H
amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (04), Jan 2021 –
Hasan bin Umayyir Asy Syirazi, (1295-1399H/1878-1979M), seorang da’i yang alim. Lahir di Zanjibar, sejak kecil sudah belajar kepada para syiekh yang ada di tempat kelahirannya, di antaranya Syeikh Ahmad bin Abi Bakar. Pernah menjadi skretaris gurunya di Mahkamah Syariah, kemduian ia memilih jalan dakwah kepada Allah sebagai hidupnya. Selama menempuh jalan dakwah tersebut, banyak negeri yang disinggahinya : Tanzania, Uganda, Rawanda, Muzambique, dan lainnya. Ribuan orang telah masuk Islam melalui tangannya.
Syeikh Asy Syirazi, di celah kesibukannya, ternyata telah elahirkan sebuah karya agung dalam tafsir, dengan bahasa As Sawahilyah, sebagai dokumen pemikirannya. Dalam Tafsir ini Asy Syirazi menolak keras terhadap aliran Al Qadiyaniha sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan. Karyanya lagi berjudul ” Al Fathul kabir fi syarhil mukhtashar ash shaghir “, ” safinatunaja ” dan “Al Fawaid az Zanjibariah bisyarhil muqaddimah alhadhramiyah “.
Kepustakaan : Takmilah Mu’jamul Mu’allifien, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 147.
Husnain Muhammad Makhluf, (1308-1410H/1890-1990M), seorang mufti Mesir. Tamat dari Al Azhar dengan ijzah al alamiyah, tahun 1914, lalu menjadi guru di universitas yang sama. Pernah menjabat sebagai hakim di Mahkamah syariah, kemudian menjadi ketua Mahkamah Iskandariah, pada akhir tahun 1941. Pernah menjabat sebagai ketua bidang pemerikasaan di kementrian keadilan, di sanalah ia ikut andil dalam perbaikan undang-undang yang sangat penting dan menentukan. Dinataranya undang-undang Mahkamah syariah. Pada tahun 1945 menjabat sebagai mufti Mesir. Setelah berakhir masa tugasnya, Syeikh Makhluf setiap hari menyibukkan diri dengan mengajarkan ilmunya di masjid-masjid agung, dan meberikan fatwa mengenai berbagai permasalahan yangberkembang.
Pada tahun 1948, dpillih sebagai anggota Umala Besar Al Azhar, dan anggota Majmaul buhuts al Islamiyah di Al Azhar, kemudian menjadi ketua Jamiyatun Nuhud bid da’wah al Islamiyah, dan mendapatkan pila Raja Faisal Internasional.
Diantara karya-karyanya : Nama-nama Allah dalam ayat-ayat Al Qur’an, Cairo 1402H, Ketaatan menurut Al-Qur’an, Muasatu Makkah, 1393H, M<ujahadah melawan segala musush dalam Al Qur’an dan As Sunnah, Cairo, 1394, Tafsir Surah Yasin, Al Kailani, 1402, Juz amma, dengan catatan kaki kalimat-kalimat Al-Qur’an, tafsir dengan judul ” shafwatul bayan limaanil qur’an “, al kitabul arabi 1375H, dan ” kalimatul qur’an “, Riyadh 1375H, Hukum waris dalam syariah Islam, Jeddah, ” risalah fi khatmil qur’an “, tafsir ayatil kursi, surah al ikhlash dan surah adh dhuha, keutamaan al-qur’an dan membacanya, tafsir surah al qadar, doa-doa dalam Al-Qur’an, renungan sirah Nabi, dan lainnya.
Kepustakaan : Takmilah Mu’jamul Mu’allifien, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 154-156.