<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kamus Ahli Tafsir &#8211; Dr. Amir Faishol Fath</title>
	<atom:link href="https://amirfath.com/category/kamus-ahli-tafsir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://amirfath.com</link>
	<description>Pakar Tafsir Al-Quran &#38; CEO Fath Institute</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Jan 2021 11:42:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.3</generator>
	<item>
		<title>Z</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/z/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:42:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2301</guid>

					<description><![CDATA[Z amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (07), Jan 2021 &#8211; Zarkasyi, 745-794 H. Nama lengkapnya, Badruddin Muhammad bin Abdillah bin Bahadur, Abu Abdillah Az-Zarkasyi. Asalanya Turki. Diberi julukan Al-Minhaja, judul buku yang ditulis oleh Imam Nawawi. Ia sangat mencintai buku tersebut. Abad delapan belas Hijrah, zaman dimana ia hidup, adalah kisah jatuhnya dunia Islam di bawah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>Z</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(07), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Zarkasyi</strong>, 745-794 H. Nama lengkapnya, Badruddin Muhammad bin Abdillah bin Bahadur, Abu Abdillah Az-Zarkasyi. Asalanya Turki. Diberi julukan Al-Minhaja, judul buku yang ditulis oleh Imam Nawawi. Ia sangat mencintai buku tersebut. Abad delapan belas Hijrah, zaman dimana ia hidup, adalah kisah jatuhnya dunia Islam di bawah kekuasaan Mungolia dan Tatar. Secara sosiologis ummat Islam dibantai habis oleh kaum penguasa itu. Tetapi secara keilmuan, umat Islam mengalami perkembangan pesat. Sebab gejolak politik, membuat para ulama berkumpul di satu tempat, Mesir. Ibnu Hajar menyebutkan dalam bukunya &#8221; Addurar Al-Kamiinah fi A&#8217;yaanil Miah Atstsaaminah &#8220;, jumlah buku yang ditulis para ulama saat itu mencapai 5000 buku. Imam Zarkasyi dilahirkan di tengah suasana itu. Tentu Zarkasyi kecil, tidak bisa terhindarkan dari pusat-pusat kajian ke-Islaman yang ada pada masanya. Selama menjadi murid bersama Asy-Syekh Jamaluddin Al-Isnawi &#8211; salah seorang fakih dalam mazhab Syafi&#8217;e -, Zarkasyi terkenal pintar. Tak cukup dengan itu, Zarkasyi mengembara ke negeri Syam, untuk mematangkan ilmunya. Di sana ia belajar hadits. Kemudian kembali lagi ke Mesir. Qadhi Syuhbah, menyebutkan; &#8220;Zarkasyi menyatu dengan ilmu. Ia tidak menyibukkan diri selain ilmu&#8221;. Ibnu Hajar bercerita; &#8220;Zarkasyi jika ke pasar, tak pernah pergi kecuali ke toko buku. Lalu ia duduk di sana memebaca buku sampai selesai &#8220;. Para ulama mengatakan, zarkasyi adalah seorang alim yang ensiklopedis.&nbsp; Di antara karangannya yang sangat terkenal;&nbsp; Al-Ijabah li-iiradi mastadrakat hu Aisyah minal akhbaar (dalam bidang hadits), Albahrul Muhith (dalam bidang ushul Fikh), Al-Burhan fi Ulumil Qur&#8217;an (bidang ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an),&nbsp; Tafsirul Qur&#8217;an ( As-Suyuthi menyebutkan tafsir ini sampai surat Maryam ), Takmilah syarhul Minhaj linnawawi ( bidang fikih ).</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong>: Lihat Tarikh Ibnu Furat vol 9, hal, 326, Thabaqat Asysyafiiyah, Qadhi Syuhbah, vol,4, hal, 139, Al-A&#8217;laam, Zarkali, vol, 6, hal, 60-61, Kasyfudzunun, Haji Khalifah,vol.1 hal. 448, Hidayatul Arifin, Al-Baghdaddi, vol, 2, hal.174.</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow"></div>
</div>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fz%2F&amp;linkname=Z" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fz%2F&amp;linkname=Z" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fz%2F&amp;linkname=Z" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fz%2F&amp;linkname=Z" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>S</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/s/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:38:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2294</guid>

					<description><![CDATA[S amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (06), Jan 2021 &#8211; Said Muhammad Hawa, ( 1354-1409H/1935-1989M), salah seorang da&#8217;i yang sangat popular, termasuk dalam gerakan Ikhanul Muslimien. Nama lengkapnya Said bin Muhammad bin Dieb Hawa. Dilahirkan di Hamat, Suria. Sejak kecil sudah menyaksikan pertarungan pemikiran antara sosialisme, nasionalisme dan ikhwanul muslimin. Pada tahun 1372, Said bergabung dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>S</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(06), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-2 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Said Muhammad Hawa</strong>, ( 1354-1409H/1935-1989M), salah seorang da&#8217;i yang sangat popular, termasuk dalam gerakan Ikhanul Muslimien. Nama lengkapnya Said bin Muhammad bin Dieb Hawa. Dilahirkan di Hamat, Suria. Sejak kecil sudah menyaksikan pertarungan pemikiran antara sosialisme, nasionalisme dan ikhwanul muslimin. Pada tahun 1372, Said bergabung dengan gerakan Ikhwan, pada waktu itu ia masih belajar di tingkat menengah atas. Pada tahun 1376 Said masuk Universitas, pada jurusan Syariah. Di sana ia banyak kesempatan belajar pada guru-guru besar yang ditemuinya.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp; Dala perjalanan hidupnya selama di Suria, Said banyak menghadapi berbagai ujian dan peristiwa. Sebagian besar dari apa yang dialaminya ia catat dalam catatan haraiannya yang berjudul&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <em>&#8221; hadzihi tajribati wahadzihi syahadati &#8220;</em>.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Banyak karya-karya yang ditelorkannya, terutama yang berkanaan dengan manhaj tarbiyah gerakan ikhwanul muslimin. Di antaranya : Beberapa seri dalam prinsip &#8221; <em>usul</em> &#8220;, seperti : <em>Allah jalla jalaluhu, </em>Bairut, 1389, <em>Ar Rasul SAW</em>, Bairut, 1389, <em>Al Islam</em>, Bairut, 1389-1390. Beberapa seri dalam fondasi manhaj, seperti : <em>Al Asas fit tafsir</em>, <em>Al Asas fis Sunnah</em>, <em>Al Asas fi qawidil ma&#8217;rifah wadhawabitil fahm</em>. Beberapa seri dalam fikih akidah, seperti : <em>jaulat fil fiqhain al kabir wal akbar</em>, darul Arqam 1400, <em>Tarbiyatuna ar ruhiyah</em>, Bairut, 1399H, <em>Al Mustakhlash fi tazkiyatul anfus, mudzkirrat fi manzilish shiddiqien war rabbaniyyin. </em>Beberapa seri dalam pembinaan, seperti : <em>jundullah tsaqafatan waakhlaqan,</em> 1391, <em>min ajli khtwati ilal amam </em>1398, <em>al madkhal ila da&#8217;watil ikhwan al muslimin</em>, 1399, <em>durus fil amal al islami</em>, 1401, <em>fusul fil imarah walamir, fi afaqit ta&#8217;lim,</em> 1400. dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 210-212.</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Sholah Abu Ismail</strong>, (1346-1410H/1927-1990M), seorang da&#8217;i, yang sangat&nbsp; terkenal dan berpengaruh. Masih mudanya melanglang buana mencari ilmu di ma&#8217;had-ma&#8217;had Al Azhar, dan setamatnya ia muncul sebagai seorang yang alim. Sudah terbiasa mengajar di madrasah-madrasah negri di Mesir, dan dalam usianya yang masih muda sudah aktif dalam gerakan dakwah, terutama Ikhwanul Muslimin. Pada tahun 1954, pernah dipenjara. Kemduian dipenjara lagi pada tahun 1965. Tapi masih terus aktif berdakwah, kemudian ia bergabung dengan Partai Mesir, setelah itu partai Wafd.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Perjuangan yang ditempuhnya adalah melawan skularisme. Selama terlibat dalam kegiatan kengeraan, Shalah dan kawan-kawannya banyak memperjuangkan masalah penerapan syariah Islam. Dan tidak pernah bosan, dalam setiap kesempatan, sesempit apa pun kecuali Shalah selalu mebicarakan dan memanggil kepada masalah bagaimana menjalankan syariah dan mengkritik habis-habisan berbagai sistem yang bertentangan dengan ajaran Islam.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Syiekh Ali At Tantawi, seorang alim dan satrawan yang sangat terkenal, selalu memujinya dan menganggapnya sebagai salah seorang yang sangat berpengaruh dan sangat cerdas. Karena dari tangannya banyak perbaikan-perbaikan ke arah positif.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Karya-karyanya di bidang tafsir tidak berupa buku, melainkan berupa ceramah di televisi : Serial tafsir di televisi Abu Dhabi, sampai 500 seri.&nbsp; Seratus seri di televisi Qatar. Puluhan seri di televisi Oman. Tiga puluh seri tafsir surah Yusuf dalam televisi Saudi Arabia.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 245-246.</p>
</div>
</div>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fs%2F&amp;linkname=S" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fs%2F&amp;linkname=S" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fs%2F&amp;linkname=S" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fs%2F&amp;linkname=S" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>M</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:34:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2291</guid>

