Monday, September 1

Tag: bulan

Artikel

Musibah dan Muhasabah Diri

Musibah dan Muhasabah Diri amirfath.com, Artikel (86), Desember 2021 Istilah musibah dari kata ashaaba-yushiibu, artinya yang menimpa, bisa berupa penyakit dalam tubuh manusia ataupun bencana alam.Allah SWT berfirman: Maa ashaaba min mushiibatin fil ardhi wa laa fii anfusikum illaa fii kitaabin min qabli an nabra'aha (Tidak ada bencana apapun yang menimpa di bumi dan tidak pula menimpa dirimu kecuali telah tertulis dalam Kitab sebelum Kami mewujudkannya). (QS al- Hadid: 22). Artinya, musibah itu tidak terjadi kecuali sesuai dengan ketetapan-Nya di al- lauhul mahfuzh. Namun, dalam memaknai musibah tersebut tergantung kondisi keimanan manusia yang ditimpanya. Bila yang tertimpa adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan selalu dalam kemaksiatan, maka musibah tersebut merup...
Artikel

Tabiat Ilmu Itu Dalam

Tabiat Ilmu Itu Dalam amirfath.com, Artikel (85), Desember 2021 Ibarat menggali sumur, makin dalam makin yakin akan mendapatkan air yang bening. Demikian juga ilmu, makin dalam akan makin menenangkan hati.Seorang dokter yang ilmunya mumpuni akan menjadi rujukan tepercaya.Sebaliknya orang yang ilmunya setengah-setengah akan membuat resah dan membingungkan. Berbagai penelitian dilakukan untuk melahirkan para sarjana yang ilmunya mendalam agar kehidupan makin maju.Kemajuan teknologi dalam berbagai bidang sebagaimana yang kita rasakan akhir-akhir ini adalah buah dari kedalaman ilmu pengetahuan. Apa yang kita gambarkan di atas adalah ilmu yang hanya berurusan dengan benda-benda konkret. Apalagi, ilmu yang berurusan dengan agama yang abstrak, tentu lebih membutuhkan kajian yang sangat ...
Artikel

Membangun Semangat Berbagi

Membangun Semangat Berbagi amirfath.com, Artikel (83), Desember 2021 Kehidupan dunia memang berjalan dengan sistem sinergi.Tidak ada seorang pun yang mutlak sempurna. Semua pasti saling membutuhkan satu sama lain. Apa pun usaha dan jabatan Anda, pasti membutuhkan orang lain. Tanpa sinergi, roda kehidupan akan lumpuh. Karena itu, janganlah seseorang merasa hebat karena jabatan, kedudukan, atau kekayaan yang dicapainya. Lebih dari itu, kondisi keterbatasan pada diri setiap orang juga tidak bisa dihindari.Boleh jadi dari segi harta Anda serbacukup, tetapi tidak mustahil tiba-tiba Anda sakit yang mengharuskan Anda lari ke dokter. Di situ Anda sadar bahwa kekayaan atau jabatan yang Anda capai tidak menjamin kesempurnaan yang maksimal.Anda masih membutuhkan orang lain untuk menyelesaikan ...
Artikel

Rezeki Bukan untuk Foya-Foya

Rezeki Bukan untuk Foya-Foya amirfath.com, Artikel (82), Desember 2021 Sistem kehidupan yang Allah tegakkan di muka bumi berdasarkan sunatullah.Tandanya bahwa di antara manusia ada yang kaya dan ada pula yang miskin. Jika Anda kaya, itu bukan artinya bahwa Anda sukses, melainkan Anda sedang mendapatkan titipan kelebihan rezeki dari Allah untuk menanggung yang miskin. Itulah rahasia disyariatkannya zakat, sedekah, infak, dan sebagainya. Bahwa ketika Anda berbagi jangan merasa Anda berjasa, melainkan Anda sedang menjalankan kewajiban atas amanah yang Allah titipkan. Karena itu, tidak ada dalam Alquran perintah mengemis, melainkan perintah memberi.Justru kepedulian Anda terhadap orang lain, akan membantu diri Anda sendiri. Karena itu Rasulullah SAW bersabda: Khairun naasi anfa'uhum lin...
Artikel

Hidup untuk Ibadah

Hidup untuk Ibadah amirfath.com, Artikel (81), Desember 2021 Istilah ibadah satu akar kata dengan abada ya'buduartinya tunduk dan patuh. Seorang hamba sahaya yang tunduk kepada tuannya disebut abdunbagi laki-laki, dan amatunbagi perempuan. Hamba sahaya yang mempunyai dua tuan pas ti akan bingung ketika suatu saat kedua tuannya memerintahkannya untuk pekerjaan yang ber beda di saat yang sama. Seperti inilah bingung nya orang yang menyembah banyak tuhan. Allah menyebutkannya dengan istilah syurakaa mutasyaakisyuun(QS az-Zumar: 29). Karena itu, kita diperintahkan agar bertauhid. Sebab, dengan bertauhid hidup kita akan tenteram.Allah SWT berfirman: Wamaa khalqtul jinna wal insa illaa liya'buduuni(Tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku). (QS az-Zari...
Artikel

