Sunday, July 20

Day: December 1, 2022

Cara Alquran Hadapi Islamofobia
Artikel

Cara Alquran Hadapi Islamofobia

Cara Alquran Hadapi Islamofobia amirfath.com, Artikel (145), Mei 2022 Gerakan Islamofobia berlangsung seiring dengan mulanya dakwah Nabi Muhammad SAW di Kota Makkah. Berkali-kali kaum kafir setempat menghalang-halangi, menghina, dan menyerang Rasulullah SAW dengan berbagai cara. Seketika Allah Ta'ala membalas perlakuan yang mereka berikan. Sebagai contoh, Abu Lahab dan istrinya. Mereka tidak henti-hentinya menebar kebencian terhadap al-Musthafa. Sebut saja sebuah peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW berdiri di atas Jabal Qubais untuk menyampaikan pesan wahyu. Tanpa pikir panjang, Abu Lahab berseru, Tabban laka yaa Muhammad! `Celakalah kamu, Muhammad!' Allah SWT kemudian menurunkan surah al- Lahab. Isinya menegaskan, Tabbat yadaa Abii Lahabiwwatab. Istri tokoh Quraisy itu, Ummu ...
Menikmati Takdir Kematian
Artikel

Menikmati Takdir Kematian

Menikmati Takdir Kematian amirfath.com, Artikel (144), Mei 2022 Allah SWT menegaskan, kematian sudah ditetapkan dan pasti datang: Faidzaa jaaa ajaluhum laa yasta'khiruuna saa'atan walaa yastaqdimuun (QS al-Araf: 34). Maksudnya, sedikit pun kematian tidak bisa ditunda atau dipercepat. Bukan karena seseorang masih kaya raya atau masih berkuasa lalu ajalnya diperpanjang. Tidak demikian, panjang tidaknya kehidupan tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau kuatnya jabatan:Kullu nafsin dzaiqatul maut (QS al-Anbiya: 35), semua makhluk pasti akan mati. Hanya Allah yang kekal: Kullu syaiin haalikun illaa wajhahu (QS al- Qashash: 88). Artinya, kita tidak perlu takut mati sebab itu memang pasti akan menjemput kita dengan cara Allah. Sebaliknya, kita tidak perlu berlebihan dalam bersedih s...
Ancaman Bagi Anak Durhaka
Artikel

Ancaman Bagi Anak Durhaka

Ancaman Bagi Anak Durhaka amirfath.com, Artikel (143), Mei 2022 Seburuk apa pun orang tua Anda, janganlah sekali-kali berbuat durhaka terhadap mereka.Bahkan, sekalipun mereka tidak satu agama dengan Anda, Allah SWT masih memerintahkan agar Anda sebagai anak harus tetap memperlakukannya dengan baik dan penuh hormat: wa shaahib humaa fid dunyaa ma'ruufaa(QS Luqman: 15). Kata shaahib adalah bentuk perintah dari kata shaahaba-yushaahibu artinya menemaninya dengan kasih sayang dan lemah lembut. Ditambah dengan kata ma'ruufaa satu akar kata dengan arafa-ya'rifuartinya mengenal dan memahami kondisi orang tuanya dengan benar sehingga tidak mudah mengeluh dan berlaku kasar karena kekurangannya. Tidak ada perbedaan pendapat antarulama bahwa durhaka kepada kedua orang tua adalah dosa bes...
Berbakti kepada Orang Tua
Artikel

Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada Orang Tua amirfath.com, Artikel (142), Mei 2022 Selain tauhid, syariat yang pertama-tama diturunkan oleh Allah kepada semua utusan-Nya di sepanjang sejarah kerasulan adalah berbakti kepada kedua orang tua. Dalam Alquran surah al-An'am ayat 151, perjanjian itu diingatkan lagi kepada umat Nabi Muhammad SAW. Dengan Bani Israil, Allah Ta'ala juga telah membuat perjanjian agar mereka bertauhid dan berbuat bakti kepada kedua orang tua. Hal itu dijelaskan dalam surah al-Baqarah ayat 83. Dalam surah al-Isra' ayat 23, Allah menggandeng hakikat bertauhid dengan perkara berbakti kepada kedua orang tua. Wa qadaa Rabbuka allaa ta'buduuu illaaa iyyaahu wa bilwaalidayni ihsaanaa. Artinya, Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbua...
Terima Kasih Wahai Musuh
Artikel

Terima Kasih Wahai Musuh

Terima Kasih Wahai Musuh amirfath.com, Artikel (141), Mei 2022 Dalam surah Yasin: 60, Allah menegaskan bahwa manusia akan selalu berhadapan dengan setan sebagai musuh: Alam a'had ilikum yaa banii aadama allaa ta'budusy syathaan, innahuu lakum `aduwwun mubiin. Kata aduw mubiin artinya musuh yang nyata.Maksudnya bahwa setan akan selalu menjadi musuh bagi manusia. Namun, sayangnya masih banyak manusia yang tidak menyadari sehingga terperangkap dalam tipu daya setan. Pesan Allah di atas sejatinya memberikan aba-aba bahwa tidak ada musuh yang baik. Namun, jika kita berhasil menyikapinya dengan aura kemenangan, justru itu adalah jalan sukses dan produktif. Dr Salman Audah menulis buku berjudul Syukran Ayyuhal A'daa(Terima Kasih Wahai Musuh)bahwa hidup pasti akan berhadapan dengan m...