					<description><![CDATA[M amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (05), Jan 2021 &#8211; Muhammad Al Abashiri Abdul &#8216;Al Khalifah, (1333-1404H/1914-1984M), seorang da&#8217;i, khatib, dan mujahid. Dibesarkan di Uzbah, suatu kampung di sebelah timur negeri Mesir. Sejak dini sudah belajar di Ma&#8217;had Zaqaziq tingakat dasar, kemudian Kuliah Usuluddin. Pada tahun 1941, mencapai ijazah alamaiyah, sekaligus keterangan untuk boleh aktif da&#8217;wah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>M</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(05), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-3 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Muhammad Al Abashiri Abdul &#8216;Al Khalifah</strong>, (1333-1404H/1914-1984M), seorang da&#8217;i, khatib, dan mujahid. Dibesarkan di Uzbah, suatu kampung di sebelah timur negeri Mesir. Sejak dini sudah belajar di Ma&#8217;had Zaqaziq tingakat dasar, kemudian Kuliah Usuluddin. Pada tahun 1941, mencapai ijazah alamaiyah, sekaligus keterangan untuk boleh aktif da&#8217;wah dan orientasi.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pernah bekerja sebagai penasihat di berbagai wilayah Mesir, sebagai penasihat ruhani Meliter Mesir, lalu sebagai kepala umum penasihat di Universitas Al Azhar. Keberaniannya dalam menyampaikan kebenaran, dan tidak segan-segannya mekritik segala penyimpangan, telah menyebabkan Al Abushiri, berkali-kali diperangkap dalam siksaan. Antara tahun 1962-1965, Al Abushiri mewakili utusan Al Azhar ke Libya. Lalu pada tahun 1975, bekerja di Kuawait di kementrian Wakaf dan penasihat di masjid-masjid. Tidak hanya itu, berbagai seminar sempat juga dihadiri, baik seminar langsung, maupun seminar dalam acara televisi dan radio.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Di antara karya-karyanya : &nbsp;&nbsp;</p>



<p><strong>Muhammad Asad</strong> ( 1900-1992 / 1318-1412 ). Salah seorang pemikir muslim terkemuka. Dilahirkan di Galisia, Belanda, dari Ayah dan Ibu yang bergama Yahudi. Asalnya bernama Liobold Face, Asad muda mengikuti jejak kakeknya, berlatih untuk menjadi seorang dukun. Namun tak lama kemudian, jiwanya goncang. Ia segera meninggalkan perdukunan itu, dan mengikuti latihan meliter. Di sebuah Universitas di Vienna Asad kemudian kuliyah sampai tammat. Setelah itu, ia bekerja sebagai wartawan. Di tengah menjalani karirnya itu, Asad dipanggil pamannya ke kota Al-Quds, Palestina. Di sana ia diperkenalkan dengan gerakan Zionisme. Namun hatinya menolak. Dari situ Asad mulai ingin tahu apa itu Islam dan apa itu Dunia Islam. Dalam kesempatan sebagai wartawan Asad menjajaki Dunia Arab yang merupakan bagian dari dunia Islam. Ia berkeliling dari Negara ke Negara sambil mempelajari hakikat Islam dan melihat langsung kehidupan orang-orang Islam. Di puncak perjalanannya yang begitu panjang, Asad kemudian menemukan dirinya yang sejati. Ia kemudian masuk Islam di salah satu negeri di Dunia Arab tahun 1926. Sejak itu Asad muncul sebagai seorang pemikir mus- lim terkemuka abad dua puluh. Semua kisah perjalanan yang dilaluinya ia rekam dalam bukunya yang terkanal &#8220;<em> Jalan menuju &nbsp;&nbsp;&nbsp;Makkah </em>&#8220;.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada tahun 1964, Asad mulai menyusun sebuah karya besar, yaitu penerjemahan dan penafsiran Al-Qur&#8217;an. Karya monumental ini ia lakukan selama tujuh belas tahun. Selain tafsir ini, Asad banyak menulis buku, di antaranya : &#8221; <em>Islam di persimpangan jalan</em> &#8220;. Dicetak pertama kali tahun 1934, buku ini sejatinya merupakan seruan terhadap Umat Islam, agar menjalani Islam dengan benar, dan tidak mengikuti nilai-nilai yang tercermin dari masyarakat barat secara buta. &nbsp;&#8221; <em>Dasar-dasar Negara Islam</em> &#8221; (&nbsp; terbit tahun 1947 ) dan &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&#8221; <em>Inilah Syari&#8217;at kita</em> &#8221; ( terbit tahun 1987 ), merupakan dua karya Asad yang mengupas pandangannya mengenai konsep bernegara dalam Islam. Sebelum wafatnya, Asad sempat me- nulis catatan harian yang kedua setelah &#8220;<em>Jalan menuju Makkah</em> &#8221; &nbsp;judulnya &#8221; <em>Kembalinya sebuah hati ke negeri- nya</em> &#8220;. Dalam catatan ini, tercermin &nbsp;sisi yang lain lagi dari kepribadian Asad yang kokoh memeperjuangkan keima- nannya dan pengalaman hidupnya yang kaya dengan renungan dan pemikiaran.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> : <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, Dar Ibn Hazm, Cet. I, hal. 449-450, <em>Shoihatu Muslim qaadim minal gharb, Islamu Muham- mad Asad</em>, oleh Mustafa Hilmi, Dar Dakwah, Al-Iskandariyah. &nbsp;&nbsp;</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Muhammad Al Bahy</strong> ( 1905-1983 / 1323-1403 ). Seorang pemikir muslim kontemporer, yang tercermin dari karya-karyanya, seruan lantang menuju pembaharuan pemahaman keagamaan dan kehidupan sosial. Ia dilahirkan di sebuah wilayah Al Buhairah. Tahun 1934, Al Bahy meraih gelar diploma dalam bahasa Jerman, di samping gelar Doktor dalam bidang Filsafat, Ilmu Jiwa dan Ilmu Sosial, di Universitas Hamburg. Selama kuliyah di sana, ia aktiv dalam kegiata pemikiran yang tergabung dalam gerbong Syeikh Muhammad Abduh.&nbsp; Sekembalinya dari Jerman. ia menjadi Guru besar di Kuliyah Usuluddin di Universitas Al-Azhar, dan sebagai Kepala Jurusan Bidang Filsafat di Fakultas Bahasa Arab. Belum lagi kesibukannya sebagai Dosen terbang di Universitas Mic Gil Kanada tahun 1952 dan Universitas Al Ribath Al Hadistah tahun 1960. Ditambah penugasan ekstra dari Universitas Al-Azhar untuk menghadiri seminar-seminar dan kegiatan keilmuan lainnya.</p>



