Sunday, August 10

Month: December 2020

Cerpen

Feminisme

Feminisme amirfath.com, Cerpen (05), Des 2020 - “Islam betul-betul merendahkan derajat kaum wanita” kata seorang kawan istri saya tiba-tiba di depan kawan-kawannya, “saya memang tetap mengakui sebagai muslimah. Tetapi dalam beberapa hal saya tidak mau mengikuti ketentuan-ketentuan Islam. Masak laki-laki di tentukan mempunyai derajat lebih tinggi dari wanita. Padahal saya sendiri dalam banyak kemungkinan mempunyai kelebihan dari pada laki-laki. Tidak hanya saya, di sana banyak wanita-wanita yang mampu memimpin negara. Katakanlah seperti Benazir Bhutto, Qary Aquino dan lain sebagainya. Belum lagi dalam masalah ketentuan harta warisan. Islam ternyata bertindak tidak adil dalam hal ini. Masak kaum wanita mendapatkan bagian lebih sedikit dari pada laki-laki. Ini kan jelas tidak sesuai lagi ...
Cerpen

Catatan 2

Catatan 2 amirfath.com, Cerpen (04), Des 2020 - Sekembalinya dari Makkah, saya melihat suasana rumah seperti biasa-biasa saja. Saya melihat istri saya, seperti tak terjadi apa-apa. Jadinya saya tak terlalu menaganggap ada persoalan serius salaam saya berada di tanah suci itu. Jadinya pula saya bertemu dengan istri saya dalam keadaan yang penuh kebahagiaan. Mesra, semesra pengantin di malam pertama.             Begitulah suasana kebahagiaan ini saya nikmati, sampai satu bulan berlalu tanpa saya rasakan.             Namun suatu hari, ketika istri saya berangkat kuliah, saya menemukan buku diarinya, tergeletak begitu saja di atas tempat tidur. Iseng-iseng saya membuka buku d...
Cerpen

Catatan 1

Catatan 1 amirfath.com, Cerpen (03), Des 2020 - Sebelum berangkat kuliah, istri saya meninggalkan sebuah catatan. Kali ini ia menulisnya dengan Bahasa Inggris. Isinya mengenai kecapean yang ia rasakan dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sehari-hari. Dari sejak ia berangkat kuliah sampai ia balik ke rumah. Belum lagi masalah yang berkaitan dengan urusan. Urusan masak, urusan nyuci pakaian dan lain sebagainya.             Memang saya sering mendengar dari celetukan yang ia sampaikann saat kami lagi santai. Bahwa ia ingin seorang pembantu, terutama untuk menyuci pakaian dan membersihkan kamar mandi. Hanya saja, saya tidak menanggapi dengan serius. Karena dalam pikiran saya masalah mencuci pakaian dan lain sebagainya, itu bisa ...
Cerpen

Buku

Buku amirfath.com, Cerpen (02), Des 2020 - Istri saya minta buku. Setiap kali saya datang dari luar, ia selalu menanyakan buku yang ia minta. Buku itu tentang hal-hal yang berkenaan dengan kehamilan, tentang bagaimana menjaga kesehatan dan lain sebagainya yang erat hubungannya dengan masalah wanita. Saya sendiri kurang banyak tahu mengenai buku tersebut. Jalan keluarnya saya harus selalu nongkrong di pusat-pusat “ Old Book “. Karena di sana menurut sya tempat segala macam buku tua dijual.             Sya pertama kali tidak habis piker. Mengapa istri saya akhir-akhir ini menyukai buku-buku semacam itu. Di otak saya sudah bermunculan berbagai macam pikiran. Mungkin istri saya ingin jadi “ Gynecologist “. Atau boleh jadi ia mendapa...
Pembentukan Karakter Religius Perspektif Surat Al-Kafirun
Jurnal

Pembentukan Karakter Religius Perspektif Surat Al-Kafirun

Pembentukan Karakter Religius Perspektif Surat Al-Kafirun amirfath.com, Jurnal (01), Nov 2020 Abstrak This study aims to formulate tauhidic education by focusing on surat al-Kafirun in the interpretation of "Fi Zhilal al-Qur’an" by Sayyid Quthb. This research is library research with a thematic interpretation approach. In this study, the method that will be used is the "per-surah thematic interpretation" approach. It is said that the thematic approach is per-surah because specifically, this study will examine the surah of al-Kafirun in-depth with a focal point on monotheistic education. Specifically, the study refers to the interpretation of "Fi Zhilal al-Qur’an" by Sayyid Quthb. This study yielded two findings. First, the main essence of surat al-Kafirun is to instill tauhid in ...
Puisi

