Thursday, October 23

Author: Dr. Amir Faishol Fath

Menikmati Takdir Kematian
Artikel

Menikmati Takdir Kematian

Menikmati Takdir Kematian amirfath.com, Artikel (144), Mei 2022 Allah SWT menegaskan, kematian sudah ditetapkan dan pasti datang: Faidzaa jaaa ajaluhum laa yasta'khiruuna saa'atan walaa yastaqdimuun (QS al-Araf: 34). Maksudnya, sedikit pun kematian tidak bisa ditunda atau dipercepat. Bukan karena seseorang masih kaya raya atau masih berkuasa lalu ajalnya diperpanjang. Tidak demikian, panjang tidaknya kehidupan tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau kuatnya jabatan:Kullu nafsin dzaiqatul maut (QS al-Anbiya: 35), semua makhluk pasti akan mati. Hanya Allah yang kekal: Kullu syaiin haalikun illaa wajhahu (QS al- Qashash: 88). Artinya, kita tidak perlu takut mati sebab itu memang pasti akan menjemput kita dengan cara Allah. Sebaliknya, kita tidak perlu berlebihan dalam bersedih s...
Ancaman Bagi Anak Durhaka
Artikel

Ancaman Bagi Anak Durhaka

Ancaman Bagi Anak Durhaka amirfath.com, Artikel (143), Mei 2022 Seburuk apa pun orang tua Anda, janganlah sekali-kali berbuat durhaka terhadap mereka.Bahkan, sekalipun mereka tidak satu agama dengan Anda, Allah SWT masih memerintahkan agar Anda sebagai anak harus tetap memperlakukannya dengan baik dan penuh hormat: wa shaahib humaa fid dunyaa ma'ruufaa(QS Luqman: 15). Kata shaahib adalah bentuk perintah dari kata shaahaba-yushaahibu artinya menemaninya dengan kasih sayang dan lemah lembut. Ditambah dengan kata ma'ruufaa satu akar kata dengan arafa-ya'rifuartinya mengenal dan memahami kondisi orang tuanya dengan benar sehingga tidak mudah mengeluh dan berlaku kasar karena kekurangannya. Tidak ada perbedaan pendapat antarulama bahwa durhaka kepada kedua orang tua adalah dosa bes...
Berbakti kepada Orang Tua
Artikel

Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada Orang Tua amirfath.com, Artikel (142), Mei 2022 Selain tauhid, syariat yang pertama-tama diturunkan oleh Allah kepada semua utusan-Nya di sepanjang sejarah kerasulan adalah berbakti kepada kedua orang tua. Dalam Alquran surah al-An'am ayat 151, perjanjian itu diingatkan lagi kepada umat Nabi Muhammad SAW. Dengan Bani Israil, Allah Ta'ala juga telah membuat perjanjian agar mereka bertauhid dan berbuat bakti kepada kedua orang tua. Hal itu dijelaskan dalam surah al-Baqarah ayat 83. Dalam surah al-Isra' ayat 23, Allah menggandeng hakikat bertauhid dengan perkara berbakti kepada kedua orang tua. Wa qadaa Rabbuka allaa ta'buduuu illaaa iyyaahu wa bilwaalidayni ihsaanaa. Artinya, Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbua...
Terima Kasih Wahai Musuh
Artikel

Terima Kasih Wahai Musuh

Terima Kasih Wahai Musuh amirfath.com, Artikel (141), Mei 2022 Dalam surah Yasin: 60, Allah menegaskan bahwa manusia akan selalu berhadapan dengan setan sebagai musuh: Alam a'had ilikum yaa banii aadama allaa ta'budusy syathaan, innahuu lakum `aduwwun mubiin. Kata aduw mubiin artinya musuh yang nyata.Maksudnya bahwa setan akan selalu menjadi musuh bagi manusia. Namun, sayangnya masih banyak manusia yang tidak menyadari sehingga terperangkap dalam tipu daya setan. Pesan Allah di atas sejatinya memberikan aba-aba bahwa tidak ada musuh yang baik. Namun, jika kita berhasil menyikapinya dengan aura kemenangan, justru itu adalah jalan sukses dan produktif. Dr Salman Audah menulis buku berjudul Syukran Ayyuhal A'daa(Terima Kasih Wahai Musuh)bahwa hidup pasti akan berhadapan dengan m...
Memuliakan Keluarga Allah
Artikel

Memuliakan Keluarga Allah

Memuliakan Keluarga Allah amirfath.com, Artikel (140), Mei 2022 Semua orang mengejar kemuliaan. Ada yang mengejarnya melalui jalan harta. Sebagian melalui jabatan. Sebagian lagi melalui jalan ilmu. Ada juga yang melalui kekuasaan. Allah menegaskan bahwa jalan kemuliaan adalah ketakwaan. Semakin seorang hamba bertakwa semakin tinggi derajatnya: Inna akramakun indallahi atqaakum (QS al-Hujurat:13). Mengapa takwa? Sebab, dengan takwa, seorang hamba jauh dari setan yang dilaknat oleh Allah: Audzu billahi minasy syaitahanir rajiim. Pada saat yang sama, ia benar- benar dekat kepada Allah yang Mahamulia:Tabaarakalladzii biyadihil mulk (Mahatinggi Allah di tangan-Nya segala kerajaan) (QS al-Mulk:1). Allah telah menyebut diri-Nya Mahatinggi: Sabbihismarabbikal a'laa (sucikanlah Allah ...
Penyakit Manusia Paling Buruk
Artikel