<p>Banyak karya-karya yang lahir dari tangannya, terutama yang berkenanaa dengan pemikiran Islam, seperti : Pemikiran Islam Modern dan hubungannya dengan penjajahan barat, Perkembangan Pemikiran Islam, Islam dalam kancah Ideologi Modern, Islam dan Aliran-aliran pemikiran sesat, Islam dan masalah persaudaraan beragama, Islam dan masalah Ekonomi, Generasi muda, antara ekstrim keimanan dan keraguan terhadap Allah, Islam sebagai jalan hidup, Islam sebagai agama dakwah bukan revolusi, Bebarapa tantangan jalan Islam di tengah masyarakat Islam Modern, Pemikiran Islam dan Masyarakat Modern, Kerancuan pemikiran Materialisme Sejarah, antara teory dan praktis, Islam dan &nbsp;&nbsp;&nbsp;perbudakan.</p>



<p>Sebagai pemikir yang selalu berangkat dari Al-Qur&#8217;an, Al Bahy juga mempunyai beberapa karya dalam bidang tafsir dan disiplin ilmu yang berkanaan dengan Al-Qur&#8217;an, seperti : Tafsir tematis Al-Qur&#8217;a, Juz &#8216;Amma, Di anatara pemahaman Qur&#8217;ani dalam masalah Akidah dan Akhlak,&nbsp; Al-Qur&#8217;an dan masyarakat, Al-Qur&#8217;an dalam menghadapiMaterialisme &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;( Tafsir beberapa surat Al-Qur&#8217;an : Al-Ankabut, Ibrahim, Thoha, Maryam, Al-Shafat, Al-Furqaan, Al- Hajar, Al-A&#8217;raaf, Yusuf, Al-An&#8217;aam, Al- Syu&#8217;araa&#8217;, Al-Rum, Al-Anbiyaa&#8217;, Al- Qashaah, Al-Mu&#8217;minuun, Al-Naml, Al- Nahl, Al-Kahf, Yunus, Al-Nisa&#8217; ), Tafsir tematis Al- Qur&#8217;an ( Tafsir Surat Al-Isra&#8217; ), Cara Al-Qur&#8217;an dalam membangun masyarakat, Agama dan Negara, dalam pan- dangan Al-Qur&#8217;an. &nbsp;</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> : <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, Dar Ibn Hazm, Cet. I, hal. 456-459.</p>



<p><strong>Muhammad Izzah Darwazah </strong>( 1984-1987 / 1305-1404 ). Seorang penulis muslim yang produktif. Dilahirkan di kota Nablis, Palestina, Darwazah, pada awal karirnya – selama dunia Islam di bawah pemerintahan Ustmania – bekerja di kantor pos, yang setiap hari bisa mengikuti berbagai surat kabar harian Mesir yang diposkan. Dari sana Darwazah banyak&nbsp; menimba ilmu, dan memperluas wawasan. Suatu potensi dan langkah kreatif yang kelak bisa mengantarkannya tampil sebagai seorang aktivis politk, penulis, dan pengajar.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam karir politiknya, Darwazah pernah dipenjara di Damaskus, Syria. Pada waktu mudanya, ia sering menulis naskah drama, yang diangkat dari kisah-kisah sejarah Islam. Selama di &nbsp;Bairut, pernah bekerja sebagai dewan redaksi dua surat kabar &#8221; <em>Al-Haqiqah</em> &#8221; dan &#8221; <em>Al-Ikha&#8217;</em> &nbsp;<em>al Ustmani </em>&#8220;. Juga sering menerjemahkan buku dari bahasa Turki dan bahasa Prancis. Di samping buku-buku pelajaran tentang sejarah Islam, ia juga menulis beberapa karya yang berkenaan dengan masalah Palestina, dan gerakan Arab moderen.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sejak tahun 1956, Darwazah telah mulai menyusun ensiklopedinya yang terdiri dari dua puluh jilid, judulnya &#8221; Sejarah Nasinalisme Arab &#8220;. Sebelum meninggal, catatan harian yang merekam segala langkah-langkah penulisnya dan berbagai kejadian politik di dunia Arab ini, diterbitkan. Siapapun yang membaca karya besar ini, akan melihat betapa Darwazah seorang yang terlibat langsung dalam pergulatan politik dunia Arab, dan membelakangi setiap kejadian yang muncul. Pun juga ia termasuk yang mendirikan partai-partai pergerakan kemerdekaan Syiria dan Palestina. &nbsp;</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bila dikalsifikasi, karya-karya Darwazah meliputi: buku-buku mengenai ke-Islaman, seperti: Zaman dan lingkungan Nabi SAW pada waktu diutus, Kaidah dan Dustur Islam dalam segala aspek kehidupan. Mengenai Palestina, seperti : Masalah Palstina, dari masa ke &nbsp;&nbsp;&nbsp;masa, Pelajaran dari Sejarah Palestina, Israel dan Zionis, permusuhan dulu dan sekarang . Mengenai sejarah, seperti : &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Ringkasan sejarah Arab dan Islam, Pelajaran sejarah Arab, dulu sampai sekarang. Mengenai Nasio- nalisme Arab, seperti : Gerakan Arab Moderen, Persoalan Dunia Arab, Ekonomi, Sosial dan Politik, Kesatuan Dunia Arab.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;Dalam bidang tafsir, Darwazah juga mempunyai karya-karya penting dan bermutu, terutama kitabnya &#8221; <em>Al- Tafsirul Hadiest</em> &#8220;, tafsir semua Al-Qur&#8217;an, terdiri dari dua belas jilid. Tafsir tematis juga menjadi metode pendekatannya terhadap Al-Qur&#8217;an. Beberapa karyanya dalam pendekatan tematis ini, seperti : Sejarah Rasulullah SAW, cuplikan dari Al-Qur&#8217;an, Al-Qur&#8217;an dan Wanita, Al-Qur&#8217;an dan Kaum Yahudi, Dustur Al-Qur&#8217;an dan Sunnah Nabi dalam segala aspek kehidupan, Al-Qur&#8217;an dan Missionaris, Al-Qur&#8217;an dan Orang-orang Kafir, Jihad dalam Al-Qur&#8217;an dan Sunnah.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> : <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, Dar Ibn Hazm, Cet. I, hal. 523-526, Muham- mad Izzah Darwazah, Nasy&#8217;atuhu, hayatuhu, mu&#8217;allafaatuhu, oleh Dr. M, Al -Ittihaad Al-Aam lilkuttab wasshahafiyyin walfalisthiniy- yiin, Al-Amanah Al-Aamah, Damaskus, Dar Qutaibah 1403, Muhamma Izzah Darwazah waharkatun nidhaal al falistieney, oleh Adil Hasan Ghanim, Darun Nahdahah Al-Arabiyah, Cairo, Muhamma Izzah Darwazah wa tafsirul Qur&#8217;anil kariem, Maktabatur Rushd, Riyadh, 1414.</p>
</div>
</div>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fm%2F&amp;linkname=M" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fm%2F&amp;linkname=M" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fm%2F&amp;linkname=M" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fm%2F&amp;linkname=M" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>H</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/h/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2288</guid>

