HINDARI BEBERAPA KESALAHAN
amirfath.com, Artikel (116), April 2022 Tujuan program-program Ramadhan berdasarkan surah Al-Baqarah: 183-187, adalah untuk mencapai takwa. Perhatikan ayat 183 ditutup dengan: “la’allakum tataquun” lalu pada ayat 187, ditutup dengan: “laallahum yattaquun”. Kata “taqwa” dari “ittaqqaa- yattaqii” artinya takut. Maksudnya takut melanggar ajaran Allah, karena itu dalam Al-Quran kata “kahsyyah” dan “khauf” yang artinya takut, juga sering digunakan untuk merepresentasikan makna takwa. Dikatakan “kaan rajulan wara’an syadiidat taqwa ya’nii al khsyyah wal khauf ”, maksudnya orang itu sangat hati-hati dan takut melakukan keselahan yang dimurkai Allah: “itiqaau ghadhbihii”.
Dalam surah An Nazi’aat, kata “khasyyah” dan “khauf” sama-sama digunkan dengan redaksi yang berbeda. Ketika Allah menggambarkan sosok Fi’un yang diadzab karena kesombongannya Allah menggunakan kata “khasyah”: “inna fiidzaalika la’ibrtan liman yakhsya” (QS. An Naziat: 26). Maksudnya takut kepada Allah, jangan sampai jatuh pada kesombongan seperti yang dilakukan Fir’un, karena yang berhak sombong hanya Allah. Lalu ketika menggambarkan cara menjadi ahli surga Allah menggunakan kata “khauf” : “wa ammaa man khhafa maqaama rabbihi” (QS. An Naziat: 40), Maksudnya takut berbuat dosa, karena itu akan menghalangi masuk surga.
Berdasarkan apa yang telah dijelskan di atas, nampak bahwa bulan Ramadhan adalah kesempatan terbaik, di mana seorang hamba benar-benar merendahkan dirinya di hadapan Allah, tunduk dan khusyu hanya kepadaNya. Hindari segala yang sia-sia sebab itu akan mematikan hati. Sementara tujuan pokok Ramadhan adalah untuk menghidupkan hati dengan bertajwa kepadaNya. Ada beberapa kesalahan yang seharusnya dihidari selama Ramadhan di antaranya adalah masuk Ramdhan tanpa ilmu. Tidak mau belajar apa itu Ramdhan? Apa saja yang harus dilakukan selama Ramdhan ? Ap aitu rahasi shalat tarawih ? Apa keutamaan membaca Al-Quran dan sebagainya?
Akibatnya banyak orang yang membuang-buang waktu selama Ramadhan. Siangnya nonton hiburan dan main gadget sambil menunggu buka puasa. Malamnya main gaplek menunggu sahur. Menjelang buka puasa, malah diisi dengan ngebuburit yang isinya ngobrol dan main-main. Padahal itu adalah waktu yang paling mustajab dalam berdoa kepada Allah SWT. banyak juga yang tidak menggunakan waktu Ramadhan untuk membaca Al-Qura, padahal itu termasuk ibadah sangat penting di bulan Ramadhan.
Sebagian yang lain tidak memeperbanyak membaca doa, padahal doa orang yang sedang berpuasa mestajab. Nabi bersabda: “inna lish shaain da’watan laa turad” (HR. Ibn Majah) Di saat yang sama banyak juga yang tidak sahur pada waktunya yaitu diakhirkan sampai menjelang fajar, sebab itu termasuk ibadah Ramadhan yang diberkahi Allah: “tasahharuu fainna fis sahuuri barakah” (HR. Bukahri-Muslim).
