. Karena hanya dengan cara ini --kata Nabi Nuh-- Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari kesulitan tersebut (Faqultus taghfiruu rabbakum innahuu kaana ghaffara...
Teguran dari Langit tentang Adab
Artikel

Teguran dari Langit tentang Adab

Teguran dari Langit tentang Adab amirfath.com, Artikel (208), Feb 2023 Ada beberapa kejadian tentang cara beradab di zaman Nabi SAW yang langsung ditegur oleh Allah SWT. Ini direkam dalam surah al-Hujurat [49] ayat: 4-6 untuk membuktikan bahwa masalah adab sangat penting bagi Allah SWT. Diriwayatkan bahwa sebagian sahabat suatu hari ingin konsultasi kepada Nabi SAW tentang tawanan perang. Mereka tidak tahu Nabi SAW ketika itu ada di bilik yang mana. Sebab, rumah Nabi SAW ketika berupa bilik-bilik, yang masing-masing bilik ditempati satu istrinya. Para sahabat tersebut akhirnya memanggil Nabi SAW dari belakang rumahnya dengan berteriak-teriak, seperti mereka memanggil teman-teman mereka. Allah SWT turunkan ayat menegur mereka, “Innalladziina yunaaduunaka miw waraail hujur...
Memuliakan Rasulullah SAW
Artikel

Memuliakan Rasulullah SAW

Memuliakan Rasulullah SAW amirfath.com, Artikel (207), Feb 2023 Tema pokok surah al-Hujurat adalah tentang adab, yang di antaranya adalah adab kepada Rasulullah SAW. Dari segi urutan urutan surah, al-Hujurat terletak setelah surah Muhammad dan al-Fath. Surah Muhammad menekankan tentang keharusan menaati Rasulullah SAW. Adapun surah al-Fath berbicara mengenai ciri-ciri pengikut Rasulullah SAW yang berhak mendapatkan kemenangan. Lalu surah al-Hujurat berbicara tentang adab. Seakan dikatakan wahai orang-orang beriman, jika anda ingin mendapatkan kemenangan hiasilah dirimu dengan adab-adab yang mulia terutama adab kepada Rasulullah SAW. Dari redaksi pemaparan surah al-Hujurat [49] ayat: 1-3 tampak jelas bahwa masalah adab tidak bisa disepelekan. Sebab boleh jadi seorang h...
Angan-Angan Palsu
Artikel

Angan-Angan Palsu

Angan-Angan Palsu amirfath.com, Artikel (206), Jan 2023 Di bagian akhir surah al-Ma'arij [70] ayat: 36-44, Allah SWT merekam perilaku orang-orang kafir Makkah yang pura-pura berkumpul di majelis Rasulullah SAW, tetapi bukan untuk mendengarkan apa yang Nabi SAW sampaikan. Mereka berkumpul di majelis Rasulullah SAW untuk mengganggu, dengan cara membuat halaqah-halaqah lain, berkelompok-kelompok, sebagian menghadap ke kanan dan sebagian yang lain menghadap ke kiri (famaa lilladziina kafaruu qibalaka muhthi’iin, ‘anil yamiini wa ‘anisysyimaali ‘iziin). Kata muhthi’iin (bersegera) maksudnya bersegera menghindari majelis taklim Nabi SAW. Makna ‘iziin adalah berpencar-pencar membuat pertemuan-pertemuan lain dengan obrolan yang isinya untuk menghina Nabi SAW....