					<description><![CDATA[H amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (04), Jan 2021 &#8211; Hasan bin Umayyir Asy Syirazi, (1295-1399H/1878-1979M), seorang da&#8217;i yang alim. Lahir di Zanjibar, sejak kecil sudah belajar kepada para syiekh yang ada di tempat kelahirannya, di antaranya Syeikh Ahmad bin Abi Bakar. Pernah menjadi skretaris gurunya di Mahkamah Syariah, kemduian ia memilih jalan dakwah kepada Allah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>H</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(04), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-4 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Hasan bin Umayyir Asy Syirazi</strong>, (1295-1399H/1878-1979M), seorang da&#8217;i yang alim. Lahir di Zanjibar, sejak kecil sudah belajar kepada para syiekh yang ada di tempat kelahirannya, di antaranya Syeikh Ahmad bin Abi Bakar. Pernah menjadi skretaris gurunya di Mahkamah Syariah, kemduian ia memilih jalan dakwah kepada Allah sebagai hidupnya. Selama menempuh jalan dakwah tersebut, banyak negeri yang disinggahinya : Tanzania, Uganda, Rawanda, Muzambique, dan lainnya. Ribuan orang telah masuk Islam melalui tangannya.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Syeikh Asy Syirazi, di celah kesibukannya, ternyata telah elahirkan sebuah karya agung dalam tafsir, dengan bahasa As Sawahilyah, sebagai dokumen pemikirannya. Dalam Tafsir ini Asy Syirazi menolak keras terhadap aliran Al Qadiyaniha sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan. Karyanya lagi berjudul <em>&#8221; Al Fathul kabir fi syarhil mukhtashar ash shaghir &#8220;,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &#8221; safinatunaja &#8221; dan &#8220;Al Fawaid az Zanjibariah bisyarhil muqaddimah alhadhramiyah &#8220;</em>.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 147.</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Husnain Muhammad Makhluf</strong>, (1308-1410H/1890-1990M), seorang mufti Mesir. Tamat dari Al Azhar dengan ijzah al alamiyah, tahun 1914, lalu menjadi guru di universitas yang sama. Pernah menjabat sebagai hakim di Mahkamah syariah, kemudian menjadi ketua Mahkamah Iskandariah, pada akhir tahun 1941. Pernah menjabat sebagai ketua bidang pemerikasaan di kementrian keadilan, di sanalah ia ikut andil dalam perbaikan undang-undang yang sangat penting dan menentukan. Dinataranya undang-undang Mahkamah syariah. Pada tahun 1945 menjabat sebagai mufti Mesir. Setelah berakhir masa tugasnya, Syeikh Makhluf setiap hari menyibukkan diri dengan mengajarkan ilmunya di masjid-masjid agung, dan meberikan fatwa mengenai berbagai permasalahan yangberkembang.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada tahun 1948, dpillih sebagai anggota Umala Besar Al Azhar, dan anggota Majmaul buhuts al Islamiyah di Al Azhar, kemudian menjadi ketua <em>Jamiyatun Nuhud bid da&#8217;wah al Islamiyah</em>,&nbsp; dan mendapatkan pila Raja Faisal Internasional.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Diantara karya-karyanya : Nama-nama Allah dalam ayat-ayat Al Qur&#8217;an, Cairo 1402H, Ketaatan menurut Al-Qur&#8217;an, Muasatu Makkah, 1393H,&nbsp; M&lt;ujahadah melawan segala musush dalam Al Qur&#8217;an dan As Sunnah, Cairo, 1394, Tafsir Surah Yasin, Al Kailani, 1402, Juz amma, dengan catatan kaki kalimat-kalimat Al-Qur&#8217;an,&nbsp; tafsir dengan judul &#8221; <em>shafwatul bayan limaanil qur&#8217;an</em> &#8220;, al kitabul arabi 1375H,&nbsp; dan &#8221; <em>kalimatul qur&#8217;an</em> &#8220;, Riyadh 1375H, Hukum waris dalam syariah Islam, Jeddah, &#8221; <em>risalah fi khatmil qur&#8217;an</em> &#8220;,&nbsp; <em>tafsir ayatil kursi</em>, <em>surah al ikhlash dan surah adh dhuha</em>, keutamaan al-qur&#8217;an dan membacanya, &nbsp;tafsir surah al qadar, doa-doa dalam Al-Qur&#8217;an, renungan sirah Nabi, dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 154-156.&nbsp;</p>
</div>
</div>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fh%2F&amp;linkname=H" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fh%2F&amp;linkname=H" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fh%2F&amp;linkname=H" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fh%2F&amp;linkname=H" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>G</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/g/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2285</guid>

					<description><![CDATA[G amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (03), Jan 2021 &#8211; Al Ghazali Khalil Ied, (&#8230;.-1403anH/&#8230;.-1983anM), terkenal sebagai seorang yang alim dan wara&#8217;. Mempunyai ketaatan yang tinggi, akhlak mulia, selalu mendekatkan diri kepada Allah. Ilmunya yang dalam menghantarkannya untuk menjadi seorang ahli tafsir. Bekal ilmu-ilmu dasar ke-Islaman dicapai dari keaktifanya mengikuti halaqah ilmu di Mesir, lalu pindah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>G</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(03), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-5 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Al Ghazali Khalil Ied</strong>, (&#8230;.-1403anH/&#8230;.-1983anM), terkenal sebagai seorang yang alim dan wara&#8217;. Mempunyai ketaatan yang tinggi, akhlak mulia, selalu mendekatkan diri kepada Allah. Ilmunya yang dalam menghantarkannya untuk menjadi seorang ahli tafsir. Bekal ilmu-ilmu dasar ke-Islaman dicapai dari keaktifanya mengikuti halaqah ilmu di Mesir, lalu pindah ke Saudi Arabia. Di sana ia menjabat sebagai dosen di Kuliah Syariah, Universitas Islam, Al Imam Muhamad bin Saud, dan Al Ma&#8217;had Al Ali lidda&#8217;wah Al Islamiyah di Riyadh.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Salah seorang muridnya, Muhamad Khair Ramadhan menyebutkan bahwa ia mengajar Al-Qur&#8217;an dan Tajwid dengan penuh keakraban, kebersihan hati, pandangannya luas baik di bidang syariah maupun ilmu pengetahuan modren.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Di antara karyanya-karyanya : Tafsir Ayat Al Kursi dan sesudahnya hingga akhir Surah Al Baqarah, Riyadh, 1402, Tafsir Surah Al Ahzab, Riyadh, 1402, Tafsir Surah Al Anfal, Riyadh, 1401, Tafsir Surah Ar Ra&#8217;d, Riyadh, 1403, Tafsir Surah Az Zumar, Riyadh 1403, Tafsir Surah Yasin, Riyadh, 1403, Batas-batas Syariah dan pengaruhnya terhadap keamanan dan ketenangan masayarakat , dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 409.&nbsp;</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p></p>
</div>
</div>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fg%2F&amp;linkname=G" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fg%2F&amp;linkname=G" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fg%2F&amp;linkname=G" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fg%2F&amp;linkname=G" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>B</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/b/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:21:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2282</guid>

