Thursday, August 7

Lima Kaum yang Dihancurkan

amirfath.com, Artikel (194), Desember 2022

Dalam Alquran surah al-Haqqah dibuka dengan pemberitaan sejarah mengenai kaum terdahulu. Mereka dihancurkan secara mengenaskan. Apa hubungannya dengan al-Haqqah? Jawabannya adalah, mereka mendustakan hari kiamat.

Al-Haqqah adalah salah satu nama hari akhir.Maknanya adalah sesuatu yang harus terjadi. Tidak ada keraguan sedikitpun. Bahwa azab yang Allah janjikan bagi para pendurhaka dan surga bagi para hamba-Nya yang taat pasti terwujud.

Dari redaksi pembukaan surah tersebut, tampak dengan jelas bahwa mendustakan hari kiamat adalah dosa yang sangat besar. Allah sangat murka atas perbuatan tersebut. Penyebutan kata al- haaqqahsaja menunjukkan penegasan, hari kiamat harus diyakini oleh siapa pun yang berakal.

Ditambah lagi dengan pertanyaan (istifham)untuk menguatkan penegasan tersebut, Mal haaqqah.”Apa itu al-haaqqah?” Ini untuk mene kankan betapa agungnya peristiwa hari kiamat.Sungguh celaka orang yang tidak meyakininya.Itu ditambah dengan istifhamberikutnya, Wa maa adraaka mal haaqqah.

(Tahukah kamu apa itu al- haaqqah?)” Seakan-akan dikat akan, masihkah ada di antara makhluk yang berakal yang belum beriman kepada hari kiamat? Kalau masih ada, untuk apa selama ini akalnya digunakan?

Semua redaksi tersebut untuk menunjukkan, tidak boleh ada seorang pun yang meremehkan hari kiamat.
Allah saja mengagungkannya. Tidak pantas sama sekali jika ada makhluk yang menganggap alam akhirat tidak penting.

Bahkan, itu harus dipahami bahwa tujuan utama perjalanan hidup manusia selama di dunia adalah kepada alam akhirat. Lebih dari itu, semua redaksi tersebut ditunjukkan untuk menggambar kan kemur kaan-Nya atas mereka yang mendustakannya.

Padahal, akal yang Allah berikan atas mereka semestinya dipakai untuk memahami hakikat tersebut.
Betapa besar kemurkaan Allah atas para pendurhaka itu. Dia menggunakan kata al-qaariah, “kejadian yang pasti akan membuat hati bergetar”dan “jiwa-jiwa berguncang dengan keras”.

Bayangkan, pada hari itu langit saja yang paling kokoh bisa runtuh. Apalagi, bumi yang selama ini mudah hancur umpamanya dengan gempa.

Setidaknya, ada lima kaum yang disebutkan dalam surah al-Haqqah. Karena kedurhakaannya, mereka dihancurkan di dunia sebagai down- paymentazab.Di akhirat, mereka pasti akan dimasukkan ke dalam neraka.

Kadzdzabat tsamuudu wa `aadun bil qaariah.Kaum Tsamud diazab dengan suara yang sangat nyaring, at-thaghiyah”. Kaum Aad dihancurkan de ngan angin kencang yang berembus selama tujuh malam delapan hari terus menerus. Selain itu, Fir aun ditenggelamkan. Kepada kaum Nabi Luth, bumi tempatnya berpijak di balik, al-muta fik aat.

Kaum Nabi Nuh dihanyut topan, thaghal maa. Linaj’ala haa lakum tazki ratanw-wa ta’iyahaa unzununw waa ‘iyah.Demikian pesan surah al-Haqqah ayat 5-12.

Menariknya, dalam surah ini mereka disebut kan bersamaan di satu tempat. Padahal, kisah mereka disebutkan dalam berbagai surah Alquran secara terpencar-pencar dengan redaksi yang berbeda. Yang demikian itu untuk menjadi pelajar an. Hendaknya do sa- dosa mereka tidak diulangi kaum-kaum berikutnya.

sumber : Republika, senin 19 desember 2022 Hal. 16

About Post Author