Monday, July 28

Day: February 23, 2023

Bersikap Ridha Dalam Musibah
Artikel

Bersikap Ridha Dalam Musibah

Bersikap Ridha Dalam Musibah amirfath.com, Artikel (218), Feb 2023 Dalam surah al-Baqarah ada ayat tentang musibah, yang intinya berpesan agar mengakui bahwa semua milik Allah SWT (alladziina idzaa ashaabathum mushiibatun qaaluu innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun). Kata "ashaaba" (menimpa) menunjukkan bahwa musibah itu terjadi karena kehendak Allah SWT. Tidak ada makhluk yang bisa menghindarinya. Sebab, memang hanya Allah SWT yang bisa mengendalikan segalanya. Allah-lah yang memberikan kuasa kepada seseorang dan mencabut darinya, juga Allah-lah yang mengangkat seseorang kepada derajat yang tinggi atau menjatuhkannya (tu’til mulka man tasyaa’ wa tanzi’ul mulka mimmna tasyaa). Dalam kondisi ini tidak ada pilihan bagi makhluk kecuali hanya mengatakan "innaa lillaah...
Gempa adalah Peringatan
Artikel

Gempa adalah Peringatan

Gempa adalah Peringatan amirfath.com, Artikel (217), Feb 2023 Dalam surah al-Mulk ada ayat tentang gempa yang sering terjadi di muka bumi. Itu semua karena kehendak-Nya. Redaksi tentang gempa dalam surah al-Mulk berupa pertanyaan, "Mau ke mana kamu mencari tempat yang aman, jika kelak bumi ini Aku gocang segoncang-goncangnya, maka tidak ada satu pun yang tersisa di atasnya kecuali hancur berantakan?" (aamintum man fis samaai ay yakhsifa bikumul ardh fa idzaa hiya tamuur) (QS al-Mulk [67]: 16). Bukan hanya gempa, bencana itu bisa berupa angin kecang sehingga memorak-porandakan semua bangunan yang ada di atas bumi (am amintum man fis samaai ayyursila ‘alaikum haashibaa fa sata’lamuuna kaifa nadziir) (QS al-Mulk [67]: 17). Kata "kaifa nadziir" menunjukkan bahw...
Mengapa Harus Takut
Artikel

Mengapa Harus Takut

Mengapa Harus Takut amirfath.com, Artikel (216), Feb 2023 Dalam surah al-Hijr ada kisah tentang iblis yang bertekad akan melakukan tipu daya untuk menyesatkan hamba-hamba Allah SWT. Tekad ini dimulai dengan kesombongan iblis sehingga melawan perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Nabi Adam. Iblis beralasan bahwa ia tidak akan bersujud kepada makhluk yang diciptakan dari tanah (lam akun lias juda libasyarin khalaqtahuu min shalshaalin min hamain masnuun). Ini dinyatakan oleh iblis karena ia diciptakan dari api. Dalam persepsinya, api lebih mulia daripada tanah. Atas tindakannya ini, Allah SWT murka dan mengusirnya dari surga (qaala fakhruju minhaa fa innaka rajiim). Lalu Allah SWT melaknatnya sampai hari kiamat (wa inna ‘alaikalla'natu ilaa yaumiddiin). Dari sini iblis mu...