Tuesday, August 19

Berobat Dengan Air Mata

amirfath.com, Opini (01), Des 2020 – Al Qur’an menceritakan bahwa ciri manusia yang takut kepada Allah swt. ia selalu menangis. Allah berfirman dalam Al Isra’:109: Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu`. Nabi menyebutkan bahwa nanti di hari Kiamat ada tujuh golongan yang akan dilindungi Allah dari terik yang sangat panas, satu diantaranya: seorang yang berdzikir kepada Allah sendirian sambil menangis. Banyak para dokter membuktikan bahwa menangis adalah sehat. Tetapi menurut Nabi air mata itu juga akan menjaga dari api neraka. Nabi bersabda: Tidak akan tersentuh api neraka, mata yang menangis karena takur kepada Allah (HR. Hakim)

Para dokter berkata: bahwa menangis merupakan terapi kesehatan yang sangat bermanfaat, bahkan bisa mengatasi penyakit-penyakit yang sangat berbahaya.

Ilmu kedokteran membuktikan: Menangis merupakan cara alami untuk membuang unsur-unsur yang merugikan dalam tubuh, yang dialami pada saat seseorang mengalami kesedihan atau kekhwatiran. Menangis akan menambah jumlah detak jantung dan dikategorikan sebagai latihan yang berguna bagi diafragma serta otot-otot dada dan kedua pundak. Setelah menangis kecepatan detak jantung akan kembali normal, lalu muncul perasaan nyaman.

Berdasarkan riset ilmiah kita direkomendasikan agar jangan ragu-ragu untuk menangis dan melepsakan diri dari perasaan sedih atau marah di manapun kita berada.

Universitas Temple AS pernah melakukan penelitian ilmiah terhadap 100wanita yang menderita colitis (radang usus besar) ternyata mereka adalah orang-orang yang memandang bahwa menangis adalah suatu kelemahan. Lalu dilakukan lagi penelitian terhadap 100wanita yang tidak terkena colitis, ternyata mereka adalah orang-orang yang memandang bahea menangis adalah hal biasa dan alami.

Dr. William A.Barry di Pusat Penelitian Mata menyimpulkan bahwa menangis itu sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan emosi. Barry membuktikan juga bahwa termasuk tindakan tidak sehat jika seseorang menahan air mata padahal di saat itu ia harus menangis. Dr. Barry berkata: bahwa air mata sangat berperan dalam membersihkan mata dan meringankan tekanan jiwa yang tersimpan. Barry berkata: bahwa menahan air mata cendrung menyebabkan penyakit radang lambung, tekanan darah tinggi, serta peradangan pada selaput usus besar. Barry membuktikan bahwa setiap tetes air mata mengandung banyak hormon yang dihasilkan oleh tubuh pada saat mengalami ketegangan jiwa. Barry berkata: bahwa dengan menangis hormon-hormon ketegangan akan menjadi hilang secara perlahan, dan lama kelamaan tubuh akan merasa nyaman.

Sebuah studi kedokteran menegaskan bahwa 85%wanita dan 73%laki-laki merasa nyaman setelah mereka menangis. Sebab dengan menangias perasaan seseorang yang tadinya tertekan menjadi lega. Dr. Bryan D. penasihat kedokteran jiwa menyatakan bahwa hasil penelitiannya bertahun-tahun membuktikan: tidak adanya kemampuan untuk menangis seringkali menjadi penyebab berbagai jenis penyakit yang sedang ia tangani. Para ilmuan membuktikan bahwa air mata mengandung magnisiun yang sarat dengan sejumlah racun, yang tidak bisa dibuang kecuali dengan menangis. Dr. Barry membuktikan bahwa frekwensi menangis bagi kaum wanita dan laki-laki lebih tinggi wanita, tetapi baik laki-laki maupun perempuan sama-sama menangis ketika mereka baru lahir. Bahkan para dokter jika menemukan bayi yang tidak menangis, mereka berusaha mencolek supaya menangis.

Dr. Muhammad Abdullatif spesialis mata, membuktikan bahwa air mata banyak memberikan faidah: membantu elastisitas gerakan kelopak mata bagian atas dan bawah. Faidah air mata lagi: adalah menjaga mata jangan sampai kering, dan membersihkannya terus menerus. Faidah air mata juga: mengusir setiap unsur yang bisa mengganggu mata, seperti cabe, asap, atau bahkan benda-benda seperti debu dsb.

Air mata juga bekerja mentransparankan kornea dan menjaganya agar tidak kering. Maka dengan menangis seseorang akan terhaga akurasi penglihatannya.

Para dokter jiwa melihat bahwa menagnis sangat berguna untuk mengatasi ketegangan syaraf, karena rasa takut, sedih dan beban kehidupan yang sangat berat. Para dokter melihat bahwa menahan air mata berarti peracunan secara perlahan, sebab pada hakikatnya air mata itu mengelaurkan bahan-bahan racun dari tubuh. Dr. Ala Syahin dari Mesir ahli jiwa, berkata: air mata berfungsi membersihkan mata dari bakteri yang menempel padanya dan mengurangi ketegangan mata yang dirasakan oleh seseorang. Berbagai study kedokteran membuktikan bahwa otak akan mengeluarkan unsur-unsur kimiawi pada air mata yang dikeluarkan.

Lebih jauh dengan menangis detak jantung akan bertambah jumlahnya, sebagai latihan yang bermanfaat bagi diafragma serta bagi otot-otot dada. Studi kedikteran juga membuktikan bahwa menahan air mata bisa menyebabkan perasaan tertekan dan tegang, yang menyebabkan munculnya beberap penyakit seperti pusing dan bisul. Jangan malu atau gengsi untuk menangis. Sebab menahan air mata bukan simbol kelelakian, melainkan justru akan membuat sering terjadinya krisis hati, kekacauan lambung, sakit kepala dan nyeri persendian. Para dokter mengatakan bahwa penyebab menangis terus-menerus pada anak kecil yang masih di susui biasanya karena terdapat masalah pada usus atau lambung. Air mata bisa meringankan ketegangan syaraf yang bisa mengakibatkan semakin parahnya penyakit yang sudah ada, seperti radang dinding lambung, atau bisul perut (pepti ulcer), radang usus besar (colitis) dan tekanan darah tinggi (hipertensi). 

About Post Author