Tuesday, July 29

Day: December 29, 2020

AT TAKWIIR (Menggulung)
Tadabur Surah

AT TAKWIIR (Menggulung)

AT TAKWIIR (Menggulung) amirfath.com, Tadabur Surah At takwiir (81), Des 2020 - At Takwiir diambil dari kata kawwara artinya menggulung. Surat ini diberi nama at takwiir karena dipermulaannnya ada bacaan ayat kuwwirat, yang menggambarkan bahwa matahari kelak - saat Kiamat tiba - akan digulung, dilipat dan dipadamkan cahayanya. Bila melihat rahasia susunan surat dengan bertanya mengapa surat at takwiir diletakkan setelah surat abasa? Jawabannya adalah bahwa dalam surat abasa Allah SWT menggambarkan pada penutupnya kondisi kejiwaan manusia ketika hari Kiamat tiba. Mereka benar-benar dalam ketakutan yang luar biasa. Sampai-sampai orang-orang yang paling dekatpun tidak akan sempat saling membantu: baik itu sudara, bahkan orang tua, bahkan anak istri. Semua sibuk memikirkan dirinya sendi...
AL INFITHAR (Terbelah)
Tadabur Surah

AL INFITHAR (Terbelah)

AL INFITHAR (Terbelah) amirfath.com, Tadabur Surah AL INFITHAR (82), Des 2020 - Al infithar berasal dari kata infathara artinya terbelah, dijadikan nama surat ini karena pada ayat pertama terdapat kata infatharat, yang menceritakan bahwa pada hari kiamat kelak langit yang kokoh sebagai atap akan terbelah. Sama halnya dengan surat-surat sebelumnya, surat al Infithar menggambarkan tentang kejadian-kejadian hari kiamat. Secara ringkas kandungan surat ini sebagai berikut: Sebagian Tanda-tanda Hari Kiamat (1-8) Diantara tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah bergantinya aturan alam dengan terpecah belahnya langit, bintang-bintang jatuh berserakan, laut-laut meluap menjadi satu dan kuburan-kuburan terbongkar mengeluarkan mayat-mayat yang berada didalamnya. Jika semua ini telah terjad...
Tadabur Surah

Al Muthaffifin (Orang-orang Yang Curang Dalam Timbangan)

Al Muthaffifin (Orang-orang Yang Curang Dalam Timbangan) amirfath.com, Tadabur Surah Al Muthaffifin (83), Des 2020 - Pada ayat pertama terdapat kalimat al muthaffifin yang berasal dari kata thaffafa artinya mengurangi atau menambah sedikit. Menurut Ibnu Kastir kalimat ath thathfif artinya pengambilan sedikit dari timbangan atau penambahan. Maksud dari semua itu adalah kecurangan dalam timbangan. Jadi al muthaffifiin para pelaku kecurangan tersebut. Karena itulah surat ini diberi nama Al Muthaffifin. Rahasia dipilihnya kalimat ini padahal arti sebenarnya sedikit adalah karena yang diambil mereka sebenarnya sedikit sekali, tetapi dosanya besar. Isi pokok surat ini adalah ancaman bagi mereka yang suka menipu dan mengambil hak orang lain, serta ancaman bagi orang-orang kafir yang suka m...
Tadabur Surah

Al Insyiqaq (Terbelah)

Al Insyiqaq (Terbelah) amirfath.com, Tadabur Surah Al Insyiqaq (84), Des 2020 - Surat al Insyiqaq ini tidak berbeda dengan tiga surat makkiyah sebelumnya (al Muthaffifin, al Infithar dan at Takwir) membahas tentang sifat-sifat hari kiamat, disebutkan sesuai dengan susunan yang terjadi;     At Takwir menjelaskan permulaan hari kiamat, dan seluruh kejadian yang disebutkan dalam al Infithar adalah penjelasan lebih detil lagi mengenai  hari tersebut, adapun al Muthaffifin menyebutkan dua golongan manusia dengan istilah khusus setelah hari Kiamat terjadi: golongan orang-orang durhaka (al fujjar) dan orang-orang baik (al abrar). Sedangkan surat al Insyiqaq ini, memadukan antara yang terjadi pada permulaan hari kiamat yang menakutkan dengan kejadian setelah itu seperti perhitungan (hisab) yan...
Al Buruuj (Gugusan Bintang)
Tadabur Surah

Al Buruuj (Gugusan Bintang)

Al Buruuj (Gugusan Bintang) amirfath.com, Tadabur Surah Al Buruuj (85), Des 2020 - Pada ayat pertama Allah bersumpah dengan langit yang mempunyai gugusan bintang (al buruj), oleh karena itu surat ini diberi nama al buruj. Menurut para ulama, al buruj adalah tempat-tempat planet. Allah bersumpah dengannya karena keagungannya yang membuat perputaran hari, bulan dan tahun di bumi, sehingga manusia hidup tanpa merasa bosan: perhatikan munculnya berbagai musim silih berganti: panas, dingin, semi dan rontok, adalah tanda dari perputaran tersebut. Dalam surat Makkiyah ini, Allah menggambarkan pengorbanan sekelompok manusia dalam menegakkan kebenaran di mana mereka siap dibakar dalam jurang (ukhdud) demi iman yang mereka miliki. Sejatinya, surat ini diturunkan untuk menghibur Rasulullah SAW...
Tadabur Surah