					<description><![CDATA[B amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (02), Jan 2021 &#8211; AL BAQILLAANI, &#8230;..- 403H. Nama lengkapnya Muhammad bin Thayyib, bin Muhammad Al-Baqillani. Seorang ahli ilmu Kalam. Tegas pendirian. Tidak ada kamus takut baginya. Al-Baghdadi menyebutkan, suatu hari Raja Adhadullah mengutusnya ke Raja Ramawi. Mendengar hal itu Raja Ramawi tahu pribadi Al-Baqillani yang tidak mungkin bersujud atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>B</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(02), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-6 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>AL BAQILLAANI</strong>, &#8230;..- 403H. Nama lengkapnya Muhammad bin Thayyib, bin Muhammad Al-Baqillani. Seorang ahli ilmu Kalam. Tegas pendirian. Tidak ada kamus takut baginya. Al-Baghdadi menyebutkan, suatu hari Raja Adhadullah mengutusnya ke Raja Ramawi. Mendengar hal itu Raja Ramawi tahu pribadi Al-Baqillani yang tidak mungkin bersujud atau menunduk sebagai ungkapan rasa hormat kepadanya. Raja Ramawi berfikir bagaimana supaya Al-Baqillani menunduk saat menghadapnya. Ia segera mengubah model pintu yang mengarah kepdanya. Tingginya direndahkan. Sehingga tidak mungkin bagi setiap orang yang masuk melalui pintu itu kecuali menunduk. Setibanya Al-Baqillani di sana, rupanya ia telah menangkap isyarata itu. Ia masuk dengan cara lain. Bagian belakang tubuhnya ia dahulukan. Jadi ia masuk dengan membelakangi Raja. Kamudian ia berdiri tegak menghadapnya. Di sini terlihat kecedasan dan ketegaran Al-Baqillani.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ibnu Khallikan berkisah; Al-Baqillani bermazhab Asy&#8217;ari secara akidah. Ia suka berdebat. Dan kalau sudah berdebat, tidak mau berhenti.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tapi Al-Baqillani mempunyai halaqah ( lingkaran studi ) yang besar di Baghdad. Hidupnya penuh ibadah, amal baik, membela agama, dan menulis hal-hal yang berkaitan dengan dasar-dasar agama. Diantara karya-karyanya; Al inshaf fiima yhibbu i&#8217;tiqaduhu walaa yjuzul jahl bihi, I&#8217;jazul Qur&#8217;an dan at-Tamhid firraddi alal mulhidah, walmua&#8217;ththilah, warrafidhah, walkhawarij .</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong>: Lihat Tarikhu Baghdad, Al-Baghdadi, vol.5, hal. 279, Wafayatul A&#8217;yaan; Ibnu Khallikan, vol. 2 hal. 278.</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>AL-BURHAN</strong>,  lengkapnya, Al-burhan fi uluimil qur&#8217;an, ditulis oleh Imam Az-Zarkasyi. Tidak ada perbedaan pendapat bahwa buku ini milik Az Zarkasyi. Dalam bidang ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an, buku ini adalah yang pertama, yang paling lengkap. Sebelumnya, hanya buku-buku parsial, mengupas tema-tema tertentu mengenai ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an. Di makaddimahnya, Zarkasyi menerang kan, ia tidak menemukan satu bukupun yang mengupas ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an secara komprehensih. Karenanya ia kemudian terdorong untuk menulisnya. Di antara tema-tema penting ia kupas; gaya ungkapan Al-Qur&#8217;an, Mukjizat Al-Qur&#8217;an, Etika membaca Al-Qur&#8217;an, Keterkaitan ayat-ayat dan surat-surat Al-Qur&#8217;an, Hal-hal yang sekilas kurang jelas dalam Al-Qur&#8217;an. Metode yang dipakai, pendekatan ilmiyah. Zarkasyi, tidak menyebutkan pendapat kecuali menyebut siapa yang mengatakannya. Pendapat-pandapat para ulama terdahulu ia rangkum dalam buku ini secara tematis dan rapi. Masing-masing tema menawarkan pandangan-pandang an yang jelas mengenai ilmu-ilmu Al-Qur&#8217;an. Anda ketika membacanya, akan dihantarkan kepada selintas sejarah dan perkembangan dari masing-masing ilmu, kemudian pembagiannya dan persoalan-persoalan yang terkandung di dalamnya. Refrensi yang paling banyak dijadikan rujukan oleh Zarkasyi dalam menulis buku ini; Jamiul bayana, Al-Raghib Al-Ashfahani,505H. Tafsir Al-Murrir Alwajiz, Inbu Uthiyah,451H. Al-Burhan fi Mutasyabihil Qur&#8217;an, Abul Ali Azizi,494H.  Lihat Al-Burhan fi ulumil Qur&#8217;an, Az-Zarkasyi, Tahqiq, Dr. Yusuf Abdurrahman, Darul Ma&#8217;rifah, Bairut, 1994M.</p>
</div>
</div>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fb%2F&amp;linkname=B" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fb%2F&amp;linkname=B" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fb%2F&amp;linkname=B" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fb%2F&amp;linkname=B" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>A</title>
		<link>https://amirfath.com/2021/01/03/a/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dr. Amir Faishol Fath]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 11:12:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kamus Ahli Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://amirfath.com/?p=2277</guid>

					<description><![CDATA[A amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir (01), Jan 2021 &#8211; AL MUDARRIS, (1323-1415H/1905-1994), seorang ulama Kurdi, berpandangan luas dan sangat terkenal sebagai ahli tasauf agung di Iraq. Dilahirkan di sebuah kampung &#8221; Takiya &#8220;. Nama lengkapnya Abdul Karim Muhammad Al Mudarris. Sejak kecil proses pendidikannya ditempuh secara tradsisonal, melalui madrasah-madrasah sederhana di tempat kelahirannya. Pada tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="has-text-align-center wp-block-heading"><strong><strong>A</strong></strong></h1>