Penyakit Manusia Paling Buruk

Penyakit Manusia Paling Buruk amirfath.com, Artikel (139), Mei 2022 Alquran telah merekam penyakit kaum Nabi Luth yang kini disebut LGBT dengan berbagai istilah keburukan, baik bagi perbuatannya maupun pelakunya. Dalam surah al- A'raf: 80, Allah menggambarkan bahwa Nabi Luth sangat heran melihat perilaku mereka yang menikah dengan sesama jenis, padahal manusia sebelumnya menikah dengan lawan jenis.Ata'tuunal faahisyata maa sabaqakum min ahadin minal `alaaminn. Artinya, bagi Nabi Luth, itu adalah penyakit yang menyimpang, dengan kata lain itu adalah di luar fitrah manusia. Nabi Luth menyebut itu sebagai fahisyah (keji dan menjijikkan).Ketika Allah menjelaskan tentang zina, juga menganggap itu fahisyahdari sisi di luar jalur pernikahan:Innahuu kaana faahisyataw wa saa'sabiila (QS ...
Al Baqarah : 31 – 33
Tafsir Al Baqarah

Al Baqarah : 31 – 33

Al Baqarah : 31 - 33 Urgensi Ilmu Dr. Amir Faishol Fath وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْماءَ كُلَّها ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلائِكَةِ فَقالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْماءِ هؤُلاءِ إِنْ كُنْتُمْ صادِقِينَ (31) قالُوا سُبْحانَكَ لا عِلْمَ لَنا إِلاَّ ما عَلَّمْتَنا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ (32) قالَ يا آدَمُ أَنْبِئْهُمْ بِأَسْمائِهِمْ فَلَمَّا أَنْبَأَهُمْ بِأَسْمائِهِمْ قالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّماواتِ وَالْأَرْضِ وَأَعْلَمُ ما تُبْدُونَ وَما كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ (33) Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui sela...
Al Baqarah : 47 – 53
Tafsir Al Baqarah

Al Baqarah : 47 – 53

Al Baqarah : 47 - 53 Teguran dan Ancaman Kepada Kaum Yahudi Dr. Amir Faishol Fath يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ . وَاتَّقُوا يَوْمًا لَّا تَجْزِي نَفْسٌ عَن نَّفْسٍ شَيْئًا وَلَا يُقْبَلُ مِنْهَا شَفَاعَةٌ وَلَا يُؤْخَذُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ . وَإِذْ نَجَّيْنَاكُم مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ ۚ وَفِي ذَٰلِكُم بَلَاءٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ . وَإِذْ فَرَقْنَا بِكُمُ الْبَحْرَ فَأَنجَيْنَاكُمْ وَأَغْرَقْنَا آلَ فِرْعَوْنَ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ . وَإِذْ وَاعَدْنَا مُوسَىٰ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِن بَعْدِهِ وَأَنتُمْ ظَالِمُونَ . ثُمَّ عَفَوْنَا عَنكُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِك...
Al Baqarah : 28
Tafsir Al Baqarah

Al Baqarah : 28

Al Baqarah : 28 Teguran Bagi Orang Kafir Dr. Amir Faishol Fath كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (28) Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? Rahasia Urutan Ayat Pada ayat sebelumnya Allah swt. menjelaskan tentang orang-orang yang rugi (khasiruun). Mereka adalah orang-orang yang tidak mau patuh kepada Allah. Mereka mengira dunia ini kekal selamanya. Karenanya mereka bekerja keras untuk urusan dunianya. Mereka gigih dan siap membayar mahal untuk mepersiapkan kehidupan dunia mereka. Sementara kehidupan akhirat mereka abaikan. Perhatika...
Al Baqarah : 87 – 88
Tafsir Al Baqarah

Al Baqarah : 87 – 88

Al Baqarah : 87 - 88 Sikap Kaum Yahudi Terhadap Risalah dan Para Rasul Dr. Amir Faishol Fath وَلَقَدْ آتَيْنا مُوسَى الْكِتابَ وَقَفَّيْنا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ وَآتَيْنا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّناتِ وَأَيَّدْناهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّما جاءَكُمْ رَسُولٌ بِما لا تَهْوى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقاً كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقاً تَقْتُلُونَ (87) وَقالُوا قُلُوبُنا غُلْفٌ بَلْ لَعَنَهُمُ اللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيلاً ما يُؤْمِنُونَ (88) Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membaw...