Jangan Sombong

Jangan Sombong amirfath.com, Artikel (80), November 2021 Dosa pertama yang diperbuat makhluk adalah dosa kesombongan. Aktornya iblis yang menolak perintah Allah SWT untuk melakukan sujud penghormatan kepada Nabi Adam AS. Alasannya karena iblis diciptakan dari api, sementara Nabi Adam diciptakan dari tanah. Di mata iblis, zat api lebih mulia daripada zat tanah. Iblis berkata, Ana khairun minhu khalaqtanii min naarin wa khlaqtahuu min thiin. (QS Sad: 76). Allah SWT berfirman tentang kesombongan iblis tersebut, Abaa wastakbara wa kaana minal kaafiriin(ia enggan dan sombong karenanya ia menjadi kafir). (QS al Baqarah: 34). Kesombongan adalah dosa yang paling Allah benci. Dalam hadis Qudsi Allah SWT berfirman, Alkibriyaau ridaaii, wal izzu izaari, faman naza'ani waahidan minhuma qazaf...
Artikel

Islam dan Toleransi

Islam dan Toleransi amirfath.com, Artikel (79), November 2021 Islam adalah agama yang sangat toleran. Sejak pertama kali Rasulullah SAW diutus di Kota Makkah, orang-orang kafir Makkah pernah menawarkan sikap saling tukar-menukar dalam menyembah Tuhan. Mereka berpandangan, siapa tahu dari masing- masing Tuhan ada kebaikan yang bisa didapatkan. Cara ini bagi masyarakat Makkah dianggap toleran. Namun, bagi Allah tidak demikian cara bertoleransi. Allah tu runkan surah al-Kafirun yang menegaskan bahwa ada perbedaan yang tidak bisa dikompromikan. Pertama, perbedaan dalam konsep ketuhanan dan kedua perbe daan dalam konsep ibadah. Laa a'budu maa ta'buddun wa laa antum aabiduuna maa a'bud. (QS al-Kafurun: 2-3). Di sini Allah ingin mengajarkan bahwa toleransi bukan mengubah prinsip yang sudah...
Artikel

Mengapa Rasulullah SAW Berdakwah?

Mengapa Rasulullah SAW Berdakwah? amirfath.com, Artikel (78), November 2021 Ketika Rasulullah SAW diangkat menjadi nabi pada usia 40 tahun, tidak lama setelah itu diperintahkan agar mengajak keluarga dan kerabatnya beriman kepada risalah yang dibawanya. Allah SWT berfirman: Wa andzir `asyiratakal aqrabiin.''(QS asy-Syura: 214). Bunda Khadijah RA termasuk yang pertama kali memeluk Islam.Tidak satu pun riwayat yang mengatakan bahwa Bunda Khadijah pada zaman ja hi liyah memeluk agama Nasrani. Adapun hubungannya dengan Waraqah bin Naufal sebatas tempat bertanya karena Waraqah memang dikenal sebagai seorang Nasrani yang membaca Kitab Taurat dan Injil.Sungguh salah, orang yang mengatakan bahwa Bunda Khadijah adalah seorang Nasrani. Setelah itu yang masuk Islam adalah Ali bin Abi Thalib...
Artikel

Jangan Coba-Coba Menipu Allah

Jangan Coba-Coba Menipu Allah amirfath.com, Artikel (77), November 2021 Sebuah kejahatan boleh jadi menimpa sebagian orang dengan bermacam-macam tuduhan. Lalu kejahatan tersebut dihilangkan jejaknya dengan berbagai alasan untuk menyelamatkan pelakunya. Bisa dipastikan karena pelakunya adalah orang penting atau mampu menyogok atau mempunyai secuil kekuasaan yang bisa memengaruhi pengadilan. Seperti inilah proses pengadilan di dunia yang sering terjadi. Banyak hukum hanya berpihak kepada yang kuat, sementara yang lemah selalu dalam posisi bersalah sekalipun benar. Allah SWT, pemilik mutlak alam semesta, diabaikan. Seakan jabatan yang mereka dapatkan adalah segalanya.Lalu dengan jabatan itu seakan mereka boleh berbuat apa saja. Maka, terjadilah kezaliman dengan berbagai cara. Harta har...
Artikel

Kemuliaan Akal

Kemuliaan Akal amirfath.com, Artikel (76), November 2021 Akal diciptakan untuk menjaga manusia, bukan untuk merusaknya.Kemuliaan manusia terletak pada sejauh mana ia mampu menggunakan akalnya. Seorang dengan akalnya tidak akan mencuri atau korupsi karena ia tahu itu pasti merusak kehidupan. Allah SWT memberikan kedudukan kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi inni jaailun fil ardhi khalifah (QS al-Baqarah: 30), itu karena akalnya. Dengan akal manusia bisa mendapatkan ilmu wa'allama aadamal assama'akullaha. Lalu dengan ilmu manusia bisa membedakan ini halal dan itu haram berdasarkan wahyu. Jadi, tugas akal adalah untuk memahami ajaran wahyu, bukan untuk menandinginya, apalagi membuat penafisran yang menyimpang dari maksud yang sebenarnya. Misalnya, menjelaskan istilah shalat ha...