<p><strong><span style="color:#5c198c" class="has-inline-color">amirfath.com, Kamus Ahli Tafsir <strong>(01), Jan 2021 &#8211;</strong></span></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>AL MUDARRIS, </strong>(1323-1415H/1905-1994), seorang ulama Kurdi, berpandangan luas dan sangat terkenal sebagai ahli tasauf agung di Iraq. Dilahirkan di sebuah kampung &#8221; Takiya &#8220;. Nama lengkapnya Abdul Karim Muhammad Al Mudarris. Sejak kecil proses pendidikannya ditempuh secara tradsisonal, melalui madrasah-madrasah sederhana di tempat kelahirannya. Pada tahun 1374, Abdul Karim pindah ke Karkuk. Tak lama kemudian, Syeikh Muhammad Al-Qazliji, seorang Guru yang menangani Madrasah Syeikh Abdul Qadir Al Jailani di Baghdad meninggal dunia. Mendengar peristiwa itu, Abdul Krim segera berangkat Ke Baghdad, lalu diterima sebagai guru di Masjid Syeikh Ali. Murid-muris dari berbagai negeri datang berguru, dari : Turki, Maroko, Aljazair dan Iraq.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sebagai Imam masjid, menyampaikan fatwa, dan mengajar adalah pekerjan yang tidak pernah ditinggalkan, sehingga lebih dari lima puluh alim lahir dari buah perjuangannya. Sekalipun demikian Abdul Karim masih menyempatkan diri menulis buku. Banyak karya-karyanya berbahasa Kurdi. Sebagain yang sangat trekenal tafsirnya berbahasa Arab bernama : &#8220;<em> mawahuburrahman fi tafsiril Qur&#8217;an </em>&#8220;, dan juga sebuah buku tentang tokoh besar di Kurdi dalam bukunya yang berjudul &#8221; <em>ulamauna fi khidmatil ilma waddin</em> &#8220;.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 318-320.&nbsp;</p>



<p><strong>Abdullah Abdul Gahni Khayyat</strong>, (1326-1415H/1908-1995M), Seorang Imam dan Khatib di Masjidil Haram, selama tiga tahun. Ahli sejarah menyebutkan bahwa ia tergolong ulama besar. Asalnya dari Hamat Suriah, Ayah ibunya pindah ke makkah pada akhir abad ke dua belas Hijah. Abdullah kecil dididik oleh ayahnya dengan mengikuti halaqah pengajian di Majidil Haram, di samping sekolah klasikal di Madrsah Al Khayyat. Keahliannya nampak sebagai seorang yangpandai mengajar dan ahli menejemen. Banyak jasanya yang dirasakan orang banyak. Sebutan tentangnya yang terdengar dari lisan ke lisan adalah harum dan baik.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memang Abdullah seorang yang alim. Penguasaan terhadap ilmu memudahkan dia dalam menjawab berbagai pertanyaan dalam segala bidang. Khatbah-khatbahnya di Masjidil Haran telah dikumpulkan menjadi buku yang sangat membantu bagi para khatib di masjid-masjid. Beberapa karyanya : Bejak bagi musafir : hukum salat, puasa, dan Ihram di atas pesawat terbang, At Tafisr Al Muyassar, Libanon 1380, At Tafsir Al Muyassar : Ringkasan dari tafsir-tafsir standar, Maktabah Syakir 1380, At Tafsir Al Muyassar, (mata pelajaran untuk menengah atas, tingkat satu dan dua), Khotbah-khotbah di Masjidl Haram, dalam masalah agama dan sosial, Makkah 1388 dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 335-336.&nbsp;</p>



<p><strong>Abdullah bi Muhammad Al Ghamari</strong>, (1328-1413H/1910-1993M), seorang alim terkemuka, ahli dibidang hadits, fikih, ilmu kalam dan usul fikih. Dilahirkan di Tanjah, dan sejak kecil telah menempul pendidikan secara tradisonal, melalui halaqah-halaqh keilmuan yang ada, bersama para masyaikh yang ensiklopedis, sehingga ia benar-benar menjadi seorang alim ahli dalam segala bidang.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dari Al-Azhar Abdullah mendapatkan ijazah alalaimyah, sekalipun demikian ia masih berguru kepada para Syiekh di Mesir. Ilmunya yang demikian luas tercermin dalam karya-karyanya, di antaranya : Keutamaan Al-Qur&#8217;an, Tafsir Al-Qur&#8217;anul Karim, <em>Taudhihul bayan biwusuli tsawabil qur&#8217;an</em>, Penegasan Al-Qur&#8217;an bahwa Nabi SAW adalah paling mulyanya segala mahluk, Arru&#8217;ya dalam Al-Qur&#8217;an dan As Sunnah, <em>Jawahirul bayan fi tanasubi suwaril Qur&#8217;an</em>, Bid&#8217;ah-bid&#8217;ah dalam tafsir, dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal. 349-353.</p>



<p><strong>Abdullah Yusuf Azzam</strong>, (1360-1410H/1941-1989M), seorang alim, mujahid agung di Afghanistan. Dilahirkan di Silah Al Haritsiyah, di Palestina. Sejak kecil sudah rajin mengikuti pelajaran dan prose pendidikan tradsional di madrasah tingkat dasar di kampungnya. Pun sejak kecil selalu membaca Al-Qur&#8217;an dan selalu berdiam di Masjid. Bahkan pada masa mudanya selalu memberikan pengajian di masjid kampungnya. Pada tahun 1966M. menyelesaikan program S1nya di Universitas Damaskus, kuliyah Syariah. Dalam kesempatan ini ia menyempatkan diri untuk mengikuti berbagai kegiatan penyerangan terhadap kekuatan Israel di Pelstina, dan bahkan menjadi komandan dalam berbagai penyerangan yang lain.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada tahun 1969, berhasil menyelesaikan program S2 di Universitas Al Azhar, di Kuliah Usul Fikih. Pada kesempatan ini ia menjadi dosen di Universitas Amman di Kuliah Syariah. Setelah itu ia berangkat ke Kairo, untuk menyelesaikan program Doktor, dan pada tahun 1973, program Ph.D di bidang Usul Fikih berhasil dipertahankan.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setelah itu menjadi dosen di Universitas Jordan, Kuliah Syariah, lalu pindah ke Universitas Raha Abdul Aziz Jeddah, setelah itu pindah ke Universitas Islam Internasional Islamabad pada tahun 1984. Tak beberapa lama mengajar, Azzam lalu minta keluar untuk konsentrasi mengendalikan jihad di Afghanistan. Tidak ada yang memungkiri akan peranannya yang sangat menentukan dalam jihad di Afghanistan. Sebab ternyata kehadirannya di sana, telah menjadi perekat dan penyatu dari berbagai faksi mujhidin yang ada. Keyakinannya sangat kuat, bahwa dari Afghanistan kelak akan membuka Palestina.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Di tengah perjalanan jihadnya, Azzam telah membina penrbitan majalah &#8221; <em>risalataul Jihad</em> &#8221; yang merupakan mecdia bulanan untuk mengungkap perjalanan jihad Afghan, dan &#8221; <em>lahibul ma&#8217;rakah</em> &#8221; berita mingguan terhangat engenai jihad dan peristiwa yang terjadi di dalamnya.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tapi kemudian&nbsp; ia segara mati syahid. Sebuah ledakan bom yang mengandung kekuatan yang sangat dahsyat melemparkan mobil yang dikendarainya. Ia dan kedua anaknya: Muhammad dan Ibrahim yang sedang berada dalam satu kendaraan, sama-sama meninggal.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ilmunya tentang Al-Qur&#8217;an demikian luas. Ceramah-ceramahnya merupakan kalimat-kaliamt yang dipetik dari Ayat-ayat Al-Qur&#8217;an. Hampir semua pesan-pesanya berkanaan dengan spirit jihad. Ada dua surah dala Al-Qur&#8217;an yang dari awal sampai akhir hanya menceritakan tentang perjalanan jihad para sahabat bersama rasulullah SAW. yaitu surah Al-Anfal dan At Taubah. Kedua surah ini yang selalu disampaikan oleh Azzam dalam berbagai kesempatan selama perang. Setelah wafatnya tafisir yang disapiakannya melalaui ceranah atas kedua surah tersebut diterbitkan dala dua jilid.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Khalil Hasan menulis sebuah buku tentang Azzam dengan judul : Asy Sayhid Abdullah Azzam, seorang mujahid Plestina dan Afghanistan. Begitu juga Muhammad Abdullah Al Amir, menulis buku dengan judul : Asy Syiekh Al Mujahid Abdulah Azzam, penerjemah kata-kata dalam bentuk perbuatan, 1410H. Adnan juga menulis ebuah buku : Abdullah Azzam, peristiwa dan berbgai sikap, 1410H. Ahad Said Azzam menulis : Di natara manaqib Al Imam Abdullah Azzam, 1412H.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dinatara karya-karyanya : Tanda-tanda kekuasaan Allah dalam jihad Afgahnistan, Islam dan masa depan umat manusia, Hukum amal jamaie, dalam amar ma&#8217;ruf nahi mungkar, Akidah dan pengaruhnya dalam membangun generasi, dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal. 358-361.</p>



