Friday, July 18

Pintu Gerbang Alquran

amirfath.com, Artikel (109), Maret 2022 Diberi nama Al Fatihahartinya pembuka karena ia merupakan pintu masuk ke dalam Alquran.Secara urutan mushaf surah al- Fatihah terletak di barisan paling awal. Ibarat pintu gerbang, siapa pun yang ingin masuk ke dalam Alquran harus melalui surah tersebut. Memang susunan Alquran tidak mengikuti urutan kronologi turunnya. Namun, langsung dipandu oleh Allah melalui Malaikat Jibril. Setiap kali turun ayat atau surah, Malaikat Jibril membawa perintah: Dha’uu hadzhil aayata ba’da aayati kadzaa fii suurati kadzaa, wa dha’uu haadzihis suurata ba’daa suurati kadzaa(Letakkan ayat ini setelah ayat ini dalam surah ini dan letakkan surah ini setelah surah ini).Begitulah seterusnya sampai Alquran tersusun seperti yang kita pegang sekarang. Jadi, diletakkannya surah al-Fatihah sebagai pembuka Alquran berdasarkan wahyu.Karena itu, susunan Alquran yang ada seka rang adalah sama dengan susunan Alquran yang terdapat di al Lauhul Mahfuzh. Memang surah al-Fatihah ini mempunyai banyak nama, yang menunjukkan keagungannya. Imam Al Suyuthi menyebutkan, dalam kitabnya, Al- Itqaan, surah al-Fatihah memiliki lebih dari dua puluh nama. Namun, yang sangat populer–menurut Syekh Ibn Asyuur–hanya tiga, yaitu:Faatihatul Kitaab (pem buka Alquran), ini disebutkan oleh Na bi Muhammad SAW dalam ha disnya:Laa shalaata liman lam yaqra’bifaatihatil kitaabi (Tidak dianggap shalat orang yang tidak membaca Fatihatul Kitaab) (HR Bukhari).

Nama lain lagi: Ummul Quran (induk Alquran), ini juga berdasarkan hadis: Kullu shlaatin lam yuqra’ fiiha biummil quraan fahiya khidaajun (Semua shalat yang tidak dibacakan di dalamnya Ummul Quran maka itu tidak lengkap) (HR Muslim). Kata khidajartinya kurang. Maka shalat tanpa membaca al-Fatihah dianggap bukan shalat yang sebenarnya. Kata ummun artinya ibu, maka Ummul Qur’an mak sud nya ibu semua surah dalam Alquran dari awal sampai akhir. Bahwa semua pesan pokok yang menyebar dalam semua surah telah diisyaratkan secara ringkas dalam surah al-Fatihah. Misalnya tema tauhid, terda pat pada ayat alhamdulillah, lalu tema akhirat terdapat pada ayat maaliki yaumiddin, tema ibadah terdapat pada ayat iyyaaka na’budu dan tema manhaj kehidupan, pada ayat shiraathalladziina an’amta `alaihim.

Satu lagi nama: As Sab’ul Matsaanii (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang). Ini disebutkan dalam surah al-Hijr: 87: Wa laqad aatainaaka sab’an minal matsaani wal qur’aanal `azhiim (Sungguh Ka mi telah menganugerahkan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Alquran yang agung). Tampak dalam ayat ini surah al-Fatihah As Sab’ul Matsaanisejajar dengan Alquran. Seakan dikatakan jika Allah hanya menurunkan surah al-Fatihah itu sudah cukup untuk mewakili Alquran. Ini semua adalah anugerah yang pa ling agung maka tidak perlu kamu ter giur dengan dunia yang fana ini.

Sumber : Republika Jumat, 11/03/2022. hal. 12

About Post Author