Tuesday, July 22

Alquran dan Palestina (Bag.4)

amirfath.com, Artikel (113), Maret 2022 Mengapa Masjid al-Aqsha mendapatkan kedudukan yang istimewa seperti Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah? Mengapa Rasulullah SAW merekomendasikan hanya ketiga masjid tersebut yang boleh secara khusus melakukan safar untuk beribadah?

Adapun, yang dilarang dalam hadis adalah melakukan safar secara khusus ke masjid tertentu untuk menegakkan shalat, seakan hanya masjid itu tempat shalat. Adapun melakukan ibadah tanpa safar khusus boleh di masjid manapun.Sebab masjid adalah tempat yang paling mulia untuk melakukan ibadah di muka bumi.

Contohnya, Rasulullah SAW yang telah melakukan ibadah setiap Sabtu di Masjid Quba. Lalu Nabi Muhammad SAW bersabda: Man tathahhara fii baitihii tsumma ataa masjid qubaa fashaallaa fiihirak’ataiini kaana ka’umrah(siapa yang bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba’ dan shalat dua rakaat, akan dapat pahala seperti melaksanakan umrah).

Bagi Nabi Muhammad SAW ketika itu tidak safar ke Masjid Quba sebab jarak yang Nabi tempuh hanya dari sekitar Masjid Nabawi. Adapun orang-orang sekarang yang shalat ke Masjid Quba, safarnya adalah ke Masjid Nabawi lalu pergi ke Masjid Quba untuk melaksanakan shalat dua rakaat. Jadi, safarnya ke Masjid Nabawi sebagaimana yang Nabi anjurkan.

Imam Ibn Hajar al-Asqalaani dalam kitabnya Fathul Bari, ketika menjelaskan rahasia kedudukan Masjid al-Aqsha mengatakan, Masjid al-Aqsha merupakan masjid para nabi, di dalamnya pernah berkumpul semua nabi dan rasul pada malam Isra’.

Tidak hanya itu, umat terdahulu telah berkiblat ke Masjid al-Aqsha. Karena itu, kiblat pertama umat Islam adalah Masjid al-Aqsha, sebelum kemudian berkiblat ke Ka’bah Baitullah. Jadi, ikatan umat Islam dengan Masjid al-Aqsha bukan semata ikatan masjid, melainkan di da lamnya ada risalah kenabian yang menyambung kepada nabi terdahulu. Begitu juga ada hubungan ibadah sehingga tempat itu menjadi tujuan umat Islam di mana saja untuk melaksanakan shalat.

Sumber : Republika Jumat, 25/03/2022. hal. 12

About Post Author