Shalat dan Kebahagiaan Hakiki
Shalat dan Kebahagiaan Hakiki
amirfath.com, Artikel (205), Jan 2023
Dalam surah al-Maarij [70] ayat: 19-35, Allah SWT menggambarkan tentang sifat manusia yang tidak stabil. Di satu sisi mudah berkeluh kesah dalam kondisi sulit (idzaa massahusy syarru jazuu’aa), di sisi lain ia mudah bersikap bakhil dalam kondisi lapang (wa idzaa massahul khairu manuu’aa).
Kata jazuu’aa (berkeluh kesah) atau manuu’aa (bakhil) keduanya berbentuk superlatif yang menunjukkan makna berlebihan. Artinya, dalam dua kondisi tersebut manusia secara umum mudah berlebihan bersedih atau kikir.
Untuk keluar dari kondisi tersebut, Allah SWT memberikan solusi, yaitu dengan menegakkan shalat (illal mushalliin, alladziina hum ‘alaa shalaatihim daaimuun). Kata daaimuun&nb...
