Tuesday, November 4

Tag: al-quran

Hijrah Membangun Kemanusiaan
Artikel

Hijrah Membangun Kemanusiaan

Hijrah Membangun Kemanusiaan amirfath.com, Artikel (156), Agustus 2022 Peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW adalah kejadian yang sangat spektakuler. Di dalamnya ada peta dakwah sekaligus jalan menuju kepemimpinan baru Islam di Kota Madinah. Sebelumnya, kondisi umat Islam di Kota Makkah dalam keadaan yang sangat mengenaskan.Penyiksaan orang-orang kafir Makkah terhadap umat Islam sangat kejam. Tidak ada perikemanusiaan sama sekali. Keluarga Ammar dibantai sampai mati syahid.Ammar sendiri mengalami penyiksaan yang sangat berat sehingga harus menyatakan diri murtad dari Islam karena terpaksa. Allah mengklarifikasi sikap Ammar bahwa ia masih beriman: Illaa man ukriha wa qalbuhuu muthamainnun bil iimaan.(QS an-Nahl: 106). Bilal ibn Rabah disiksa dengan dibaringkan di atas hamparan pa...
Semua Urusan di Tangan Allah
Artikel

Semua Urusan di Tangan Allah

Semua Urusan di Tangan Allah amirfath.com, Artikel (155), Juli 2022 Salah satu pesan Allah dalam surah Yunus adalah meyakini sedalam-dalamnya bahwa semua urusan di tangan Allah:Inna rabbakumullahul ladzii khalqas samaawaati wal ardh, fii sittati ayyaamin tsummas tawaa alal arsy yudabbirul amra. (QS Yunus: 3). Kata yudabbirul amra(mengatur semua urusan) disebutkan berkali-kali supaya setiap hamba yang membaca surah ini langsung bergantung kepada- Nya, dan membebaskan diri dari ketergantungan kepada makhluk dalam menjalani berbagai macam ujian yang dihadapi. Para nabi adalah hamba Allah yang paling berat ujiannya. Tidak sedikit dari mereka yang mengalami ancaman sampai ke level pembunuhan. Nabi Yahya dibunuh oleh kaumnya saat beribadah di mihrab. Nabi Nuh diperolok-olok dengan ...
Menyelami Hikmah di Balik Takdir
Artikel

Menyelami Hikmah di Balik Takdir

Menyelami Hikmah di Balik Takdir amirfath.com, Artikel (154), Juli 2022 Tema pokok surah Yunus adalah iman kepada qada dan qadar-Nya Allah SWT.Memercayai bahwa tidak ada kejadian apa pun di muka bumi kecuali sesuai dengan yang telah Allah Ta'ala tetapkan. Para ulama menasihati, Maa daamal qadar fii yadillaahi ithmain.Artinya, Selama takdir masih di tangan Allah, maka tenanglah. Tujuan iman kepada qada dan qadar adalah ketenangan hati. Dengan demikian, tidak ada prasangka buruk tentang situasi yang terjadi.Musibah apa pun terjadi bukan karena si fulan, melainkan takdir Allah. Tidak ada pilihan bagi makhluk kecuali menerima apa-apa yang telah Allah takdirkan. Nabi Muhammad SAW menegaskan, Wa'lam annal ummata law ijtamauu `alaa ayyanfaukaa lam yanfauuka illaa bisyai`in qad katab...
Titik Berangkat Peradaban
Artikel

Titik Berangkat Peradaban

Titik Berangkat Peradaban amirfath.com, Artikel (153), Juli 2022 Mengapa surah al-Baqarah diletakkan pada urutan kedua setelah surah al-Fatihah dalam susunan mushaf? Jawabannya karena surah inilah yang mengawal terbentuknya masyarakat Madinah setelah perjalanan hijrah Rasulullah SAW bersama sahabat- sahabatnya dari Kota Makkah. Selama sembilan tahun surah ini diturunkan secara berangsur- angsur, di sepanjang fase Madinah.Karena itu, bagi siapa yang ingin mempelajari bagaimana sebuah peradaban Islam dimulai, bacalah surah al-Baqarah. Pertama-tama masyarakat Madinah dipandu agar menjadi masyarakat yang independen dalam segala dimensinya. Tidak boleh mengekor kepada masyara kat lain yang sudah ada di sekitar Madinah, terutama masyarakat Yahudi yang kurang senang dengan hadirnya ...
Membangun Pola Pikir Kepemimpinan
Artikel

Membangun Pola Pikir Kepemimpinan

Membangun Pola Pikir Kepemimpinan amirfath.com, Artikel (152), Juli 2022 Surah kedua setelah al-Fatihah adalah al-Ba qarah.Salah satu tema pokok surah yang ber arti sapi betina itu adalah kepemimpinan. Sede mi kian pentingnya surah ini sampai-sampai Rasulullah menyebutnya sebagai sanaamul Quran(induk Alquran). Syekh Said Hawa telah berhasil membuktikan dalam tafsirnya al-Asaasbahwa semua surah setelah al-Baqarah adalah penjabaran dari apa yang disebutkan di dalam surah al-Baqarah. Ini menggambarkan bahwa pola pikir yang ingin ditanamkan Alquran adalah kepemimpinan. Jelas sekali bahwa pembukaan surah al-Baqarah langsung masuk ke pembahasan tentang tiga model manusia yang akan bertarung sepanjang sejarah dalam merebut kepemimpinan. Pertama, muttaquun(QS al- Baqarah: 1-5), yaitu...
Kiat Menghidupkan Syiar Dzulhijah
Artikel

