Thursday, August 28

Kemuliaan Manusia

amirfath.com, Artikel (74), November 2021 Manusia adalah makhluk yang paling Allah muliakan, Walaqad karramnaa banii aadama.(QS al-Isra’: 70). Syeikh Abul A’la al-Maududi menegaskan bahwa tema pokok Alquran adalah tentang manusia. Dalam surah al-Fatihah sebagai pembuka Alquran ada kata al-alamiin, makusdnya manusia. Surah terakhir penutup Alquran adalah surah an-Naas artinya manusia.

Di berbagai surah menyebar panggilan untuk manusia yaa ayyuhannasdan panggilan untuk manusia yang beriman, Yaa ayyuhalladziina aamanuu.Belum lagi adanya surah khusus de ngan nama al-insaan,dan nama-nama para nabi seperti surah: Hud, Ibrahim, Yusuf, Muham mad, juga nama selain nabi, seperti surah Lukman, Maryam, dan sebagainya. Semua itu menunjukkan betapa mulianya manusia dalam Alquran.

Allah SWT menyebutkan bahwa dalam diri manusia ada sebagain ruh-Nya Wanafakhtu fiihi min ruuhi.
(QS Sad: 72). Artinya manusia secara fitrah memang sudah membawa keagungan Allah SWT. Maka, tidak pantas manusia menghinakan dirinya dengan cara menyembah makhluk, apalagi menyembah setan yang dilaknat oleh Allah SWT. Karena itu, kita diajarkan agar selalu memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk A’uudzu billaahi minsysyaithaanirrajiim.

Kata ar-rajiimartinya terkutuk, sebab setan pekerjaannya hanya membuat kerusakan di muka bumi. Sementara, manusia bertugas membangun bumi Inni jaailun fil ardhi khalifah(QS al-Baqarah: 30). Maka, jelas bahwa setan memang musuh bagi manusia. Allah berfirman: Alama a’laa a’had ilaikum yang banii aadama allaa ta’budusy syaithaan, innahuu lakum `aduwwun mubiin.(Bukankah Aku telah berjanji kepadamu wahai anak Adam, janganlah sekali-kali menyembah setan karena setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.) (QS Yaasin: 60).

Isyarat yang paling kuat atas ketinggian derajat manusia adalah diperintahkannya malaikat bersujud kepada Nabi Adam, manusia pertama, Usjuduu li aadama, fasajuduu illah iblis (bersujudlah kepada Adam, maka para malaikat bersujud kecuali iblis) (QS al-Baqarah:34). Maksudnya sujud penghormatan bukan sujud ibadah. Ini untuk menunjukkan betapa tingginya derajat manusia di sisi Allah SWT. Maka, tidak ada pilihan bagi manusia kecuali harus menuhankan Allah, bukan menuhankan makhluk.

Sumber : Republika, Jumat, 05/11/2021. hal. 12

About Post Author