S
amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (06), Jan 2021 –
Said Muhammad Hawa, ( 1354-1409H/1935-1989M), salah seorang da’i yang sangat popular, termasuk dalam gerakan Ikhanul Muslimien. Nama lengkapnya Said bin Muhammad bin Dieb Hawa. Dilahirkan di Hamat, Suria. Sejak kecil sudah menyaksikan pertarungan pemikiran antara sosialisme, nasionalisme dan ikhwanul muslimin. Pada tahun 1372, Said bergabung dengan gerakan Ikhwan, pada waktu itu ia masih belajar di tingkat menengah atas. Pada tahun 1376 Said masuk Universitas, pada jurusan Syariah. Di sana ia banyak kesempatan belajar pada guru-guru besar yang ditemuinya.
Dala perjalanan hidupnya selama di Suria, Said banyak menghadapi berbagai ujian dan peristiwa. Sebagian besar dari apa yang dialaminya ia catat dalam catatan haraiannya yang berjudul ” hadzihi tajribati wahadzihi syahadati “.
Banyak karya-karya yang ditelorkannya, terutama yang berkanaan dengan manhaj tarbiyah gerakan ikhwanul muslimin. Di antaranya : Beberapa seri dalam prinsip ” usul “, seperti : Allah jalla jalaluhu, Bairut, 1389, Ar Rasul SAW, Bairut, 1389, Al Islam, Bairut, 1389-1390. Beberapa seri dalam fondasi manhaj, seperti : Al Asas fit tafsir, Al Asas fis Sunnah, Al Asas fi qawidil ma’rifah wadhawabitil fahm. Beberapa seri dalam fikih akidah, seperti : jaulat fil fiqhain al kabir wal akbar, darul Arqam 1400, Tarbiyatuna ar ruhiyah, Bairut, 1399H, Al Mustakhlash fi tazkiyatul anfus, mudzkirrat fi manzilish shiddiqien war rabbaniyyin. Beberapa seri dalam pembinaan, seperti : jundullah tsaqafatan waakhlaqan, 1391, min ajli khtwati ilal amam 1398, al madkhal ila da’watil ikhwan al muslimin, 1399, durus fil amal al islami, 1401, fusul fil imarah walamir, fi afaqit ta’lim, 1400. dan lainnya.
Kepustakaan : Takmilah Mu’jamul Mu’allifien, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 210-212.
Sholah Abu Ismail, (1346-1410H/1927-1990M), seorang da’i, yang sangat terkenal dan berpengaruh. Masih mudanya melanglang buana mencari ilmu di ma’had-ma’had Al Azhar, dan setamatnya ia muncul sebagai seorang yang alim. Sudah terbiasa mengajar di madrasah-madrasah negri di Mesir, dan dalam usianya yang masih muda sudah aktif dalam gerakan dakwah, terutama Ikhwanul Muslimin. Pada tahun 1954, pernah dipenjara. Kemduian dipenjara lagi pada tahun 1965. Tapi masih terus aktif berdakwah, kemudian ia bergabung dengan Partai Mesir, setelah itu partai Wafd.
Perjuangan yang ditempuhnya adalah melawan skularisme. Selama terlibat dalam kegiatan kengeraan, Shalah dan kawan-kawannya banyak memperjuangkan masalah penerapan syariah Islam. Dan tidak pernah bosan, dalam setiap kesempatan, sesempit apa pun kecuali Shalah selalu mebicarakan dan memanggil kepada masalah bagaimana menjalankan syariah dan mengkritik habis-habisan berbagai sistem yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Syiekh Ali At Tantawi, seorang alim dan satrawan yang sangat terkenal, selalu memujinya dan menganggapnya sebagai salah seorang yang sangat berpengaruh dan sangat cerdas. Karena dari tangannya banyak perbaikan-perbaikan ke arah positif.
Karya-karyanya di bidang tafsir tidak berupa buku, melainkan berupa ceramah di televisi : Serial tafsir di televisi Abu Dhabi, sampai 500 seri. Seratus seri di televisi Qatar. Puluhan seri di televisi Oman. Tiga puluh seri tafsir surah Yusuf dalam televisi Saudi Arabia.
Kepustakaan : Takmilah Mu’jamul Mu’allifien, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 245-246.