Friday, July 18

Mengkhususkan Puasa di Hari Jum’at

amirfath.com, Fiqih (10), Des 2020 – Apa hukum mengkhususkan puasa di hari Jum’at? Saya pernah mendengar bahwa itu tidak boleh? Apa dalilnya? Dan mohon dijelaskan apa rahasia tidak boleh puasa di hari Jumat? Bukankah pauasa itu baik? (Hamba Allah, anggota Majlis Ta’lim Amanah Dault Jakarta).

Jawabannya: Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kamu sekalian berpuasa secara khusus pada hari Juma’t, kecuali kamu berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya” (HR. Bukhari-Muslim). Bedasarkan hadits ini para ulama berkesimpulan bahwa hukumnya makruh puasa secara khusus pada hari Jum’at. Letak dilarangnya adalah pengkhususannya pada hari Jum’at untuk berpuasa. Makana ini diperkuat dengan hadits Nabi saw. riawayat Imam At Turmidzi dari Abu Hurairah ra.: “Janganlah kamu mengkhususkan hari Jum’at untuk berpuasa di antara hari-hari yang lain, kecuali ia memang sedang dalam kondisi melaksanakan puasa wajib”. Di antara rahasia mengapa mengkhususkan puasa di hari Jum’at di larang adalah karena hari Jumat adalah hari raya mingguan bagi umat Islam. Maka sebagaimana hari-hari raya lainnya dilarang di dalamnya berpuasa.  

            Dalam hadits lain, bukan hanya hari Jum’at yang dilarang pengkhususan berpuasa, hari Sabtu juga dilarang. Dalam riwayat Imam Muslim Nabi saw. bersabda: Janganlah kalian berpuasa secara khusus di hari Sabtu, kecuali puasa wajib. Abu Daud juga meriwayatkan hadits mengenai pelarangan yang sama, Nabi saw. brsabda: Janganlah kalian berpuasa di hari Sabtu secara khusus, kecuali puasa wajib”. Para ulama fikih mengakatakan bahwa letak makruhnya adalah pada pengkhususannya. Rahasia dilarangnya hari Sabtu adalah karena itu hari raya pekanan bagi kaum Yahudi. Maka jika seorang muslim berpuasa secara khusus di hari sabtu, itu seakan ia menyetujui sikap Yahudi mengagungkan hari tersebut.  Wallahu a’lam bishshawab.        

About Post Author