Monday, September 8

Author: Dr. Amir Faishol Fath

Puisi

Mengapa

Mengapa amirfath.com, Puisi (09), Des 2020 - Mengapa masih banyak manusia yang berani berbuat dosa? Bukankah dosa-dosa itu membahayakan dirinya? Mengapa masih banyak manusia yang lupa kemanusiaannya? Bukankah Allah menciptaklannya supaya menjadi manusia? Mengapa masih banyak manusia yang terpedaya dunia? Bukankah ia pasti meninggalkannya? Mengapa masih banyak manusia yang memilih jalan ke neraka? Bukankah surga lebih baik dan lebih bahagia? Mengapa masih banyak manusia yang tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk? Bukankah akal itu diciptakan untuk menunjukkan kepada kebaikan? Mengapa? Mengapa? Mengapa? 2008
Puisi

Benarkah

Benarkah amirfath.com, Puisi (08), Des 2020 - Benarkah alam ini diciptakan tanpa tujuan? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah air dipancarkan untuk kesia-siaan? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah manusia diciptakan untuk main-main? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah alam ini ada dengan sendirinya? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah Manusia hidup tidak perlu bimbingan Allah? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkan rasul-rasul Allah itu tidak perlu diikuti? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Mau kemana kau wahai manusia Bila tidak mau ikut Allah? 2008
Puisi

Tak Selamanya

Tak Selamanya amirfath.com, Puisi (07), Des 2020 - Tak selamanya langit berawan Tak selamanya cuaca berkabut Tal selamanya laut bergelombang Tak selamanya jalan berliku-liku Tak selamanya belahan berbatu-batu Aku yakin besok masih akan terbit lagi matahari Aku yakin di jauh sana masih akan memancar mata air Aku yakin Aku yakin Aku yakin 2008
Puisi

Ramadhan

Ramadhan amirfath.com, Puisi (06), Des 2020 - Hari-hari mengalir bagai sungai Manusia merangkai angin yang sirna Jauh di batas sunyi aku mendengar tangis Karena kepedihan dosa Masih adakah hati nurani di malam ini Ramadhan melambaikan dzikir Pada daun-daun yang basah karena airmata Aku bertahan pada dingin yang perih Karena musim tidak selamanya membawa hujan. 2008
Puisi

Munajat

Munajat amirfath.com, Puisi (05), Des 2020 - Aku terdiam dalam sunyi Aku menyatu dalam doa-doa Aku terpendam dalam hati Aku tenggelam dalam kekhusyukan sujud Aku terpaku dalam rindu ruhani Airmata bersaksi Keringat bertasbih Segala wujud bersimbah munajat Kini aku tahu bahwa hidup tidak boleh sia-sia. 2008
Opini

Mulia Bersama Dakwah

Mulia Bersama Dakwah amirfath.com, Opini (15), Des 2020 - كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ(آل عمران 110) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Ayat ini menegaskan hakikat umat Islam sebagai umat paling baik dan paling mulia. Kata kuntum khaira ummatin  menunjukkan makna bahwa hakikat umat ini memang disedasin oleh...
Opini

Living Qur’an

Living Qur’an amirfath.com, Opini (14), Des 2020 - Filosofi Hidup “ Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (At Tahrim:6) Peta Hidup (Living Surah Al Fatiha) Visi (bismillahirrahmaabirrahiim)Tahu diri: pandai berterima kasih (alhamdulillahi rabbil aalamiin)Wawasan luas: selalu berpikir positif (arrahmaanur rahiim)Tujuan akhir (maaliki yawmiddin)Tugas utama: ikut apa kata Allah (iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin)Pedoman (ihdinash shiraathal mustaqiim)The best example (shiraathalladziina an ‘mata aliahim, ghairil magdhuubi alaihim wa ladhdhaallin) Bekal Hidup (Living Surah Al Ashr) ImanAmal SalehSaling Menasihati Kualitas Hidup (Living Mukadimah Surah Al Mu’minuun) Kualitas Spritual (Iman yang jujur)Kualitas ritual (Khusyu’ dalam shalat)Kualitas manegemen (...
Opini

Jalan Ruhani

Jalan Ruhani amirfath.com, Opini (13), Des 2020 - Allah swt. mengajarkan dalam Al Qur'an agar manusia tidak hidup secara fisiknya saja, melainkan lebih dari itu ruhaninya harus hidup. Menghidup ruhani tidak seperti menghidupkan fisik. Ruhani membutuhkan makanan khusus. Untuk memberikan makan kepada ruhani, manusia tidak bisa mengarang sendiri. Manusia membutuhkan tuntunan wahyu. Akal yang Allah berikan kepada manusia tidak sanggup menyediakan makanan ruhani. Karena itu Allah utus nabi-nabi, untuk mengajarkan manusia kebutuhan ruahni tersebut. Sayangnya banyak manusia yang terlanjur menjadi materialistis. Mereka lupa kepada ruhaninya. Mereka tidak tahu bahwa dalam dirinya ada ruhani yang harus dipenuhi kebutuhannya. Akibatnya mereka hanya sibuk dengan fisiknya. Siang dan malam berkej...
Opini

Idul Adha Dan Ibadah Kurban

Idul Adha Dan Ibadah Kurban amirfath.com, Opini (12), Des 2020 - Kata idul adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Berbeda dengan idul fitri yang artinya kembali kepada fitra. Bila idul fitri berkaitan dengan ibadah Rmadhan, di mana setiap hamba Allah selama Ramadhan benar-benar disucikan sehingga mencapai titik fitrah yang suci, tetapi dalam idul adha tidak demikian. Idul adha lebih berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai nabi Ibrahim dan nabi Ismail alaihimus salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih qurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin. Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya dua hal: Pertama, alistijabah alfawriyah ya'ni k...
Opini

Kekuasaan Yang Menolong

Kekuasaan Yang Menolong amirfath.com, Opini (11), Des 2020 - وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا(الإسراء80) Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. Imam Ibn Katsir ketika menafsirkan ayat ini mengutip beberapa riwayat di nataranya sebagai berikut: Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits dari Ibn Abbas, bahwa Rasulullah saw. waktu itu sedang di Makkah lalu diperintahkan hijrah ke kota Madinah, maka diturunkanlah syat di atas. Qatadah mengatakan: maksud kata ادخلني adalah kota Madinah dan maksud kata اخرجني adalah kota Makkah. Ibn Abbas menafsirkan: ma...