Bantu Aku

Bantu Aku amirfath.com, Puisi (04), Nov 2020 Aku pejuang kemanusiaanAku juga dokterDari ruang ICUAku berteriakBantu akuBantu dengan jaga jarakHindari keramaianDiam di rumah sajaVirus corona tidak kompromiRumah sakit tumpahSatu persatu meninggal duniaTak terbendungSemua alat tak berdayaSemua ilmu bekuSemua kekuatan lumpuhSemua upaya buntu Di sini kita tahuTidak boleh sombongTidak boleh sok hebatTidak boleh sok berkuasaCorona menyerang siapa sajaBanyak pejabat berjatuhanDunia mencekamKeadaan menakutkanSemua dalam teka-tekiTidak ada yang tahu pasti Bantu akuBukan aku takut matiSemua pasti matiBantu aku dengan negaraTegakkan aturan yang jelasJangan gamangHindari kepentinganAyo kita satu visiSelamatkan kemanusiaan Bantu akuDengan doaAku sedang di garis depanAntara mati dan hidup...
Puisi

Tak Menyangka

Tak Menyangka amirfath.com, Puisi (03), Nov 2020 Tak menyangkaKabah akan kosongMasjid sepiJalanan sunyiPasar berhentiNegara ketakutanOrang-orang gaduhRasa cemas mencekam Semua berkataAda virus coronaDi sini berteriak jangan takutKita punya imanPasrahkan kepada AllahKatakan aku bertawakkalDi tempat lain berteriakKita harus ikhtiarDiamlah di rumahJangan bantu corona menyebar Semua pakai dalilBukan karena membangkangBukan karena menolak fatwaBukan karena apa-apaTetapi karena rindu masjidRindu KabahRindu bersama AllahRindu wajah-wajah bercahayaRindu kebersamaanRindu persaudaraan KetahuilahDiam di rumah juga sunnahMenjaga jiwa adalah wajibDi rumah ada hati suciYang sudah lama menungguSelama ini terabaikanDitelan kesibukanDi rumah ada keluargaSudah lama tidak kebagian waktuAlasan...
Puisi

Jangan Pura-Pura

Jangan Pura-Pura amirfath.com, Puisi (02), Nov 2020 Jangan pura-pura berjasaPadahal engkau bejatJangan pura-pura bersihPadahal engkau kotorJangan pura-pura jagoanPadahal engkau penjahatJangan pura-pura baikPadahal engkau penipu Sudah nampakSejelas matahariSejelas langitSejelas hari-hariSejelas pohonanSejelas batu-batuSejelas airSejelas ladangSejelas diri sendiri Tidak perlu engkau jelaskanSemua sudah jelasUcapanmu gamangMukamu topengDiammu bingungLangkahmu basa-basiSenyummu sepiPandangamu bisuLangkahmu lumpuhGayamu benci Cara apalagiYang akan kau tunjukkanUntuk meyakinkanTidak adaSemua sudah basiYang ada hanyaSakit hatiBosanMenyebalkan. Kalibat 23 Maret 2020
Puisi

Sudah Tahu

Sudah Tahu amirfath.com, Puisi (01), Nov 2020 Sudah tahu korupsi itu bejatMengapa masih banyak koruptorSudah tahu zina itu maksiatMengapa masih banyak pezinaSudah tahu zalim itu keparatMengapa masih banyak yang zalimSudah tahu dosa itu kualatMengapa masih banyak pendosaSudah tahu setan itu laknatMengapa masih banyak setan Sampai kapan ?Sampai kiamat ?Sampat semua menderita ?Sampai segalanya berantakan ?Sampai hidup ini kocar-kacir ? Apa sih maumuWahai manusiaBukankah engkau punya akalMana akalmuMengapa berlagak binatangMana pikiranmuMengapa tidak tahu diriMana kesadaranmuMengapa berbohongMana malumuMengapa menipuMana mukamuMengapa sibuk pencitraan Semua sudah nampakTidak perlu bersembunyiSilahkan kau pasang topengSemua ketahuanSilahkan kau buat tutupSemua kelihatanSilahkan...