Kiat Menghidupkan Syiar Dzulhijah

Kiat Menghidupkan Syiar Dzulhijah amirfath.com, Artikel (151), Juli 2022 Allah berfirman: Wa yadzkurusmallahi fii ayyamim ma'luumaaati (Hendaklah mereka berzikir dengan menyebut nama Allah pada hari-hari yang ditentukan). (QS al-Hajj: 28). Maksudnya, menurut para ulama, adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah. Ini menggambarkan bahwa cara mengisi hari-hari yang sangat dimuliakan tersebut adalah dengan memperbanyak ibadah dan zikir kepada Allah SWT. Ibn Umar pernah meriwayatkan hadis: Maa min ayyaamin a'zham indallahi wa laa ahabbu ilahil amal fiihinna min haadzhil ayyamil asyr, fa aktsiruu fiihinna minat tahlil wat takbiir wat tahmiid(Tidak ada hari untuk beramal saleh lebih agung dan lebih dicintai oleh Allah dari pada sepuluh hari Dzuhijah ini, maka perbanyaklah bertahl...
Keagungan Bulan Dzulhijah
Artikel

Keagungan Bulan Dzulhijah

Keagungan Bulan Dzulhijah amirfath.com, Artikel (150), Juli 2022 Bagi umat Islam, 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan bukan hanya satu-satunya rentang masa yang sangat agung. Sebab, masih ada 10 pertama pada Dzulhijjah. Kalau yang pertama, kaum Muslimin mengaitkannya dengan momentum Malam al-Qadar.Hamba-hamba Allah memburu Lailatul Qadar.Sebab, di dalamnya ada pahala yang lebih hebat daripada ganjaran ibadah selama seribu bulan. Lailatulqadri khairun min alfi syahrin (QS al- Qadar: 3). Adapun 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah itu menjadi masa bagi amal-amal saleh.Kebajikan yang dikerjakan pada masa ini insya Allah diganjar dengan pahala mati syahid. Sungguh tak terhingga kebaikan yang Allah limpahkan dengan membuka jalan keluar bagi hamba-hamba-Nya.Dengan cara itu, mere...
Menggapai Haji Mabrur
Artikel

Menggapai Haji Mabrur

Menggapai Haji Mabrur amirfath.com, Artikel (149), Juli 2022 Para peziarah ke Baitullah mengharapkan haji mereka mabrur. Nabi Muhammad SAW menjamin surga bagi yang mendapatkan predikat tersebut. Wal hajjul mabrur laysa lahuu jazaa illal Jannah.(HR Ahmad). Kata mabrur satu akar kata dengan al birru(kebaikan). Allah berfirman:Lan tanaalal birra hatta tunfiquu mimmaa tuhibbuun.(Engkau tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai engkau menginfakkan apa yang engkau cintai.) (QS Ali Imran [3]: 92). Kata mabrur adalah ismul maf'ul yang artinya diikuti kebaikan. Maksudnya bahwa selama menjalankan ibadah haji, sang hamba telah dibersihkan dosa-dosanya sampai ia menjadi seperti bayi baru lahir:Kayaumin waladathu ummuhu.(HR Bukhari).Terutama dosa yang berkaitan dengan hak Allah.Adapun dosa sos...
Menuju Ibadah Haji
Artikel

Menuju Ibadah Haji

Menuju Ibadah Haji amirfath.com, Artikel (148), Juni 2022 Pembahasan tentang haji dalam Alquran surah al-Baqarah diletakkan setelah penjelasan mengenai ibadah pada bulan suci Ramadhan, yaitu ayat ke-183 hingga 187. Di celah-celahnya, terdapat ayat yang berbicara perihal harta. Al-Baqarah ayat ke-188 mengingatkan kaum beriman agar jangan sekali- kali memakan harta dengan cara yang haram. Adapun ayat haji dalam ayat ke-189 di surah itu berbunyi, Yasaluunaka `anil ahillati, qul hiya mawaaqiitu linnasi wal hajj. Artinya, Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, `Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji'. Susunan ayat-ayat tersebut menunjukkan, betapa dalam Alquran mengurutkan ibadah-ibadah satu irama, sesuai dengan urutan bulan. Seper...
Setiap yang Berlebihan tidak Baik
Artikel

Setiap yang Berlebihan tidak Baik

Setiap yang Berlebihan tidak Baik amirfath.com, Artikel (147), Juni 2022 Dalam urusan makan saja, Allah mengingatkan agar jangan berlebihan sekalipun itu halal. Wa kuluu wasyrabuu wa laa tusrifuu(QS al-A'raf:31). Kata laa tusrifuuartinya jangan melebihi kadarnya. Maksudnya secara prinsip setiap orang harus mengukur diri ketika makan jangan sampai kekenyangan. Cara terbaik adalah mengikuti nasihat yang sangat populer: Kuluu `indal juui wa tawaqqfuu qabla antasyba (Makanlah ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang). Syekh asy-Sya'rawi pernah menjelaskan bahwa di antara penyebab munculnya penyakit adalah karena pola makan yang berlebih-lebihan. Akibatnya ia mengalami overdosis yang memunculkan penyakit. Maka, ketika muncul penyakit gula, misalnya, itu sebenarnya cara Allah m...