<p><strong>Abdur Raziq Naufal</strong>&nbsp; ( 1336-1404 H / 1917-1984 M ). Dilahirkan di Kairo, Raziq seorang pemikir yang produktif. Karya-karyanya banyak berkaitan dengan upaya penafsiran Al-Qur&#8217;an melalui pendekatan ilmu pengetahuan. Pada tahun 1939, Raziq menyelesaikan program S1nya, di bidang pertanian. Lalu pada tahun 1967, ia menamtkan program MAnya di bidang Strategi Nasional akdemi meliter.</p>



<p>Di antara bukunya yang sangat terkenal dan diterjemahkan ke berbai bahasa, berjudul : &#8221; <em>Allahu wal Ilmul hadits</em> &#8221; ( Allah dan Ilmu penegtahuan moderen ). Buku ini terbit pertama kali pada awal April 1957. Lebih dari itu Raziq telah banyak menyumbangkan pemikirannya&nbsp; melalui berbagai seminar ke-islaman internasional.</p>



<p>Karya lainnya :&nbsp; <em>Al I&#8217;jaz al adadi lilqur&#8217;anil kariem</em>&nbsp; ( Mukjizat akngka-angka dalam Al-Qur&#8217;an ), <em>bainaddin wal ilm</em>&nbsp; ( antara agama dan Ilmu Pengetahuan ), <em>As Sunnah wal Ilm</em> ( Sunnah dan Ilmu Pengetahuan ), <em>Al Qur&#8217;an wal Ilmul hadits</em> (&nbsp; Al Qur&#8217;an dan Ilmu Penge-tahuan Moderen ) dan <em>Mu&#8217;jizatul araqaam wat tarqiem fil qur&#8217;an</em> ( Mukjizat nomer-nomer dan penomeran dalam Al-Qur&#8217;an ).</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal. 289-290.</p>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow">
<p><strong>Abul A&#8217;la al Maududi</strong>, ( 1321-1399 H/ 1903-1979M.), dilahirkan di sebuah kampung Orangabad, terletak di India selatan. Pada tahun 1921 tampil sebagai ketua redaksi Majalah Mingguan &#8221; Muslim &#8220;, terbitan Ibu Kota. Pada tahun 1932, mulai membangun majalah bulanan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &#8221; tarjumanul Qur&#8217;an &#8220;, salah satu media untuk memberikan pemahaman terhadap Umat Islam, anak Benua India.&nbsp; Pada tahun 1941, membangun organisasi Jamaat Islami, dan sekaligus sebagai ketuanya.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam perjalanannya Abul A&#8217;la al Maudid terkenal sebagai pemikir Islam, yang telah membawa pembaharuan di negerinya, anak benua India. Dialah yang termasuk pencetus gerakan pemisahan Pakistan dari India atas landasan perbedaan agama dan perbedaan budaya. Pun dilah yang setiap tulisannya menyerukan agar Islam benar-benar dilaksanakan dalam berbagai segi kehidupan, pribadi, keluarga, masyarakat dan negara. Karya-karyanya hampir semuanya merupakan pangilan untuk menuju tujuan tersebut. Yang paling terkenal dari karyanya adalah tafsir &#8221; Tafhimul Qur&#8217;an &#8220;, sebuah dokumen pemikirannya, dalam menegakkan Islam sebagai pedoman hidup, dan sekali gus sebuah pemahaman tentang Islam, Al-Qur;an dan kehiduyapn Rasulullah secara mendalam dan komprehensif.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Beberapa buku tentang Abul A&#8217;la di antaranya : Manhaj Tafsir Abul A&#8217;la al Maududi, oleh Alifuddin At Turabi, tesis untuk mempethankan gelar MA di Universitas Ummul Qura, Makkah Al Mukarramah, Abul A&#8217;la al Maududi : hidup dan pandangan akidahnya, oleh Hmad bin Shadiq Jamil, Daru Madani, 1406, Abul A&#8217;la al Maududi : hidup, dakwah dan jihadnya, oleh Khalil ahmad al Hamidi, Riyadh 1403, Abul A&#8217;la al Maududi, pemikiran dan dakwahnya, oleh Samir Abdul Hamid Ibrahim, Darul Anshar, 1399.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Karya-karya al Maududi begitu banyak di antaranya : TafhimulQur&#8217;an, Hati-hati langkah-langkah Yahudi, Dasar-dasar akhlak dalam gerakan Islam, Dasar-dasar ekonomi: antara Islam dan sistem ekonomi moderen, Islam dan tantangan moderen, Islam dan jahiliyah, Islam dan peradaban moderen, Islam dan berbagai permasalahan ekonomi moderen, Generasi Muda dan tantangan moderen, Penyusunan dustur Islam, Bekal untuk para Da&#8217;i, Gerakan yang menhancurkan: Qadiani, Hak-hak ahli Zdimmah, Hak-hak kehidupan berkeluarga, Negara Islam, Pembahasan mengenai pelaksanaan Syariah dalam zaman moderen, Hidup setelah mati, Nabi Akhir zaman dalam pandangan Al-Qur&#8217;an, Peranan Mahasiswa dalam membangun masa depan, Jihad dan Hubungan Internasional dalam syariah Islam, Beberapa permasalahan Umat Islam dalam zaman moderen, Firun dalam Al-Qur&#8217;an, Masalah Kashmir, Dasar-dasar Memahami Al-Qur&#8217;an, Empat Istilah dasar dalam Al-Qur&#8217;an : Al- Ilah, Ar Rab, Al Ibadah, Ad Dien, Pandangan Islam tentang agama dan negara, Manhaj revolusi Islam, Sekilas tentang sejarah pembaharuan agama, Kita dan Bangladesh, Sisten hidup dalam Islam, Pandangan Islam tentang politik, Kewajiban generasi Muda sekarang, Jalan menuju kebangkitan Islam, dan Kesatuan Umat Islam.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 83-85.&nbsp;</p>



