Menikmati Takdir Kematian
Menikmati Takdir Kematian
amirfath.com, Artikel (144), Mei 2022
Allah SWT menegaskan, kematian sudah ditetapkan dan pasti datang: Faidzaa jaaa ajaluhum laa yasta'khiruuna saa'atan walaa yastaqdimuun (QS al-Araf: 34). Maksudnya, sedikit pun kematian tidak bisa ditunda atau dipercepat. Bukan karena seseorang masih kaya raya atau masih berkuasa lalu ajalnya diperpanjang. Tidak demikian, panjang tidaknya kehidupan tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau kuatnya jabatan:Kullu nafsin dzaiqatul maut (QS al-Anbiya: 35), semua makhluk pasti akan mati. Hanya Allah yang kekal: Kullu syaiin haalikun illaa wajhahu (QS al- Qashash: 88).
Artinya, kita tidak perlu takut mati sebab itu memang pasti akan menjemput kita dengan cara Allah. Sebaliknya, kita tidak perlu berlebihan dalam bersedih s...