At Thariq (Yang datang di malam hari)

At Thariq (Yang datang di malam hari) amirfath.com, Tadabur Surah At Thariq (86), Des 2020 - At Thariq artinya bintang yang cahayanya menembus, disebut Thariq karena ia datang dan nampak pada malam hari. Allah bersumpah diawal surat dengan kalimat At Thariq, itulah yang menyebabkan surat ini diberi nama At Thariq. Kaitannya dengan surat-surat sebelumnya, pertama tampak dari kesamaan sumpah Allah dengan langit. Kedua dari kesamaan pembahasan tentang hari kebangkitan dan tentang posisi al Qur'an dalam menentang orang-orang musyrik yang mendustakan al Qur'an dan hari kiamat. Adapun pokok-pokok kandungan surat ini sama halnya seperti surat-surat makiyyah lainnya; (a) keimanan terhadap hari kebangkitan, hari perhitungan dan pembalasan. (b) penetapan bahwa Allah kuasa menciptakan manus...
Tadabur Surah

Al A’laa (Yang Paling Tinggi)

Al A'laa (Yang Paling Tinggi) amirfath.com, Tadabur Surah Al A'laa (87), Des 2020 - Maha suci Allah SWT,  Dzat yang bersih dari segala kekurangan dan yang mempunyai segala sifat-sifat yang mulia, karena Dialah yang maha tinggi di atas seluruh ciptaanNya yang ada. Demikianlah Allah membuka surat ini dengan ayatnya yang berbunyi sabbihisma robbikal 'alaa " (bertasbihlah dengan nama Tuhanmu yang maha tinggi". Oleh sebab itu surat ini diberi nama al 'Alaa (Dzat yang maha Tinggi). Jika dalam surat sebelumnya (At Thariq) Allah menyebutkan penciptaan manusia khuliqo min main dafiq dan tentang awal penciptaan tumbuh-tumbuhan wassamai dzatirroj'i wal ardhi dzatisshod'i. Tapi surat ini berbicara lebih luas dan lebih dalam lagi tentang penciptaan manusia dan penciptaan makhluk-maklhluk lainnya...
Tadabur Surah

Al Ghasyiyah (Hari Pembalasan)

Al Ghasyiyah (Hari Pembalasan) amirfath.com, Tadabur Surah Al Ghasyiyah (88), Des 2020 - Kalimat al Ghasyiyah diambil dari kata ghasyiya yang berarti gelap tertutup. Al Ghasyiyah menjadi salah satu istilah nama Hari Pembalasan (baca: Kiamat) karena kerasnya goncangan dan dahsyatnya hari itu membuat manusia kegelapan, semua catatan amal perbuatan tertutup. Pada hari itu pembalasan dan perhitungan dimulai. Siapa yang selama di dunia sibuk mengumpulkan amal shaleh balasannya kebaikan (surga), sebaliknya siapa yang selama di dunia hanya sibuk mengumpulkan kemaksiatan, balasannyapun keburukan (neraka). Maka sangat tepat jika surat ini disebut dengan al Ghasyiyah, dan pada permulaanya dibuka dengan kata tersebut. Secara luas surat ini menyebutkan kondisi yang dialami orang-orang beriman d...
Tadabur Surah

Al Fajr (Fajar)

Al Fajr (Fajar) amirfath.com, Tadabur Surah Al Fajr (89), Des 2020 - Dinamai al fajr karena pada ayat pertama surat ini Allah bersumpah dengan fajar. Allah bersumpah dengannya bahwa orang-orang kafir tidak akan bisa mengelak dari azabNya sebagaimana yang terjadi pada umat terdahulu yang dibinasakanNya, seperti kaum 'Aad, Tsamud dan Fir'aun. Ada tiga hal yang berkaitan dengan surat sebelumnya (al Ghasyiyah); (a). Sumpah Allah diawal surat ini (1-14) merupakan dalil yang membenarkan ayat terakhir surat sebelumnya inna ilaina iyabahum, stumma inna 'alaina hisabahum. (b). Dalam surat sebelumnya Allah menyebutkan dua kelompok manusia: asyqiya yang mempunyai wajah terhina dan su'adaa yang mempunyai wajah berseri, demikian juga dalam surat ini disebutkan kelompok-kelompok thughat (durhaka)...
Tadabur Surah

Al Balad (Negeri)

Al Balad (Negeri) amirfath.com, Tadabur Surah Al Balad (90), Des 2020 - Yang dimaksud dengan al Balad (negeri) disini adalah kota Mekkah yang telah Allah sucikan dan didalamnya terdapat Ka'bah yang dijadikan Allah sebagai kiblat orang-orang Islam. Allah bersumpah diawal surat ini dengan negeri ini karena kemulyaannya, karenanya surat ini diberi nama al Balad. Adapun kaitan surat ini dengan surat sebelumnya (al Fajr); Pertama, pada surat sebelumnya Allah mencela orang-orang yang sangat mencintai harta, sampai ketingkat makan harta warisan yang bercampur aduk antara halal dan haram, bahkan tidak menganjurkan memberi makan orang-orang miskin. Tetapi dalam surat ini Allah menjelaskan penggunaan harta yang terpuji; memerdekakan hamba sahaya, memberi makan anak yatim dan orang miskin. Ked...