Tuesday, August 26

Jejak Keteguhan Hati

amirfath.com, Artikel (167), Agustus 2022

Surah Ali Imran memberikan solusi bagi yang lemah dalam mempertahankan prinsip. Di antaranya, jangan terlena dengan godaan syahwat. Pada ayat 14, digambarkan: Zuyyina linnaasi hubusy syahawati minan nisaa (Dibuat indah bagi manusia apa yang diinginkan syahwatnya seperti wanita-wanita). (QS Ali Imran: 14).

Kata zuyyinamenunjukkan bahwa sengaja memang manusia diuji dengan godaan syahwatnya, barupa wanita, anak, harta, emas, perak, kuda, dan sebagainya (QS Ali Imran: 165). Itu tidak lain sebagai test the waterterhadap keteguhan hatinya.

Jika ternyata tergelincir dalam dosa karena godaan syahwat tersebut, jalan keluarnya adalah bertobat.
Surah Ali Imran banyak menyebutkan ayat-ayat tentang tobat. Ayat 16, adalah teks doa permohonan ampun atas dosa:Rabbanaa innanaa aamannaa faghfir lanaa dzunuubana wa qinaa adzaabannaar(Ya Allah sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka). Ini bukti bahwa tobat seorang hamba akan diterima setelah menunjukkan keimanannya kepada Allah SWT.

Ayat 89 menegaskan bahwa tobat yang sebenarnya harus diikuti dengan kebaikan:Illalladziina taabuu min ba’di dzaalika wa ashlahuu fa innallaha ghafuurur rahiim. Kata wa ashlahuumengandung makna perbaikan setelah bertobat.Maksudnya, janganlah mengulangi lagi dosa-dosa masa lalunya.Selain itu kata ashlahaartinya beramal saleh, maksudnya setelah bertobat ia bersungguh-sungguh melakukan amal saleh.

Lebih dari itu, kata ashlaha juga artinya membawa kemaslahatan, maksudnya setelah bertobat ia melakukan perbuatan yang tidak saja membawa kemaslahatan bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain.

Cara bertobat dijelaskan pada ayat 133, yaitu bersegera untuk meraih ampunan-Nya: Wa saari’uu ilaa maghfiratin meir rabbikum maksudnya janganlah berlambat-lambat dan melakukan tobat tersebut.

Kata wa saari’uumenunjukkan makna kesigapan dalam kembali kepada Allah. Sebab, seorang hamba sangatlah membutuhkan- Nya. Maka, jangan sok jual mahal kepada-Nya. Makna lain dari kata saari’uuadalah bersegera meraih ampunan-Nya, sebelum kematian tiba. Sebab, tidak seorang pun yang tahu kapan kematian itu akan datang. Beruntunglah seorang hamba yang bertobat sebelum menemui ajalnya.

Sungguh sangat menarik jika kata saari’uudipahami oleh anak muda, sesuai dengan usianya.Artinya, mumpung masih muda ayo bersegera beramal saleh.Seperti kata Nabi Muhammad SAW: Syababaka qabla haramikika(Masa mudamu sebelum datang masa tuamu). (HR Hakim).

Dalam riwayat lain dikatakan:Innallaha yuhibbut taqi, wa hubbuhu lisy syaabit taqi asyad (Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertakwa, tetapi cinta- Nya bagi anak muda yang bertakwa, lebih). Ini menunjukkan bahwa meraih keteguhan hati pada masa mu da mendapatkan derajat khusus bagi Allah dan rasul-Nya.

sumber : Republika, jumat 9 September 2022 Hal. 10

About Post Author