Saturday, September 6

Tag: bantu

Puisi

Cobalah Berdiam Sejenak

Cobalah Berdiam Sejenak amirfath.com, Puisi (12), Des 2020 - Cobalah berdiam sejenak memandang pematang itu Kau akan tahu bahwa hidup ini tidak bisa sendiri Cobalah berdiam sejenak memandang langit itu Kau akan tahu bahwa dirimu sangat lemah Cobalah berdiam sejenak memandang laut itu Kau akan tahu bahwa setetes air sangat berarti  Cobalah berdiam sejenak memandang manusia yang tak terhingga Kau akan tahu bahwa semua ini pasti punya tujuan Cobalah berdiam sejenak memandang dirimu sendiri Kau akan tahu bahwa hidup ini tidak boleh sia-sia Bahwa hidup ini harus kembali Kembali membawa bekal ruhani Kembali kepada Allah Sang Pencipta? 2008
Puisi

Sejauh Mata Memandang

Sejauh Mata Memandang amirfath.com, Puisi (11), Des 2020 - Sejauh mata memandang terasa ada angin yang hinggap Di atas perbatasan rindu yang dingin Aku coba melangkah di atas basah embun Tetapi masih saja belum terjawab kegelisahan ini Dalam kegelapan musim aku bangkit menyambut bintang Tangan tengadah mengiringi air mata yang gemetar Aku bersimpuh pada resah pohonan Aku bersujud di atas rerumputan yang padam Aku bertasbih menyambut lambaian perahu nelayan Agar aku tahu siapa sebenarnya yang harus mengatur alam ini.   2008
Puisi

Tak Pernah

Tak Pernah amirfath.com, Puisi (10), Des 2020 - Tak pernah ku bayangkan bahwa aku akan lahir ke dunia ini Tak pernah ku bayangkan bahwa hidup harus menaggung resiko Tak pernah ku bayangkan bahwa kematian harus terjadi Tak pernah ku bayangkan bahwa manusia serba tidak pasti Tak pernah ku bayangkan bahwa perjalanan harus hati-hati Tak pernah ku bayangkan Tetapi itu yang harus aku alami Tetapi itu yang aku jalani Karena itu hidup ini harus berarti. 2008
Puisi

Mengapa

Mengapa amirfath.com, Puisi (09), Des 2020 - Mengapa masih banyak manusia yang berani berbuat dosa? Bukankah dosa-dosa itu membahayakan dirinya? Mengapa masih banyak manusia yang lupa kemanusiaannya? Bukankah Allah menciptaklannya supaya menjadi manusia? Mengapa masih banyak manusia yang terpedaya dunia? Bukankah ia pasti meninggalkannya? Mengapa masih banyak manusia yang memilih jalan ke neraka? Bukankah surga lebih baik dan lebih bahagia? Mengapa masih banyak manusia yang tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk? Bukankah akal itu diciptakan untuk menunjukkan kepada kebaikan? Mengapa? Mengapa? Mengapa? 2008
Puisi

Benarkah

Benarkah amirfath.com, Puisi (08), Des 2020 - Benarkah alam ini diciptakan tanpa tujuan? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah air dipancarkan untuk kesia-siaan? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah manusia diciptakan untuk main-main? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah alam ini ada dengan sendirinya? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkah Manusia hidup tidak perlu bimbingan Allah? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Benarkan rasul-rasul Allah itu tidak perlu diikuti? Akal sehat yang mana yang mengatakan ini? Mau kemana kau wahai manusia Bila tidak mau ikut Allah? 2008
Puisi

Tak Selamanya

Tak Selamanya amirfath.com, Puisi (07), Des 2020 - Tak selamanya langit berawan Tak selamanya cuaca berkabut Tal selamanya laut bergelombang Tak selamanya jalan berliku-liku Tak selamanya belahan berbatu-batu Aku yakin besok masih akan terbit lagi matahari Aku yakin di jauh sana masih akan memancar mata air Aku yakin Aku yakin Aku yakin 2008
Puisi

Ramadhan

Ramadhan amirfath.com, Puisi (06), Des 2020 - Hari-hari mengalir bagai sungai Manusia merangkai angin yang sirna Jauh di batas sunyi aku mendengar tangis Karena kepedihan dosa Masih adakah hati nurani di malam ini Ramadhan melambaikan dzikir Pada daun-daun yang basah karena airmata Aku bertahan pada dingin yang perih Karena musim tidak selamanya membawa hujan. 2008
Puisi

Munajat

Munajat amirfath.com, Puisi (05), Des 2020 - Aku terdiam dalam sunyi Aku menyatu dalam doa-doa Aku terpendam dalam hati Aku tenggelam dalam kekhusyukan sujud Aku terpaku dalam rindu ruhani Airmata bersaksi Keringat bertasbih Segala wujud bersimbah munajat Kini aku tahu bahwa hidup tidak boleh sia-sia. 2008
Puisi

Bantu Aku

Bantu Aku amirfath.com, Puisi (04), Nov 2020 Aku pejuang kemanusiaanAku juga dokterDari ruang ICUAku berteriakBantu akuBantu dengan jaga jarakHindari keramaianDiam di rumah sajaVirus corona tidak kompromiRumah sakit tumpahSatu persatu meninggal duniaTak terbendungSemua alat tak berdayaSemua ilmu bekuSemua kekuatan lumpuhSemua upaya buntu Di sini kita tahuTidak boleh sombongTidak boleh sok hebatTidak boleh sok berkuasaCorona menyerang siapa sajaBanyak pejabat berjatuhanDunia mencekamKeadaan menakutkanSemua dalam teka-tekiTidak ada yang tahu pasti Bantu akuBukan aku takut matiSemua pasti matiBantu aku dengan negaraTegakkan aturan yang jelasJangan gamangHindari kepentinganAyo kita satu visiSelamatkan kemanusiaan Bantu akuDengan doaAku sedang di garis depanAntara mati dan hidup...