<p><strong>Ahmad Hasan Al Baquri</strong>, (1325-1405H/1907-1985M). Salah seorang ulama Al Azhar, juga seorang khatib terkenal di dunia Arab. Dilahirkan di desa Baqur di wilyah Asyut.Pernah menjabat sebagai guru di Ma&#8217;had Al Azhar Cairo, dan sebagai wakil direktur Ma&#8217;had Asyut Ad Dini, kemudian wakil di Ma&#8217;had Cairo, kemudian sebagai Syiekh di Ma&#8217;had German Ad dini. Pada tahun menjabat sebagai menteri wakaf, kemudian sebagai menteri wakaf di pusat Republik kesatuan duania Arab ( 1958-1959), lalu sebagai ketua Universitas Al Azhar sampai tahun 1968.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Al Baqur, model seorang yang ensklopedis, menguasai berbagai bidang ilmu pernah dipilih sebagai ketua umum <em>Jamiat Syubbanil muslimien</em>,&nbsp; dan sebagai anggota di <em>Majma&#8217;ul lughah al arabiyah</em>, pada tahun 1956. Dalam kesibukannya yang demikian padat, Al Baquri masih juga terlibat dalam berbagai organisasi sosial ke-islaman, dan sering mendapat piagam perhagaaan.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Di antara karya-karyanya : Pengaruh Al-Qur&#8217;an dalam bahasa Arab, Bersama Al-Qur&#8217;an, Bersama Syariah Islam, Tafsir Juz Tabarak, Di Bawah bendera Al-Qur&#8217;an, Sirah Nabi Muhammad, Bukti-bukti kenabian dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 33-34.&nbsp;</p>



<p><strong>Ahmad Muhammad Jamal</strong>, (1343-1413H/1942-1993M). Salah seorang fakih dan ahli tafsir. Dilahirkan di makkah. Tamatan Ma&#8217;had al Ilmi As Saudi Makkah tahun 1359H. Menajabad sebagai guru di bidang&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; tafsi dan &#8221; <em>tsaqafah Islamiyah</em> &#8221; tahun 1387 di Universitas Raja Abdul Aziz kemudian di Universitas Ummul Qura. Pengathuannya begitu luas dan mendalam, terutama yang berkaitan dengan pemikiran Sayyed Qutub dan Hasan Al-Banna. Pernah menemani Imam Hasan Al-Banna selama ziarahnya ke masjidl Haram.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kegiatan dan dakwahnya demikian mewarnai media massa. Berbagai seminar yang diikuti tidak hanya di dalam Saudi melaoinkan juga di luar negeri.&nbsp; Pada tahun 1406 menjabat sebagai anggota Majma&#8217; fiqhy al Islami, dibawah Organisasi Mu&#8217;yamar Islami. Berkali-kali mewakili Rabitah alam Islami dalam berbagai seminar di Afrika, Asia, Eropa dan Amerika.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Karya-karyanya banyak sekali, di antaranya : Ekonomi Islam, Agama dan Negara, Gagasan tentang Negara dalam Islam, Al-Qur&#8217;an <em>kitabun uhkimat ayaatuh</em>, Cerita-cerita simbolis dalam Al-Qur&#8217;an, Rahasia ayat-ayat, Hidangan Allah di bumi, Studi Kritik atas berepa mufassir dan madzhabnya, Dari Kashir hingga Palestina, Tragedi politik dunia Arab, Masyarakat Arab sebagaimana mestinya dan lain sebagainya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 63-67.&nbsp;</p>



<p><strong>Abdul Husain Dust Ghaib Asy Syirazi</strong>, (&#8230;.-1402H/&#8230;.-1982M), Seorang ahli tafsir Syiah terkemuka. Sebuah riwayat menyatakan bahwa ia mati terbunuh. Di natara karya-karyanya : Nabi dan Al-Qur&#8217;an, Hati Al-Qur&#8217;an, Adfab dalam Al-Qur&#8217;an (tafsir atas surah Al Hujurat), Tafsir Surah Al Hadid, Tafsir Surah Yasin, dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 270.</p>



<p>&nbsp;<strong>Ali Al-Hamdus Shaleh</strong>, (1333-1415H/1914-1994M), seorang ahli tafsir, dilahirkan di desan Anizah, sejak kecil sudah menghafal Al-Qur&#8217;an, dan belajar buku-buku utama, melalui seorang syeikh Abdur Rahman bin Nasir As Sa&#8217;di. Setekah itu belajar di Ma&#8217;had Al Ilmi di Riyadh, kemudian masuk Kuliah Syariah, lalu Al Ma&#8217;had Al Ali lilqadah, dan dalam semua proses itu ia nampak sebagai contoh seorang pelajar yang rajin dan disiplin.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; As Shalihi, termasuk salah seorang yang memulai pendirian perpustakaan besar di Anizah. Pada tahun tujuhpuluhan ia bekerja di Darul Ifta&#8217;, di bidang perbukuan, lalu mendirikan Yayasan An Nur di bidang percetakan dan penjilidan, yang merupakan salah satu percetakan tertua di Riyadh</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Di antara karya-karyanya : <em>Adh Dhau&#8217;ul Munir alat Tafsir</em>, Riyadh 1415H, <em>Nawatut Tafsir lijuz &#8216;amma</em>, Panggilan untuk menghormati syiar-syiar agama, dan lainnya.&nbsp;</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 381-382.</p>



<p><strong>Ali Nasuh At Thahir</strong>, (1324-1402H/1906-1982M), seorang mufassir, juaga ahli dibdinag pertanian. Dilahirkan di Yafa, pernah belajar di Universitas Ilmu Pengetahuan di Sorbun, Paris. Di saat yang sama belajar di bidang politik ekonomi. Pada tahun 1933, mempelajari tentang pohon Zaitun di Palestina.&nbsp; Pada tahun 1942, terpilih sebagai seorang peneliti perkebunan.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setelah itu ia pindah ke Jordn Timur, untuk menjalani tugas sebagai direktur umum di bidang pertanian dan pertambangan, setelah itu sebagai Menteri Pertanian, pembangunan selama tiga kali. Pada tahun 1964, menjabat sebagai Duta Besar Kerajaan Jordan di Iran.</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Karya-karyanya, selain tafsir banyak berkaitan dengan masalah pertanian : Syrah-surah awal dalam Al-Qur&#8217;an, 1954, Ruhani Yang kekal : sebuah tinjauan filosofis, 1960, Macam-macam kurma Palestina, 1933, Pohon Zaitun, 1947, Cerita-cerita dalam Al-Qur&#8217;an, Tafsir Surah Al-Baqarah, Al Imran, An Nisa&#8217; dan Al Fatihah dan lainnya.</p>



<p><strong><em>Kepustakaan</em></strong> :&nbsp; <em>Takmilah Mu&#8217;jamul Mu&#8217;allifien</em>, oleh Muhammad Khair Rama- dhan Yusuf, hal.: 393-394.</p>
</div>
</div>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fa%2F&amp;linkname=A" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fa%2F&amp;linkname=A" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_telegram" href="https://www.addtoany.com/add_to/telegram?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fa%2F&amp;linkname=A" title="Telegram" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_copy_link" href="https://www.addtoany.com/add_to/copy_link?linkurl=https%3A%2F%2Famirfath.com%2F2021%2F01%2F03%2Fa%2F&amp;linkname=A" title="Copy Link" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 19/110 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/15 queries in 0.007 seconds using Redis

Served from: amirfath.com @ 2025-09-02 17:48:18 by W3 Total Cache
-->